[Freelance] Love Goyang – i Club || ChanBaek || @byunchan92


913250_180348918788024_656762170_n

* Love Goyang – i Club *

U_name di KC : byunchan

Author : byunchan [ @byunchan92 ]

Title : Love Goyang – i Club

Genre : AU, Yaoi, Crossdressing, Comedy, Romance

Length : Oneshot

Rating : eummm… dibikin aman aja ^^

Main Cast : Byun Baekhyun

Other Cast :

Park Chanyeol – Kris Wu – Tao – Luhan

Others cameo

Pairing : ChanBaek [main] – KrisTaoLu [slight]

Summary :

“Ku mohon, berikan aku pekerjaan ini.”

“Kau yakin?”

“Ne.”

Apapun asal aku bisa selalu melihatnya dari dekat~

 

Author’s note :

Annyeong~ FF birthday project buat suami sahnya ALF eonni ^^

Intro dulu dikit soal FF “Love Goyang – i Club”, ff ini idenya saya ambil dari sebuah komik jepang “Tokyo Mew Mew” karya Reiko Yoshida senpai. Tapi hanya setting-nya saja kok. Hanya seputar kehidupan di café dan costume maidnya ^^ selebihnya saya karang semua dan tidak ada keterhubungan sama sekali dengan isi manga aslinya.

Cerita juga sedikit terinspirasi oleh K-Drama “Coffee Prince” Cuma disini kondisinya saya balik. Hahaha, udah ah, saya nggak pandai kasih penjelasan. Silahkan dibaca aja langsung. Dan mohon maaf sekali kalau isi ff tidak sesuai yang diharapkan. Saya masih belajar dibidang perfanfiction-an ini, oleh karena itu kesan, saran, pesan sangat dibutuhkan ^^ *bow

Happy Reading 0(^~^)o

 Goyang – i Club ©

 

“Byun Baekhyun, pesanan untuk meja nomor 12.” Terdengar sebuah seruan keras dari arah dapur.

“Segera datang~” balas Baekhyun dengan suara cerianya seperti biasa. Dia segera berlari kecil menuju dapur dan mengangkat nampan berisi makanan dan minuman yang telah dipesan oleh seseorang di meja 12.

Byun Baekhyun, seorang namja 21 tahun. Tinggi badan 174-175 cm. Bermata sipit. Berkulit putih. Berambut kecoklatan. Berwajah manis. Dan suka sekali memakai eyeliner.

Namja itu bekerja disalah satu café terkenal di Seoul, Goyang – i Club, tepat satu bulan yang lalu. Sedikit mengenai café tempatnya bekerja ini, café ini resmi dibuka setahun yang lalu oleh sepasang saudara tiri. Kris Wu, 23 tahun dan Park Chanyeol, 21 tahun. Ibu Kris –warga keturunan Korea- meninggal dunia 7 tahun yang lalu setelah menjalani proses persalinan adik Kris –Tao Wu-. Ayah Kris, Wu Fan –warga keturunan China- resmi menikah dengan ibu Chanyeol saat usia Tao menginjak 4 tahun, itu berarti 3 tahun yang lalu. Perbedaan umur antara Kris dan Tao memang sangat jauh, 16 tahun. Ibunya mengira dulu sudah tidak bisa hamil lagi diusianya yang sudah 40 tahun. Dan itulah alasan kenapa kondisinya tidak cukup kuat saat melahirkan Tao.

Sudah sejak 3 tahun lalu Kris tinggal bersama keluarga barunya. Dan tidak ada yang mengira saudara tirinya akan begitu menyukainya. Mereka bahkan terlihat seperti saudara kandung. Bahkan postur tubuh dan wajah mereka pun hampir mirip. Orang-orang yang tidak mengetahui latar belakang keluarga mereka yang sesungguhnya pasti akan mengira bahwa Kris dan Chanyeol adalah saudara kandung. Chanyeol, sangat menyukai dan mengagumi sosok kakak tirinya yang tegas dan penuh tanggung jawab itu. Bahkan setelah Ayah Kris memutuskan untuk menetap di China untuk lebih mengembangkan bisnis keluarga, Kris dengan tegas mengatakan bahwa dia ingin tetap tinggal di Seoul dan mendirikan usahanya sendiri. Selain itu, Kris ingin menunggu Tao sampai adik kecilnya itu lulus Sekolah Dasar disini. Dan Chanyeol yang tidak mau menghabiskan waktunya hanya dengan Ibu dan Ayah tirinya di Negeri yang bukan merupakan Negara aslinya pun memutuskan untuk tinggal bersama Hyungnya.

Dan karena itulah, Ayah Kris memberikan mereka berdua modal yang mereka gunakan untuk membuka usaha café ini. Dengan konsep café yang manis dan lucu Kris merekrut para pelayan atau waitres dari kalangan pelajar yang membutuhkan kerja sambilan. Perekrutan waitres dikhususkan pada mereka para pelajar yeoja berwajah manis. Ya.. benar sekali, yeoja berwajah manis. Karena mereka akan bekerja dengan mengenakan seragam maid ala pelayan kerajaan Inggris dan juga telinga kucing dan ekor palsu, seperti nama café mereka, Goyang – i Club, atau sebut saja tempat dimana kucing berkumpul. Dan seperti konsep awal Kris membuka café ini, manis dan lucu. Seperti kucing.. Hewan yang paling disukai Tao dan mendiang Ibunya.

Lalu bagaimana Baekhyun bisa bekerja di café itu? Dia seorang namja, bukan? Aahh.. ceritanya sedikit panjang. Intinya saja, Baekhyun bekerja di Goyang – i Club hanya agar dia bisa selalu dekat dengan orang yang disukainya. Park Chanyeol. Adik Kris. Sang pemilik café.

Srett_

 

Grebb~

 

“Perhatikan langkahmu, Byun Baekhyun.” Suara berat itu berada dekat sekali dengan telinga Baekhyun. Membuat namja manis itu sedikit tergelitik oleh hembusan nafas dari seseorang yang barusan menahan tubuhnya agar tidak jatuh kelantai karena tersandung kakinya sendiri.

“Chanyeol-ah?” Baekhyun hanya bisa menyebut nama dari orang yang menolongnya itu tanpa sanggup meneruskan kalimatnya.

“Sepertinya aku sudah sering mengingatkanmu untuk memanggil atasanmu dengan lebih sopan, Baekhyun-ssi?” Chanyeol memberikan penekanan pada panggilannya terhadap Baekhyun.

“Hehe, mianhaeyo Chanyeol-ah.. jangan terlalu kaku begitu. Kita kan seumuran. Bahkan aku 6 bulan lebih tua darimu. Tapi kau boleh memanggilku Baekyunnie, atau Baekkie? Itu terdengar lebih manis. Haha, aku harus kembali bekerja. Annyeong, Yeollie-ah.” Seperti biasa, Baekhyun senang sekali menggoda bosnya yang memang seumuran dengannya itu. Tidak takut dipecatkah dia? Tidak, selama Kris masih menjadi kekasih Luhan –sepupu Baekhyun-.

“Ya! Byun Baek! Kurang ajar sekali kau. Awas kau nanti, dasar pendek.” Chanyeol hanya bisa bersungut-sungut jengkel saat Baekhyun kabur dari hadapannya.

Anak itu selalu berhasil membuat Chanyeol kesal. Tapi tidak bisa membuat dirinya  untuk membenci namja itu. Bagaimana pun juga, Baekhyun adalah namja yang manis dan lucu. Sangat menggemaskan. Apalagi saat dia sedang bekerja seperti saat ini. dengan seragam maid warna merah mudanya dan telinga serta ekor palsunya yang berwarna senada, celemek putih berenda di bagian depan seragamnya dan juga stoking serupa yang membungkus kaki langsingnya dibawah rok seragamnya yang mini. Ahhh… orang mana yang tidak akan menyangkanya sebagai yeoja sekolah menegah atas yang sangat manis?

Awalnya Chanyeol bingung kenapa Hyungnya mau mempekerjakan seorang namja diantara 10 orang yeoja pegawai café-nya. Apalagi Baekhyun tidak terlihat seperti seseorang yang sangat membutuhkan pekerjaan. Chanyeol mengenal Baekhyun. Mereka merupakan teman satu kampus, hanya berbeda fakultas. Dan setahu Chanyeol, Baekhyun termasuk kedalam golongan atas. Ayahnya mempunyai sebuah perusahan pribadi dan cukup terkenal di Seoul. Lantas kenapa putra semata wayangnya itu rela memohon pada Kris agar diperbolehkan bekerja di café yang bahkan baru memulai jam terbangnya setahun ini? Chanyeol menduga kalau Kris tertarik dengan wajah manis Baekhyun. Tidak ada alasan lain selain itu yang sanggup dipikirkan Chanyeol. Tapi kemudian Kris mengatakan satu hal yang cukup membuat Chanyeol salah tingkah dan tidak bisa tidur selama beberapa hari.

“Tidak tahukah kau kalau Baekhyun menyukaimu?” ucap Kris beberapa waktu lalu, saat sedang menghabiskan waktu luangnya bersama Chanyeol dan Tao di apartemen mereka.

“M-mwo? Hyung bilang apa?” mata Chanyeol yang memang sudah bulat semakin membulat mendengar kalimat bernada santai Hyungnya barusan.

“Dia bekerja di café kita karena ingin berdekatan denganmu.”

“Hyung pasti bercanda.” Chanyeol menatap Kris yang sedang membelai rambut hitam Tao dipangkuannya itu dengan tidak percaya.

Sampai sekarang, Chanyeol masih tidak mempercayai ucapan Hyungnya itu. Baekhyun yang selalu menggodanya dan tertawa konyol dan bertingkah ceroboh dan tidak bisa diam dan selalu tersandung kakinya sendiri saat berjalan dan selalu mengerucutkan bibirnya saat sedang kesal dan… apapun itu, tidak mungkin menyukainya.

 

Goyang – i Club ©

 

“Baekhyun noona!!” teriakan sebuah suara imut yang sudah dikenalnya itu membuat Baekhyun membalikkan tubuhnya kesumber suara. Menghentikan kegiatannya yang sedang membersihkan meja pelanggan.

“Tao-zi. My lil’ panda boy. Come here bro~” Baekhyun berjongkok dan merentangkan kedua lengannya menyambut Tao yang berlari memeluknya. Mereka saling berpelukan dan tertawa riang bersama. Sedangkan Kris dan Chanyeol hanya bisa memutar bola mata mereka secara serempak. Mereka sudah sangat hapal dengan kebiasan Tao jika bertemu Baekhyun. Entah kenapa, begitu pertama kali Tao melihat Baekhyun pada hari pertamanya bekerja, Tao langsung menyukai Baekhyun dan tidak bisa lepas dari namja itu.

“Tao.. kau harus memanggilnya Baekhyun Hyung, atau Baekhyun gege.” Chanyeol terlihat dibelakang Tao menjinjing tas sekolah bocah kecil itu.

“Shirreo. Baekhyun noona sangat cantik. Noona neomu Yeppo~” balas Tao dengan lucunya. Dan hanya disambut helaan nafas panjang kedua kakaknya dan kekehan geli Baekhyun. Tao dari dulu tidak pernah mau memanggil Baekhyun dengan sebutan Hyung ataupun Gege, “Baekhyun noona, Tao tadi berkelahi dengan teman sekelas Tao di sekolah.” Tao segera membuka laporannya pada Baekhyun yang terlihat antusias mendengarkan cerita bocah 7 tahun itu. Dan itu bukan merupakan ekspresi antusias yang dibuat-buat. Hal itulah yang membuat Tao merasa senang bercerita pada namja manis itu. Dia merasa akhirnya ada juga orang yang mau benar-benar mendengarkan omongan bocah sepertinya.

“Ah, jinjja? Apakah Tao-zi menang? Aku tahu pasti Tao-zi yang menang. Aku benar kan?” mereka terlihat asyik dengan perbincangan mereka. Saat ini café Kris memang sedang dalam jam istirahat. Dan shift Baekhyun baru akan dimulai pukul 2 nanti, 15 menit lagi.

“Tentu saja. Tao tadi memukulnya sampai menangis. Dia teman yang jahat. Dia selalu menggoda teman-teman perempuan Tao.” Tao terlihat sedikit geram ditengah-tengah ceritanya pada Baekhyun. Benar-benar menggemaskan, saat bocah ini menggembungkan kedua pipinya karena kesal.

“Tao, sudah gege bilang, jangan berkelahi lagi dengan teman-temanmu. Kau tidak akan mempunyai teman nanti.” Kris menapakkan telapak tangannya yang besar di atas kepala mungil Tao.

“Tapi dia sangat menyebalkan, gege. Dia selalu membuat teman-teman perempuan Tao menangis.” Tao berkacak pinggang dan berdiri menghadap Kris dengan ekspresi menantang yang alih-alih terlihat menyeramkan justru terlihat sangat lucu. Baekhyun di belakangnya hanya bisa menutup mulut menahan tawanya.

“Tao tidak harus berkelahi dengannya. Tao bisa melaporkannya pada Bu Guru, kan?” Chanyeol ikut ambil suara dari sebelah Kris.

“Tapi Hyung, bu guru hanya akan memarahinya dan setelah itu dia akan kembali mengganggu murid-murid perempuan. Tao tidak bisa membiarkannya. Shirreo, Hyung!” Tao melipat kedua tangannya didepan dada dan menghentakkan kaki kecilnya dengan geram ke lantai. Baekhyun benar-benar bersusah payah menahan tawa gelinya melihat tingkah menggemaskan Tao dengan kedua kakaknya itu.

“Ehem. Tao-zi tidak melakukan hal yang salah menurutku. Dia berkelahi untuk membela teman-temannya. Itu merupakan tindakan yang sangat berani. Tao-zi hebat!” Baekhyun mengacak-acak surai hitam Tao dan mengundang tawa senang dari si pemilik.

“Baekhyun, kau benar-benar menyesatkan adikku.” Chanyeol memprotes kelakuan Baekhyun tapi tidak benar-benar didengarkan oleh dua orang itu yang sekarang sedang sibuk berlari menuju akurium besar disudut café.

“Biarkan saja, Chanyeol. Tao tidak akan pernah mendengarkan kita selama dia bersama Baekhyun.” Kris mengamati adik kecilnya yang sedang asyik bermain dengan Baekhyun.

“Aku tidak habis pikir. Kenapa Tao lebih menurut pada Baekhyun dan Luhan Hyung daripada kakak-kakaknya sendiri? Apakah kita bukan contoh kakak yang baik untuk Tao, Hyung?” Chanyeol sedikit menghela nafas diakhir kalimatnya.

“Tao, tetap menghormati kita, Chanyeol. Kau tetap kakak kesayangannya, tenang saja.” Kris merangkul pundak adik tirinya sembari menyunggingkan senyum yang jarang dia perlihatkan di hadapan orang-orang. Chanyeol membalas senyum itu tapi hanya bertahan sepersekian detik, karena detik berikutnya Chanyeol menangkap pemandangan menakjubkan yang sukses membuat bola matanya hampir terlepas keluar.

“YA! BYUN BAEKHYUN APA KAU GILA?! TURUNKAN TAO DARI SANA BODOH!!” teriak Chanyeol mendarah daging. Pasalnya Tao sekarang tengah asyik duduk di atas akuarium besar itu sambil menaburkan makanan ikan.

Kris menepuk dahinya pelan sambil menggeleng-gelengkan kepalanya frustasi. Dia hanya berdiri di tempatnya sambil mengamati Chanyeol yang sekarang sedang berusaha menarik Tao turun dari atas akuarium sehati-hati mungkin, karena salah sedikit Tao bisa berakhir dengan terjebur ke dalam akuarium berukuran 4 x 2 meter itu.

“Tidak bisakah semuanya lebih buruk lagi dari ini?” Kris bergumam pelan pada dirinya sendiri. dan sepertinya gumaman Kris telah diartikan sebagai doa oleh Tuhan. Karena detik berikutnya, doa Kris terkabul dengan kehadiran sosok sang kekasih.

“Annyeong~ Ni hao~ Aku dataaaang~”

“Luhan Hyung!!”

“Luhan méi méi!!”

“Ya. Ya. Ya. Tao hati-hati! Jangan banyak bergerak. Kau bisa terjebur nanti. Dan lagi, panggil Luhan dengan sebutan Hyung atau Gege, Tao. Dia itu seorang namja.”

Tiga seruan sekaligus menyambut kehadiran Luhan yang nampak takjub dengan pemandangan yang disuguhkan di hadapannya. Baekhyun dengan seragam maidnya seperti yang biasa ia lihat tengah tersenyum lebar dan melambaikan tangannya yang memegang kemoceng ke arah Luhan. Tao duduk manis di atas akuarium berusaha berdiri dan melompat turun untuk menyusul Luhan. Dan Chanyeol yang dengan ekspresi cemasnya berusaha menggapai tubuh Tao dan mendaratkannya dengan aman ke lantai.

“Apa aku melewatkan sesuatu?” Luhan menoleh ke arah Kris di sebelahnya yang hanya menghela nafas keras.

“Lengkap sudah” ucap Kris dengan ekspresi bosannya. Dan Luhan tahu apa artinya itu. Baekhyun dan Tao pasti sedang bersenang-senang dan sebentar lagi Luhan akan segera bergabung. Luhan hanya tertawa pelan menyaksikan tingkah kekasihnya itu.

“Hahaha, kau benar-benar tidak bisa diajak bersenang-senang, Kris.” Sambung Luhan.

“Luhan méi méi, Tao ingin Taro Bubble Tea. Ayo kita pergi membeli bersama Baekhyun noona.” Kini Tao sudah berdiri di hadapan Luhan. Dia melompat-lompat dengan penuh semangat, mengundang tangan Luhan untuk bergerak mengacak rambut hitamnya dengan gemas.

“Hahaha, baiklah. Kajja kita beli Bubble Tea bersama Baekhyun noona.” Dan Tao dengan riang menggandeng lengan Luhan dengan erat dan menariknya ke arah Baekhyun.

“Baekhyun noona, kajja.. kajja..” Tao menarik-narik tangan Baekhyun menyuruhnya untuk mengikutinya.

“Ne, kajja. Tao-zi, minta Luhan hyung untuk mentraktir kita.” Mereka bertiga dengan langkah riang saling bergandengan tangan, dengan Tao berada ditengah dan Baekhyun bersama Luhan berada dikedua sisi kiri dan kanannya sedang menuju pintu masuk café saat suara tegas Kris menginterupsi moment indah mereka.

“Berhenti! Byun Baekhyun jam kerjamu sudah mulai, cepat kembali ke tempatmu dan mulai bekerja. Tao, tidak ada Bubble Tea hari ini. Kita pulang sekarang. Dan Luhan, bawakan tas Tao dan masuk ke mobilku.”

“ANDWAEEE..!!”

 

Goyang – i Club ©

 

Malam hari di Goyang – i Club.

Shift Baekhyun baru saja berakhir. Dia bersama-sama rekan kerjanya segera membereskan barang-barang mereka dan pulang ke rumah masing-masing. Begitu pun halnya dengan Baekhyun. Setelah mandi dan membersihkan diri, Baekhyun berjalan keluar café tempatnya bekerja ini. Jam ditangannya sudah menunjukkan pukul 10 malam. Biasanya Baekhyun akan menelpon supirnya untuk menjemputnya atau kadang kala Luhan juga dengan senang hati akan menjemput Baekhyun. Tapi malam ini Baekhyun merasa ingin berjalan-jalan sebentar sebelum pulang kerumah. Udara dan cuaca malam ini sangat bagus. Baekhyun ingin berjalan sebentar di sepanjang trotoar dan menungu taksi di ujung persimpangan jalan nanti.

SREKK

 

“Arrghh! Ya Tuhan, kau mengagetkanku Park Chanyeol.” Baekhyun benar-benar terkejut melihat wajah Chanyeol sudah berada persis di hadapannya begitu dia membuka pintu ruang ganti.

“Apa yang kau lakukan?” tanya Chanyeol kemudian. Dia juga sangat terkejut. Chanyeol baru saja berkeliling untuk memastikan bahwa café sudah benar-benar kosong sebelum dia bisa pulang dan mengunci café-nya. Tapi saat dia aka membuka pintu ruang ganti, wajah Baekhyun sudah terpampang persis dihadapannya. Jantungnya serasa melompat keluar dari rongganya.

“Aku sedang bersiap-siap untuk pulang. Kau sendiri? Jangan-jangan kau tadi mengintipku ya? Park Chanyeol, ayo mengaku.. kau tadi mengintipku saat aku sedang ganti baju kan? Benar kan?” Baekhyun memicingkan matanya sambil menatap Chanyeol tajam. Baekhyun terus mendekatkan wajahnya ke wajah Chanyeol dan dia sama sekali tidak menduga akan datangnya sebuah jitakan keras dikepalanya.

Pletak!

 

“Akh. Appo.. Kenapa kau memukulku, pabbo?!” Baekhyun mengusap usap kepalanya yang barusan dijitak Chanyeol. Benar-benar tidak tanggung tanggung jitakan Chanyeol tadi, mata Baekhyun sampai berair menahan sakitnya.

“Kau yang bodoh. Berhenti berbicara hal-hal yang tidak masuk akal Byun Baekhyun.” Chanyeol membalikkan badannya dan beranjak meninggalkan Baekhyun yang dengan buru-buru segera menyusul langkah panjang Chanyeol keluar café.

“Ck, pemarah sekali dia.” Gerutu Baekhyun dari balik punggung tegap Chanyeol.

“Aku mendengarnya dengan jelas.” Seru Chanyeol tanpa menghentikan langkahnya.

“Aku memang sengaja membiarkanmu mendengarnya. Mau apa kau, eoh? Dasar tiang.” Baekhyun berpura-pura seolah akan memukul Chanyeol dari belakang tubuh namja itu, tapi tiba-tiba Chanyeol membalikkan badannya tepat saat tangan Baekhyun terkepal diudara membentuk sebuah tinju yang siap meluncur. Dengan buru-buru Baekhyun menurunkan tangannya dan tertawa sumbang.

“Hehehe, aku hanya bercanda, Chanyeol-ah. Kau tinggi dan tampan. Tidak ada yang salah dengan itu.”

“Dimana mobil jemputanmu?”

“eh?” Baekhyun sedikit tidak menangkap maksud pertanyaan Chanyeol. Jadi dia hanya bisa bengong melihat Chanyeol terlihat mengedarkan pandangannya ke kiri dan kanan. Seperti tengah mencari sesuatu.

“Kau tidak dijemput?” tanya Chanyeol lagi. Dan kali ini Baekhyun sudah dapat menangkap maksud pertanyaan Chanyeol.

“Ah. Aku pulang sendiri malam ini. Aku ingin berjalan-jalan sebentar dan menghentikan taksi diujung jalan sana.” Baekhyun menunjuk ujung jalan yang ia maksud.

“Apa yang kau pikirkan? Kau mau berjalan seorang diri di tengah malam seperti ini?” nada suara Chanyeol terdengar tidak percaya.

“I-ini masih belum tengah malam yang ku tahu. Dan benar.. a-aku akan berjalan seorang diri kesana. Waeyo?” Baekhyun menggaruk-garuk tengkuknya. Merasa aneh dengan pernyataan Chanyeol. Boleh kah Baekhyun berharap kalau Chanyeol saat ini tengah mengkhawatirkannya? Terlalu berlebihan kah harapannya ini?

“Kau memang benar-benar bodoh, Byun Baekhyun. Masuk ke mobilku. Aku akan mengantarmu pulang.”

“T-tapi.. Ya! Park Chanyeol, aku ingin berjalan-jalan dan melihat bintang. Ya! Dengarkan aku!” tapi itu sia-sia. Teriakan protes Baekhyun sama sekali tidak didengar Chanyeol yang sekarang sudah masuk ke dalam mobilnya. Dan mau tidak mau, Baekhyun pun ikut masuk ke dalam mobil Chanyeol dengan masih menahan kesal.

‘Ambil sisi positifnya Baekhyun, setidaknya kau bisa berduaan dengan Chanyeol di dalam mobil selama perjalanan’ Baekhyun tersenyum-senyum sendiri membayangkan apa yang barusan dipikirkan oleh otaknya.

,

,

,

,

,

“Eh? Kenapa berhenti disini?” Baekhyun menurunkan kaca mobilnya dan melihat ke luar. Mengamati pemandangan taman kota Seoul yang indah di malam hari.

“Kau bilang kau ingin jalan-jalan. Sepertinya sedang ada festival disini. Kita bisa melihat-lihat sebentar.” Baekhyun benar-benar tertegun dikursinya. Demi Tuhan… Baekhyun sangat senang saat ini.

“Park Chanyeol aku mencintaimu. Haha, terima kasih banyak. Kau baik sekali.” Seru Baekhyun penuh semangat. Dia benar-benar tidak sadar dengan apa yang barusan ia katakan karena terlalu bersemangat. Sedangkan Chanyeol yang mendengar semua ucapan Baekhyun dengan jelas hanya bisa menahan nafas karena terkejut. Sekejap tadi seperti ada yang memukul dadanya saat Baekhyun bilang dia mencintainya. Chanyeol tidak tahu apa itu. Dia ingin mendengarnya sekali lagi. Hanya untuk memastikan apa itu sebenarnya. Tapi sepertinya tidak sekarang. Karena Baekhyun sudah menghilang dari kursi penumpangnya. Dan saat Chanyeol sedang panik mencarinya, dia melihat namja manis itu sedang melihat atraksi tarian api dengan mulut menganga dan ekspresi takjub. Kadang disaat-saat seperti ini, Chanyeol berpikir bahwa Baekhyun sebenarnya sangat mempesona. Tanpa sadar dia tersenyum kecil melihat antusiasme namja mungil itu.

Chanyeol bergegas keluar dari mobil dan menguncinya. Dia menghampiri Baekhyun yang masih melihat atraksi penari dengan memakai berbagai atribut yang terbakar api itu dan menarik lengannya dengan lembut untuk menjauhi tempat itu.

“Jangan melihat ini, berbahaya. Ayo kita kesana saja.” Chanyeol menarik Baekhyun ke arena kembang api.

Baekhyun tidak lagi mencoba protes. Dia hanya tersenyum manis dan menggapai tangan Chanyeol untuk ia genggam. Baekhyun menautkan jemarinya kesela-sela jemari Chanyeol. Baekhyun merasa kalau tangan mereka terlihat pas sekali satu sama lain. Pemikiran itu membuat Baekhyun tersenyum semakin lebar.

“Gomawoyo, Yeollie-ah..” Chanyeol menoleh kesisi kiri dimana wajah Baekhyun kini tengah menengadah menatapnya. Baekhyun tengah tersenyum manis padanya dan lihat lah, wajah namja itu begitu bersinar. Chanyeol begitu terpesona dengan sosok Baekhyun malam ini. Ada sesuatu yang berdesir dihatinya. Rasanya geli dan menyenangkan. Chanyeol merasa sekujur tubuhnya menjadi hangat, hanya karena melihat senyum Baekhyun. Perasaan apa ini?

Goyang – i Club ©

 

“Saengil chukka hamnida~ saengil chukka hamnida~ saranghaneun uri Tao-zi, saengil chukka hamnida~” lantunan lagu selamat ulang tahun itu terdengar memenuhi café Kris sore ini. Terlihat 5 orang tengah duduk melingkar disebuah meja yang sudah dipenuhi kue ulang tahun berukuran sedang dan beberapa makanan dan minuman ringan.

Hari ini tanggal 2 Mei, hari ulang tahun Tao. Kini Tao, Kris, Chanyeol, Baekhyun dan Luhan tengah merayakan pesta ulang tahun Tao di café Kris yang sengaja diliburkan hari ini. Dari tadi pagi Tao, Kris, dan Luhan menghabiskan waktu mereka di Taman Bermain. Sedangkan Chanyeol dan Baekhyun sibuk mendekor café dan menyiapkan kue ulang tahun untuk Tao.

Walaupun hanya pesta sederhana yang hanya dihadiri oleh 4 orang, tapi Tao tidak pernah berhenti tertawa sejak tadi pagi. Tao merasa hari ini dia sangat gembira. Saat ia baru membuka matanya tadi pagi, ia sudah dikejutkan oleh wajah kedua kakaknya yang memakai topi ulang tahun dan memberinya ciuman selamat ulang tahun dimasing-masing pipi kiri dan kanannya. Setelah itu, Kris membawanya pergi untuk menjemput Luhan dirumahnya dan mereka melanjutkan perjalanan ke Taman Bermain. Tao tidak pernah bertingkah menyusahkan di hadapan kedua kakaknya. Bahkan sekarang tanpa adanya sosok Ayah dan Ibunya, Tao tidak pernah menangis atau merajuk untuk menyusul mereka ke China. Tao sudah cukup senang dengan kehadiran kedua kakaknya yang sangat menyayanginya. Ditambah lagi sekarang Tao memiliki dua orang kakak yang sangat manis dan juga sangat menyayanginya.

“Tao-zi, sebelum meniup lilin ayo sebutkan permintaanmu.” Baekhyun terlihat manis sekali hari ini. Walaupun tanpa seragam maidnya. Hari ini dia terlihat sangat bersinar dengan kaos tipis berwarna putih, jins biru dan juga jaket kulit mengkilap yang pas sekali ditubuh langsingnya.

“Tao ingin rambut baru seperti Luhan méi-méi.” Tao menunjuk Luhan yang duduk disisi kanannya dengan telunjuk mungilnya. Semua orang kehilangan suara mereka untuk beberapa detik begitu mendengar permintaan Tao.

“Ehem.. Tao, memang kenapa Tao ingin rambut seperti Luhan gege?” Kris yang pertama kali tersadar dari keterkejutannya. Ia mengusap rambut hitam Tao penuh sayang dari sisi kiri bocah itu.

“Rambut Luhan méi-méi seperti gula kapas. Tao suka gula kapas. Tao suka Luhan méi-méi. Gege, Tao ingin rambut seperti Luhan méi-méi.” Tao menunjukkan puppy eyesnya pada Kris. Dan hanya disambut dengan ekspresi gugup dari Kris. Pasalnya ia tidak tahu harus menjawab permintaan aneh Tao ini seperti apa.

Dan seperti ini lah akhirnya. Sisa pesta ulang tahun Tao dihabiskan dengan acara saling membujuk dan merayu Tao untuk meminta hal lain selain ‘Rambut Gula Kapas Luhan’. Sebenarnya yang sibuk membujuk Tao hanya Kris dan Chanyeol, sedangkan Luhan dan Baekhyun merasa semua ini sangat lucu sampai mereka tidak bisa menghentikan tawa mereka. Mereka baru berhenti tertawa saat mendapatkan tatapan membunuh dari Kris dan Chanyeol.

“Tao-zi, bagaimana kalau sebagai ganti rambut Luhan Hyung, malam ini kita pergi membeli gula kapas bersama-sama? Rambut Luhan Hyung tidak seenak gula kapas kan?” Baekhyun ikut ambil suara setelah selesai dengan kesibukan tertawanya.

Ekspresi merajuk dan kesal Tao sedikit mencair begitu mendengar tawaran Baekhyun. “Baekhyun noona mau membelikan Tao gula kapas?” tanya Tao dengan nada tidak percaya.

“Ne. Sebanyak yang Tao mau.” Ucap Baekhyun meyakinkan.

“Sebanyak yang Tao mau?? Benarkah?” kini mata kecil itu berbinar riang. Bibirnya sudah kembali melengkung ke atas membentuk sebuah senyum, tidak lagi cemberut seperti beberapa menit yang lalu.

“Asyiikk.. Tao mau gula kapas yang banyak.. Tao mau delapan!!” Tao berseru girang sambil merentangkan kesepuluh jari mungilnya. Yah, walaupun Tao mengatakannya tadi delapan, tapi jari yang ia tunjukkan adalah sepuluh. Baekhyun hanya tertawa menyambut seruan girang Tao.

“Haha, arraseo. Nanti malam kita pergi membeli gula kapas bersama.” Baekhyun masih tertawa, membuat eye smilenya terlihat begitu mempesona. Terlebih dimata Chanyeol.

“Bersama-sama Luhan méi-méi juga?” Tao merengkuh leher Luhan dan memeluknya riang. Membuat si pemilik rambut merah muda itu hanya tertawa pelan.

“Ne. Kita pergi bertiga. Tao, aku, dan Luhan Hyung. Bagimana Tao? Apa kau senang?”

“Tao senang! YEIII !!”

“Bagaimana dengan kami?” seru Kris dan Chanyeol bersamaan.

“Tao tidak mau pergi dengan Kris ge dan Chanyeol Hyung. Tao benci Kris ge dan Chanyeol Hyung. Tao mau tinggal bersama Baekhyun noona dan Luhan méi-méi mulai sekarang.” Tao menyilangkan kedua tangan kecilnya di depan dada sambil memasang ekspresi merajuknya lagi.

“YA! TAO WU !!”

“HAHAHA~”

Goyang – i Club ©

 

Ada yang membuat Chanyeol tidak tenang selama 3 hari ini. Terhitung sejak pesta ulang tahun Tao. Baekhyun tidak pernah menunjukkan batang hidungnya di hadapan Chanyeol sejak saat itu. Namja itu tidak ada di kampus dan bahkan tidak bekerja. Tidak ada kabar dan tidak bisa dihubungi. Chanyeol sudah menanyakan perihal absennya Baekhyun pada Kris, tapi Hyungnya itu pun tidak tahu menahu. Begitu halnya dengan Luhan yang notabene adalah sepupu Baekhyun.

“Sebenarnya kenapa anak itu?” gerutu Chanyeol merasa jengkel sendiri karena dia tidak bisa berhenti mengkhawatirkan namja manisnya. Tunggu, ‘namja manisnya’? sejak kapan Chanyeol melabeli Baekhyun sebagai kepunyaannya?

Entahlah, sejak malam mereka melihat festival itu, Chanyeol merasa tidak bisa untuk tidak memikirkan Baekhyun. Pesona Baekhyun malam itu benar-benar berhasil membius Chanyeol. Selama ini, katakan saja Chanyeol itu bodoh, tapi itu memang benar.. selama ini Baekhyun tidak pernah merasa canggung atau pun malu menunjukkan perasaanya pada Chanyeol. Tapi dengan seenak hatinya sendiri, Chanyeol masa bodoh dengan semua perlakuan Baekhyun padanya. Mungkinkah sekarang Baekhyun sudah bosan mengejar Chanyeol? Mungkinkah Baekhyun sudah merasa jengah menunggu respon positif dari Chanyeol mengenai perasaanya?

“Ahh!! Aku bisa gila!” seru Chanyeol frustasi. Dia mengacak-acak rambutnya dengan gemas dan segera menyambar kunci mobilnya. Sepertinya Chanyeol membutuhkan udara segar saat ini.

,

,

,

,

,

,

“Kalian sedang apa?” Chanyeol merasa terkejut, begitu ia masuk ke apartemennya ia langsung disambut dengan 3 orang yang tengah sibuk dengan kertas warna dan bermacam-macam pita di ruang tengah apartemennya.

“Chanyeol Hyung! Lihat ini, Tao membuatkan Baekhyun noona kucing. Luhan méi-méi yang menggambar dan Tao yang mewarnainya. Apakah ini bagus? Bagus kan?” Tao mengangkat sebuah kertas gambar besar dengan gambar kucing berwarna merah ke hadapan Chanyeol yang hanya menatapnya kosong. Sama sekali tidak mempunyai petunjuk tentang apa yang tengah terjadi.

Luhan mengetahui kebingunan Chanyeol dan ia pun menjelaskan semuanya pada calon adik iparnya(?) itu.

“Besok adalah hari ulang tahun Baekhyun.” Mendengar hal itu, Chanyeol tidak bisa menyembunyikan ekspresi terkejutnya.

“Benarkah?”

“Ne! Chanyeol Hyung akan memberikan apa pada Baekhyun noona? Luhan méi-méi akan memberikan sepatu bagus ini untuk Baekhyun noona, dan Kris ge akan memberikan jam tangan pada Baekhyun noona. Tao juga ingin membelikan anak kucing yang lucu untuk Baekhyun noona, tapi Tao belum mempunyai uang. Jadi Tao memberikan gambar kucing ini untuk Baekhyun noona.” Tao dengan penuh semangat menjelaskan pada Chanyeol sambil menunjuk nunjuk hadiah yang belum terbungkus di atas sofa.

Chanyeol tidak mau mengahabiskan waktu lebih lama lagi di apartemennya. Dengan langkah terburu-buru dia segera melarikan mobilnya ke jalanan kota Seoul yang padat pada malam hari. Chanyeol masih belum mempunyai tempat untuk dituju. Ia hanya merasa begitu bodoh.. bagaimana mungkin dia tidak tahu kalau besok adalah hari ulang tahun Baekhyun? Setidak perduli itu kah dia pada Baekhyun? Tapi setelah dipikir-pikir lagi, semua itu memang benar. Chanyeol tidak pernah mengetahui apapun tentang Baekhyun. Chanyeol membelokkan mobilnya ke sebuah pusat perbelanjaan yang cukup besar di pusat kota Seoul. Walaupun belum mengetahui dengan pasti akan memberi hadiah apa untuk Baekhyun, tapi setidaknya ia bisa berjalan dan melihat-lihat terlebih dulu. Siapa tahu saja ia akan menemukan sesuatu yang bisa ia berikan pada Baekhyun di antara ratusan jejeran toko-toko sembari ia berjalan.

Goyang – i Club ©

 

“Baekhyun-ah, tunggu aku! Kenapa kau pergi? Filmnya belum selesai.” Sebuah tangan besar memegang erat pergelangan tangan Baekhyun.

“Lepaskan tanganku Kim Jong In. Aku mau pulang. Kau tonton saja sendiri film-mu itu.” Baekhyun menyentakkan genggaman tangan Jong In. setelah terlepas Baekhyun buru-buru melangkah meninggalkan namja berpostur tinggi dan berkulit sedikit gelap itu. Namja itu adalah Kim Jong In, anak dari relasi bisnis ayahnya yang sedang mencoba untuk dijodohkan dengan Baekhyun. Sudah tiga hari ini Jong In mengikuti Baekhyun kemana pun ia pergi. Baekhyun benar-benar jengkel. Karena terus dibuntuti namja hitam itu, dia tidak bisa ke kampus atau pun bekerja. Padahal Baekhyun sangat merindukan Chanyeolnya.

Malam ini Jong In menyeret Baekhyun untuk menemaninya menonton film di bioskop. Tapi baru 15 menit film berjalan, Baekhyun sudah berlari keluar studio dan berusaha kabur. Sudah cukup Baekhyun bersabar selama tiga hari ini. Baekhyun berpikir mungkin dengan mengacuhkan Jong In, maka namja itu akan mundur dengan sendirinya. Tapi semakin Baekhyun mengacuhkan namja itu, Jong In akan semakin semangat membuntuti Baekhyun kemana pun namja manis itu pergi. Baekhyun tidak habis pikir. Padahal sejak awal Baekhyun sudah mengatakan pada Jong In bahwa ia sudah mencinta orang lain dan tidak bisa berpaling padanya. Tapi seperti menulikan telinganya, Jong In tidak perduli dengan penolakan Baekhyun. Selama Jong In belum benar-benar melihat ada namja yang menghalangi langkahnya, Jong In tidak akan menyerah untuk mendapatkan Baekhyun.

Grebb!

 

“Berhenti bermain kejar-kejaran denganku Byun Baekhyun. Aku sudah cukup baik mengajakmu kencan. Bersikaplah sedikit manis pada calon tunanganmu ini.” Jong In mengatakan kalimat bernada tajam itu dengan jarak yang sangat dekat dengan wajah Baekhyun. Membuat namja manis itu memundurkan wajahnya dengan segera.

“Lepaskan aku Kim Jong In. Sudah kubilang aku tidak menyukaimu. Lepaskan ak—“

“Lepaskan tanganmu darinya. Apa kau tidak mendengarnya?!”

Sett—

 

Dengan sekali sentakan genggaman tangan Jong In terlepas dari tangan Baekhyun dan entah bagaimana caranya sekarang dia sudah berdiri di belakang punggung tegap seseorang. Baekhyun sangat mengenal punggung ini. Punggung yang selalu ia amati dari jauh dan tidak pernah bosan untuk ia tatap itu. Ini adalah punggung..

“Chanyeol?” Chanyeol menoleh ke belakang, mengamati sosok mungil Baekhyun yang berdiri sambil membelalakkan matanya menatap Chanyeol.

“Siapa kau? Jangan ikut campur urusan orang. Menyingkir dari calon tunanganku.” Kim Jong In berusaha menarik kemeja bagian depan Chanyeol tapi Chanyeol dengan cepat mencengkeram tangan Jong In sebelum namja itu sempat mencengkeram kemejanya.

“Kau bilang apa? Calon tunangan?” Chanyeol menatap tajam Jong In. kalimat terakhir Jong In tadi benar-benar sukses membuat emosi Chanyeol terbakar.

“Aniya, Chanyeol-ah. Jangan dengarkan namja gila ini.” Baekhyun memegang lengan Chanyeol. Dia berusaha menjelaskan pada Chanyeol bahwa semua ini tidak benar. Baekhyun tidak ingin Chanyeol salah paham.

“Ne. aku calon tunangan Byun Baekhyun.”

“Tutup mulutmu, Kim Jong In!!” Baekhyun berteriak memperingatkan Jong In yang benar-benar membuatnya kesal. Kesabarannya sudah benar-benar habis.

“Cih, calon tunangan kau bilang?” Chanyeol menatap Jong In dengan pandangan meremehkan. Baik Jong In maupun Baekhyun tidak mengerti dengan maksud ucapan Chanyeol itu.

“Kau tidak tahu siapa aku?” Chanyeol melanjutkan kalimatnya. Dan semakin membuat Jong In tidak mengerti.

“Siapa kau?” Jong In merasakan pancaran emosi dari mata Chanyeol yang terus menatapnya tajam.

“Kalau kau calon tunangannya, maka aku adalah calon namjachingunya, brengsek!!”

Sret—

 

Greb.

 

Cup!

 

Kim Jong In hanya bisa membulatkan matanya sambil ternganga melihat adegan di depannya. Dia benar-benar telah kalah. Dan karena tidak ingin semakin malu, Jong In pun meninggalkan Chanyeol dan Baekhyun yang masih asyik berciuman di depan umum.

Tidak hanya Jong In yang terkejut. Baekhyun pun tidak kalah terkejutnya dengan Jong In. Ia masih sedikit tidak percaya dengan apa yang sedang terjadi sekarang. Barusan tiba-tiba saja Chanyeol menarik tangannya, memeluk pinggangnya dengan sebelah tangannya dan tangan yang satunya lagi menarik tengkuk Baekhyun dan tanpa sempat mempersiapkan apapun, sesuatu yang lembut sudah datang mengunci bibir Baekhyun. Butuh waktu sekitar 3 detik untuk Baekhyun mencerna apa yang tengah terjadi padanya. Dan setelah memastikan bahwa apa yang sedang dialaminya ini bukan lah mimpi, Baekhyun segera melingkarkan kedua lengannya keleher Chanyeol. Memejamkan matanya dan sedikit berjinjit agar lebih memudahkannya untuk membalas ciuman Chanyeol.

Chanyeol merasakan bibir lembut Baekhyun mulai bergerak membalas ciumannya. Chanyeol semakin tidak bisa berpikir dengan jernih. Ia mengabaikan semuanya. Ia melupakan semuanya. Yang ia pikirkan hanya namja yang saat ini tengah berada dipelukannya. Namja yang saat ini tengah ia coba untuk pertahankan disisinya. Namja yang baru ia sadari sangat ia cintai. Namja itu tidak lain dan tidak bukan adalah Byun Baekhyun. Sampai pada akhirnya sesak didadanya menyadarkan Chanyeol untuk menghentikan kegiatannya sejenak dan menghirup oksigen untuk menyambung nafasnya. Ia lepaskan tautan bibirnya dengan Baekhyun, tanpa melepas kontak mata dengan namja manis itu.

“Chanyeol-ah..” suara Baekhyun terdengar lemah. Chanyeol mengulurkan tangannya kewajah Baekhyun dan dengan lembut dia membelai pipi namja manis yang kini terlihat berwarna merah itu.

“Bolehkah aku menjadi namjachingumu, Baekhyunnie??” bukan sebuah pernyataan. Melainkan sebuah pertanyaan. Chanyeol tidak ingin menyatakan bahwa dirinya adalah kekasih Baekhyun. Chanyeol ingin bertanya, meminta persetujuan dari sang namja untuk mau menerimanya. Chanyeol tidak ingin menjadi egois dengan mengakui bahwa Baekhyun adalah miliknya. Oleh karena itu, ia meminta persetujuan pada Baekhyun untuk diperbolehkan menjadi kekasihnya.

Goyang – i Club ©

[ epilog ]

 

“Bagaimana mungkin kau bisa sampai lupa membawa kado di pesta ulang tahun kekasihmu sendiri. Kau pasti bercanda Park Chanyeol.” Baekhyun menatap Chanyeol di hadapannya dengan tatapan tidak percaya. Sudah 2 tahun mereka berpacaran, dan baru kali ini Chanyeol lupa membawa kado di hari ulang tahun kekasihnya.

“Aku sibuk sekali mengurus pernikahan Kris Hyung dan Luhan Hyung, Baekkie. Aku minta maaf. Bisakah kita membeli kado-mu bersama-sama? Kau bisa langsung meminta hadiah apa yang kau inginkan. Aku mohoon, jeball..” Chanyeol menangkupkan kedua telapak tangannya dan membuat ekspresi memohon terbaiknya untuk meluluhkan hati kekasih manisnya ini.

“Eumm… kedengarannya tidak terlalu buruk. Baiklah. Ayo kita ke toko hewan.” Baekhyun melompat dari posisi duduknya dan berdiri dengan penuh semangat.

“M-mwo? Toko hewan?”

“Ne. sudah lama aku ingin memelihara seekor anak kucing. Aku ingin kucing kecil berwarna putih dan berbulu lembut. Aku akan memberinya nama Baekyeol. Itu terdengar manis kan, Yeollie?” Baekhyun tersenyum lebar. Dia sudah sibuk membayangkan seekor anak kucing berwarna putih yang sangat lucu.

“Baekyeol??”

*Love Goyang – i Club*

THE END

 

 

Catatan kaki author :

“Annyeong~ ini ff kedua ku yang dipublish di KC. Kali ini buat birthday projectnya Baby Bacon yang paling kiyut seantero EXOPlanet ^^ (bisa sekalian buat birthday projectnya Tao sih sebenarnya, melihat banyak moment Tao juga disini, wkwk/author labil/maklumi ya/plak*)

Maaf banget kalau ada yang nggak suka cerita ini. kalau ada yang nggak suka crossdressing. Jeongmal mianhaeyo~ nggak ada maksud menistakan Baekhyun kok, suerrr.. bahkan bias utamaku Baekhyun (liat aja Uname-ku)

Tolong jangan bash cast-nya. Bash saja authornya (nunjuk diri sendiri), silahkan aja kok, suerr saya nggak akan kenapa-napa. Aku jadiin motivasi aja ^^

Akhir kata, makasih sekali lagi buat Ilam udah post ff-ku~ makasih buat eon ALF udah nampung ff-ku~ *deep bow /kecuph kecuph :*

 

Byunchan pamiiiiit~ annyeong~

Heyy~~~ yang abis baca jangan lupa komeeeeen~~~ kkk

 

 

 

 

87 thoughts on “[Freelance] Love Goyang – i Club || ChanBaek || @byunchan92

  1. manisnyaa
    gua suka peran bekyun disini dia gak prnh nyerah gtu :-3
    cenyol nyadarnya lama amat pas ngeliat bekyun ama kai baru dia panik
    tao unyu pgn gua cubit ampe melar/?
    kasian cenyol ama kris gak dipatuhi tao
    ngebayangin bekyun make rok adaw gua ngakak
    manis pokoknya~

  2. suka kok yg crossdresing, bgus kok author apalagi ngebayangin baekhyun brbju maid trs pke tiruan telinga kucing, kyaaa >,<. Ada di aff yg perfectly imbalanced itu jg ttg crossdresing baekhyub kkk ~.
    ceritnya fluff bgt, romancenya jg dapet, plus ada komedinya bkin tmbh sukaa. Aku jg suka Tao yg polos imut unyu minta di mumumu😄..
    akhir kata gue suka sama critanya🙂

  3. yaampun baekhyun sama tao kayanya cute banget ya X3
    permintaan ultah Tao itu ngakak, rambut gula kapas kaya luhan wakakakak😄
    payah nih chanyeol gapeka kalo baekhyun suka sama dia-__- padahal kris udah ngasih tau kalo baek suka sama dia, eh malah gapercaya-_,-
    pas baekhyun direbut kai baru tau rasa kan lo wkwkwkwk
    selamat buat kris sama luhan yang mau nikah wkwkwk

    nice ff^^ keep writing thor’-‘)b

  4. yaelah komenku kagak masuk -_____- ya udah diulang lg

    jadi bayangin beneran baekhyun pake baju maid *______* pasti sexy and unyu abis TmT ternyata baek jd pelayan di situ pgn dket ma chanyeol (my wangjanim), kalo gitu hrs rebutan ma aku dulu, baek *eh

    eaaa ada bocah item aka kai yg ngejar2 baek….back off aja deh, baek itu cuma buat chanyeol lol

    kirain bkal ada love triangle dr kristaolu ternyata tao jd adeknya kris wkwk

    critanya lucu…laen kali bikin chanbaek lagi ya, author maklum aku #chanbaekshippergariskeras LOL

  5. manis
    manisnya bikin diabetes
    gimana ya?ChanBaek moment emang sweet semua sih
    ya ampun
    baekhyun beneran rela crossdress biar bisa deket ama chanyeol
    ngebayangin wajah frustasinya krin dan chanyeol yang ngebujuk tao bener2 bikin ngakak

  6. manis banget ..

    kya tao lucu banget thor , awalnya aku kira bakalan ada crita cinta segitiga antara tao, luhan sama kris , tapi ternyata tao jadi adik kris ..
    tapi itu sangat baik menurutku🙂
    itu si kkamjong kasian banget , hahaha

  7. ..kocak..kocak..

    Baekhyun ceplas ceplos aja nih..
    ..hm gak apapalah sifat baekhyun kayak gitu..kan tambah unyuunyu getoo

    dan yang pasti baekhyun tetap bersatu ama chanyeol..yeiih(\^o^/)

    hampir lupa..
    HAPPY BIRTHDAY URI BAEKHYUN

    CHANBAEK

  8. manis~ suka~
    baekhyunnyaaaa aaaa. /alay-_zz/
    ada kai. ampir kena kaibaek feelnya nih untunb kai jadi org jahat. ggrr…
    chanyeol ih. suka begitu ah. agak agak muna tapi tetep gantengs. muehehehehe
    taonya luuucuuuuu. bingiiiits.
    ah udah ah. bagus sih jdi bingung. buat yg ginian lagi ya authornim~
    cemugud! :3

  9. ya tuhaaaan.. manis bgt ini.. romance nya kerasa bangeeet..hehehe aku suka banget adegan trakhr tuh #eaaakk ketauan otaknye isinya apaann..wkwkwk tp bner ini ceritanya manis,ringan ga bnyak konflik aku suka..bagus..aduh krishan yee..salah satu couple fav nih..tao nya jd anak kecil umm… lucu banget si apalagi yg minta rambutnya warnain kyk luhan gegara mirip permen kapas..uuuu lucu bangeet.. hehe keren.. 4 jempol buat kamu deh (y) (y) (y) (y)

  10. satu lagi ketinggalaaaaaaann.. aduh aku kesian ama kainya ampuun ngenes bgt deh wkwkwkwk kai sini aja sama mama come to mama come to mama wkwkwk okedeh uda aja hahahaha bye :p

  11. seru bangeeet! aku suka banget sama alur ceritanyaaaa❤❤
    baekyeol momentsnya banyaaak {{}} ada part so sweet-annya, ada part jahilnya gitu, ada part berantem-berantemannya (?) gitu~ wuhuhuhuhu yang penting akhirnya cinta baekhyun terbalaskan❤❤
    aku suka disitu nyempil (?) kaibaeknya jugaaa wahahaha
    tapi kasian sekali jonginnya ditolak mentah-mentah sama baekhyun, mendingan sama aku aja dah~ yeah~ *digampar*
    pokoknya aku suka bangeeet!😀

    oh iya, ngomong-ngomong crossdressing itu maksudnya apa ya thor? hehehe
    satu lagi *emang riweuh ini reader mah, "goyang" itu maksudnya apa thor?

    • Crossdressing itu semacem salah kostum. Disini Baek itu namja tapi dia pake seragam cewe waktu dia kerja ^^

      Yang bener itu “Goyang – i” artinya kucing ^^

      Makasih ya commentnyaaa xD

  12. Crossdressing itu semacem salah kostum. Disini Baek itu namja tapi dia pake seragam cewe waktu dia kerja ^^

    Yang bener itu “Goyang – i” artinya kucing ^^

    Makasih ya commentnyaaa xD

  13. Crossdressing itu semacem salah kostum.. Dalam cerita ini, Baekhyun yg seorang namja pake seragam cewe waktu bekerja di cafe Kris ^^

    Yang bener itu “Goyang – i” artinya kucing ^^

    Makasih ya commentnyaa~ xD

  14. Pertamaaa denger judulnya wahh ini club malam niii ada love goyangnyaa..
    Wkwkwkkk
    Udh macem2 aj ngebayanginnya *lol
    (づ⌣ど)

    Ehh ternyataaaa bukan..
    Inii bagusss bgd..
    Iwooo bgd adegan pas chan menepiiss jongin sama baekhyunn..
    Hihiii..

    Pi kenapa pacaar aku disinii cemenn benerr yaa.. Hahaaaa *ditabokk kaii
    (!`☐´)づ)˚з°)

    Taoo ngegemesinnn..
    Ngiri akuu.. Aku jg mao punya kakak yg kece parah ituuu..
    ㅋㅋㅋ

    Overall (♥-̮♥) suka bgd..
    Author mantappp –b

  15. Hahahahaha suer thor…ceritanya cute pake bangeeet…
    Apalagi baekkhyunnya…
    Aduuuuuh bayangin dia pake seragam ala maid gtu jadi teringat sama Misaki Ayuzawa pas di manga jepang yg jdulny MAID SAMA!, tequs si chan2 sebagai Takumi Usui.,suer thorr dapet banget feelnyaaa..
    Aaaaaa
    jadi pengen nntn maid sama! Lagi deh thoor…
    Tanggung jawab lu thor…

    Suer thor i like this epep..
    Trus juga..tao cute banget..
    Pengen aku culik, terus aku bawa pulang…
    Gemes banget ngebayangin dia kaya gtu thoooor…

  16. Aku baru sadar Goyang-i itu kucing pas tengah-tengah ff..
    awalnya aku baca judulnya Goyang ai klab lho~! wkwkwkwk
    aku kira club apaan?? yg kelam kelam dunia malam gitu..
    eh, ternyata malah cute unyuunyu seukaleh ;3
    ChanBaek nya lucuuu… apalagi pas jadiannya aku suka bangeeettt..
    wa~ wa~ wa~ Kucing BaekYeol?? kebayang lucu banget kyakyakya
    so sweet daebak ^^d

  17. Ahay<321 si chanyeol gak peka dasar! Hahahaha
    Itu Tao lawak pisan -_,- endignya lucu lagi'___'aokaok
    Akhirnya happy ending, lopek2 yah<<<<<3333

  18. another story of chanbaek….perjuangan baekkie buat nundukin yeol mpe rela jadi waitres…so sweet..ditambah kepolosan tao yg bikin ggemes…nice ff author-nim..keep writing…

  19. KRISHAN…HOREEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE………..HASEKK……….saya suka,manis critanya,hohoho…kecuali item yg ikutan nyempil.hwakakakakakaka….#d tendang kai
    jd pengen sequel kehebohan pas pesta pernikahan krishan or baekyeol,hohohoho

  20. huwa <<<<< cute banget ff nya thor!!!!

    jinja manis,,, bner ff ny,,, kek madu????

    bayangin mrk berlima,, kek Happy Family gitu ya??? kya neomu joha<<< ^_^

    chanbaek ma krislu bner" Twins couple ya??? kan?? ^_^ coz kdua seme'ny sm" tiang😀 truz kdua Uke nya sma" cute & cantiknya kgk ketulungan jiahaha😀
    ※Ngomong pa sih?? kkke pletak

    keceh thor ffnya!!!
    ,,,,,,,,,,,,,suka,,,,,,,,,,,
    #muah kecup basah author byunchan???

  21. aji gileee….bushet…romantisnya ga ketulungan…ga pake ragu kalo mau muji ff diKC, bikin spechless semua…chan? kalau sama aku? kapan kamunya sadar aku ini tergila-gila juga sama kamu???

    tapi-tapi dunia pasti menentang kalau baekyeol END? yadeeeh Chan selamanya milik Baek, Baek selamanyanya milik yeol.

  22. Waaahh sweet banget ffnya authornim😀
    Pas baca bagian yang ada Jonginnya, aku pikir Baekyeol nggak akan bersatu *aaandweee* tapi… ahahaha alhamdulillah endingnya sesuai harapan.
    Terus endingnya tuh, aaaaaahhhh krislu getting married😀 kya~
    Coba ada after storynya thor, gilirannya baekyeol yang married😀 hehe

  23. manis pake banget >w<
    Aku suka taotao nya kyut cute bgt pasti =3
    Aku jg suka alurnya, soalnya aku suka cerita ttg uke yg aktif(?)
    Taotao gemes bgt sama tao :*
    keep writing thor ^^

  24. waaahhhhh~ ffnya dae to the bbak thor, isi ffnya manis bgt…
    jd dagdigdug sendiri ngebayangin baekki oppa yang manis+manis+manis=3manis (?) disini..hahaha
    d tnggu ff lainnya ya thor, keep writing and fighting !!^^

  25. Haloo, nuna(?) ane datengggg lagiii *ga ada yg nanya ye =_= muehehehe :3
    sebenernya ane ga bisa basa basi(?) kalau komen hehe. ane disini cuma mau bilang ……..

    INI FF MACAAM APAAAAAA?!!!!!! KENAPA RAME SEKALEEEEE? FEELNYA DAPEEET CIUSAN .____. TAPI KENAPA ENDINGNYA RADA RADA GANTUUNGGGG? ;;;;;;;;;;;; BOLEH MINTA SEQUEL(?) ._. muehehe
    oh iya nun, ane mau nanya. crossdressing itu apa? mhehe maaf ane rada rada kudet(?) .___. hm judulnya kan ‘love goyang’ goyang disini artinya apa nun? arti dalam bahasa luar atau bahasa indonesia? ._. kkk~ segini sajalah komen ffnyaa :3 harus dibuat sequel ya nun :3 kkk~

  26. Haloo, nuna(?) ane datengggg lagiii *ga ada yg nanya ye =_= muehehehe :3
    sebenernya ane ga bisa basa basi(?) kalau komen hehe. ane disini cuma mau bilang ……..

    INI FF MACAAM APAAAAAA?!!!!!! KENAPA RAME SEKALEEEEE? FEELNYA DAPEEET CIUSAN .____. TAPI KENAPA ENDINGNYA RADA RADA GANTUUNGGGG? ;;;;;;;;;;;; BOLEH MINTA SEQUEL(?) ._. muehehe
    oh iya nun, ane mau nanya. crossdressing itu apa? mhehe maaf ane rada rada kudet(?) .___. hm judulnya kan ‘love goyang’ goyang disini artinya apa nun? arti dalam bahasa indonesia atau luar nun? muehehe ._. hehe komen ffnya segini sajalah :3 ditunggu sequelnya(?) ya nun :3 ngihihihi :3

  27. G tau mau ngomong apa. Ini sweet, unyu, manis, greget, bikin gemes, dll.. Tp intinya sih sweet B-G-T.. Saya suka saya suka. Tp kl smpe saya kena diabetes, author yg tanggung jawab ya. Kkk~

    Jgn berhenti nulis ya thor ^_^

  28. Eh keren amaatt :3 :3 :3
    Yaampun keren beneran ni ff aaaaa>,,< *dibunuh yeol*

    Sukaaa,
    Yeol dan kris adik kakak, sukaaa (?)
    Tapi kai lagi ne orang ketiganya(?)😄
    Eh tp aku suka thor, sukaa bingiit xD😀

    Makasih ya thor atas bacaan gratis yang daebbak ini ^0^)b
    #CivokAuthor :* :*

    • Apa banget itu ada yg kehapus -..-v
      Itu harusnya ada tambahan

      Crossdressing?
      Aku suka thor><
      Banget malahan :33
      Kan baek jadi unyu unyu gituu x3
      Jdi pengen civom tuh pipi namja unyu satu *dibunuh yeol*

      Harusnya ada tambahan gitu tadi, tp keapus -..-
      Hp ku kurang asemmm *banting hp*
      Wkwk xD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s