[Freelance] Eternal Love || KrisBaek || @milky_shin


911419_598984740112113_951234602_n

U Name di KC : 눌말이야 /@milky_shin

Author : Kirin

Tittle    : Eternal Love

Cover pict : Kirin art work

Genre : YAOI-shounen-Ai, Romance, Drama

Rate     : T

Length : one shot

cast : Byun Beakhyun, Wu yi fan a.k.a Kris, and other

Main pair : Krisbaek

Disclaimer : semua tokoh yang ada dalam ff ini bukan punya kirin, mereka milik Tuhan-abah-emaknya, dan memiliki diri masing-masing, kirin hanya meminjam(?) saja untuk kepentingan ff semata. Dan bahwa ff ini dibuat bukan untuk tujuan komersil.

© Copyright : semua tulisan, jalan cerita, etc. yang termuat dalam ff ini punya kirin, murni hasil imajinasi Kirin.

Warning : miss typo, OOC,emm alay mungkin? dan Buat yang enggak suka crack pair,,mending gak usah di baca yah^^, dari pada nanti gak bisa menikmati ceritanya gegara gak suka sama main pairnya. Dan setengah dari FF ini pernah kirin publish di FP FB.

Summary : “cinta adalah ketika aku bersamu, bahagia adalah saat kau ada disisiku” (enggak nyambung sama ceritanya^^, langsung ke TKP aja yah^^)

Check this out^^

∞∞∞___ETERNAL LOVE___∞∞∞

“Baekkie kau sudah mendengarnya?” tanya Kyungsoo teman baikku saat kami tengah menghabiskan waktu istirahat di perpustakaan sekolah siang itu.

Huft..

Aku menghembuskan nafas tertahan,

Aku tahu topik apa yang akan ia bicaran, ingin sekali aku berteriak padanya bahkan pada semua orang  yang mengatakan hal yang sama dengannya, bahwa aku tak ingin membahas hal itu.

Apa mereka tak tahu, saat mereka memberitahuku masalah yang sudah aku ketahui hanya akan memperbesar lubang hitam yang tengah bertengger di hatiku.

“hmmm..” hanya jawaban sekenanya yang aku berikan, berharap dia mengerti bahwa aku tak ingin membicarakan hal itu sekarang, bahkan sampai kapanpun.

“kenapa kau hanya diam saja, ini bukan yang pertama kali kan, Kris namja chingumu berselingkuh, cih masih pantaskah dia di sebut namja chingu?” terdengar nada tidak suka dari ucapan Kyungsoo barusan,

Ingin rasanya aku menenggelamkan tubuhku ke dalam tanah,

Aku tahu!!

Aku sangat tahu hal itu, jadi tak usah mengingatkanku.

Kris, namjachinguku sering berselingkuh baik di depan maupun di belakangku,

Banyak orang yang berkata ia melakukan ini dengan seseorang, ia berbuat seperti itu bersama seseorang, bahkan tak jarang aku melihatnya bermesraan bahkan berciuman dengan orang lain dengan mataku sendiri.

Bohong jika aku tidak sakit.

Rasanya bagaikan seseorang merampas secara paksa oksigenku untuk bernafas,menyesakkan

seperti hatiku diremas dengan kuatnya. Menyakitkan.

“sudahlah Kyung, aku yakin dia hanya sedang tidak tahu dengan apa yang ia lakukan”

Selalu,

sesakit apapun ia melukaiku.

Separah apapun bekas yang akan ditimbulkannya, aku selalu memaafkannya.

Entah sampai kapan aku akan hidup seperti ini, entah sampai kapan hatiku ini mampu bertahan

tapi aku jauh lebih memilih hidup seperti ini dari pada harus kembali hidup seperti dimasa laluku, hidup di tempat yang begitu gelap dan mengerikan, menjalani hidup yang begitu keras seorang diri, hingga akhirnya dia –Kris- mengambilku dari tempat gelap itu, membawaku menuju ke terangnya cahaya.

Dia memungutku dari lingkungan kotor itu bahkan mengijinkanku untuk tinggal di rumahnya, sejak aku sendiri tak mempunyai tempat tinggal.

Bahkan  seekor anjing saja akan mengapdikan hidupnya untuk majikan yang merawatnya bukan.

Seolah itu tak cukup membahagiakan bagiku, diapun memberikan cinta dan sayangnya padaku, dia mengtakan padaku kata-kata yang selama ini tak pernah aku dengar “aku mencintaimu Beakhyun” seperti itulah yang ia katakan dulu, yang aku sendiri tak melihat tindakan nyatanya yang bisa menunjukkan keseriusan dari ucapannya itu, jadi saat bagiku kata-kata tersebut begitu sakral, bagi Kris mungkin hanyalah 3 buah kata yang tersusun tanpa makna berarti.

Dia membuatku bahagia, tapi diapun juga membuatku terluka. Memberiku rasa sakit yang mengaburkan kebahagiaanku. Karena kupikir sekarang kata-kata itu bukan hanya ia katakan kepadaku,

“pernahkah kau berfikir untuk melepaskannya?” pertanyaan Kyungsoo barusan membuyarkan lamunanku

Melepas? Apa yang harus ku lepas, bukankah dari awal tak ada yang kumiliki.

“aku harus melepas apa kyung? Dari awal aku tak memiliki apapun”

Dia mereas tanganku dan berucap.

“Baekkie, berhentilah menyiksa dirimu sendiri, lepaslah semua dan bukankah akan lebih mudah melepas yang bukan milikmu, cobalah untuk memikirkan kebahagianmu, aku yakin di luar sana ada yang lebih pantas darinya, ada yang bisa lebih membahagiakanmu darinya”

aku pernah berfikir seperti itu, mungkin jika aku berusaha maka aku akan menemukan seseorang yang pantas untukku,seseorang yang bisa membahagiankanku, tapi apakah aku akan pantas untuk orang tersebut?

“mudah untukmu berkata seperti itu kyung, karena kau sempurna, hidupmu terlalu sempurna untuk kau nikmati, kau mempunyai keluarga yang selalu mendukungmu dan menyayangimu, kau mempunyai namjachingu yang selalu membahagianakanmu, bahkan kaupun tak pernah kekurangan dalam hal materi, tapi bagaiaman denganku, apa yang akan terjadi padaku jika aku menyerah?”

Kurasakan mataku mulai memanas, aku menggelengkan kepalaku.

Tidak aku tidak boleh menangis, aku bukanlah namja cengeng yang sangat di benci oleh Kris, aku kuat.

“kalau itu pilihan terbaik yang kau pikirkan aku akan selalu mendukungmu, dan apapun itu jika kau membutuhkan sesuatu jangan sungkan untuk meminta bantuanku, karena itulah gunanya teman bukan”

Mempunyai Kyungsoo di sampingku adalah sebuah berkah di balik deritaku,

Aku tak berani berandai-andai akan jadi seperti apa diriku jika Kyungsoo tak ada di sampingku,

Skip time.

Beakhyun pov end

∞∞∞___ETERNAL LOVE___∞∞∞

Author pov

@Kris house

“kau sudah pulang Kris?” tanya Beakhyun dengan hangat saat melihat tubuh jangkung Kris memasuki rumah.

Dingin,

Begitu dingin sikap yang namja itu tunjukkan pada Beakhyun, dia hanya berlalu menuju kamarnya di lantai dua tanpa menjawab pertanyaan bahkan menatap Beakhyun.

“huft..” hembusan nafas tertahan terdengar dari bibir mungil itu,meski bukan hal baru untuk Beakhyun di acuhkan seperti sekarang,

Tapi ia selalu tak menyukainya.

Ia paling benci rasa sepi.kesepian,sendirian, bahkan tak ada bedanya.

Namja mungil bernama Beakhyun itu lantas ikut naik menuju kamar Kris.

“Kris, apa kau sudah makan?” Beakhyun berbicara dari depan pintu kamar Kris yang tertutup,

Begitu senyap seolah tak ada kehidupan di dalam kamar itu.

“apa kau ingin sesuatu?” lagi-lagi Beakhyun bertanya

“bolehkah aku masuk?”

Karena masih tak ada respon, Beakhyun memasukkan tubuhnya ke dalam kamar Kris. Dilihatnya namja itu tengah berbaring dengan mata terpejam di atas ranjang,

Beakhyun berjalan mendekat ke ranjang king size itu berniat untuk menyelimuti Kris setelah ia berhasil melepasakan sepatu yang tadi masih di kenakan oleh Kris,

namun saat tangan Beakhyun terangkat ingin menarik selimut tebal itu, tiba-tiba tangan panjang Kris telulur dan menariknya..

Bukk…..

Dengan gesit setelah Beakhyun terjatuh terlentang di ranjang, ia menindih tubuh mungil baekhyun yang berhasil tenggelam di bawahnya. Dengan tangan panjangnya ia gunakan sebagai tumpuan.

“a-apa yang terjadi Kris?” tanya bekhyun gugup saat melihat mata Kris.

Tak ada air mata yang menetes di sana, tapi Beakhyun melihat mata itu sangat terluka bahkan sedikit putus asa.

Mungkin dulu tatapan seperti itulah yang selalu ada di matanya sampai Kris berhasil merubahnya.

“brengsek! namja sialan! dia berani mempermainkanku” begitu menyesakkan nada suara yang di keluarkan Kris, suara itu bergetar.

Jenis Suara yang sedang berusaha menahan tangisnya.

Dug….

Debuman kecil menyentak di hatinya,

Bukankah Kris yang terluka, tapi kenapa justru ia yang merasakan sakit.

“apa yang namja itu punyai dan aku tak punyai! kenapa dia berani meninggalkanku demi dirinya?!”

Setiap rentetan kata yang di ucapkan oleh Kris semakin memperparah keadaan hatinya, menambah rasa sakit yang di rasakan hatinya,

jadi ini tentang seseorang yang spesial bagi Kris?dan itu bukan dirinya? Jadi sebenarnya siapa dia untuk Kris? Dimana dia harus memposisikan dirinya sekarang?

Beakhyun berhenti bergulat dengan pikirannya saat sesatu yang dingin menyentuh kulit pipinya.

Beakhyun tercengang saat mata tajam itu mulai meluluhkan beberapa tetesan air suci.

Sesuatu dalam diri Beakhyun yang tidak ingin melihat Kris seperti ini menuntun tangannya untuk menarik tengkuk Kris hingga membuat Kris terjatuh di atas tubuhnya sendiri.

“akh”

pekik Beakhyun tertahan saat tubuh berat Kris jatuh tepat di atas tubuhnya, namun Beakhyun tak peduli dengan sakit yang dirasakan tubuhnya,dia akan semakin sakit jika dia tak bisa berbuat sesatu untuk membuat Kris membaik,

di peluknya erat tubuh namja yang tengah menangis dalam luka itu.

“uljima Kris” Beakhyun mengelus punggung Kris yang masih menindihnya.

Begitu tulus suara itu berucap.

“semuanya akan membaik, serahkan pada waktu, dan dialah yang akan memperbaiki segalanya” Beakhyun terus membisikkan kata-kata menenangkan itu. padahal hatinya sendiri tengah bergemuruh hebat.

beberapa saat berlalu dalam keheningan, hingga Disadari Baekhyun tubuh Kris tak lagi bergetar, bahkan suara isakan tak tertangkap lagi oleh telinganya.

Beakhyun menarik nafas sedalam mungkin,

Inilah waktu yang tepat baginya untuk mengeluarkan semua sesak yang menghinggapi hatinya selama ini,

ia tak akan melewatkannya, karena ia tak tahu apakah akan ada kesempatan lagi untuknya kelak

“k-Kris_” beakhyun memulainya dengan ragu  “_pernahkah sekali saja kau melihatku? Pernahkah sekali saja kau menyadari keberadaanku yang selalu berada di sampingmu? pernahkah sekali saja kau merasakan kehadiranku dihidupmu?”

Sentakan dari tubuh Kris di rasakan oleh Beakhyun yang mulai berlinang air mata.

“tak apa jika tak pernah, tapi bisakah mulai sekarang kau hanya melihatku seorang, bisakah kau mulai menerima kehadiranku yang selalu berada di sampingmu, bisakah kau mencoba merasakan diriku di hidupmu?”

“aku tahu aku bukanlah namja yang sempurna, bahkan aku terlalu cacat” begitulah yang selama ini Beakhyun pikirkan, dia terlalu rendah di bandingkan dengan Kris yang begitu menjulang. Salah satu alasan Beakhyun membiarkan Kris menduakannya, karena siapa dia berani mengatur Kris?

“tapi dengan ketidak sempurnaanku ini aku akan berusaha untuk membahagiakanmu,dengan kekuranganku ini aku ingin melengkapi hidupmu, ingin menyempurnakan dirimu, sampai nafas ini berhenti berhembus , sampai jantung ini berhenti berdetak, dengan segenap hatiku, aku akan berusaha membuatmu lupa akan rasa sakit, karena aku tak suka melihat Kris yang sekarang, aku lebih suka Kris yang dingin tapi perhatian, Kris yang cuek tapi penyayang”

“Jadi ijinkan aku untuk  menyembuhkanmu Kris, sekali saja berilah aku kesempatan, biarkan aku mencobanya”

Lega…

Itulah yang Beakhyun rasakan Setelah mengeluarkan semua beban yang selama ini menindih hatinya,

Keduanya hanya diam, hingga akhirnya suara berat Kris berucap

“maafkan aku Baekkie, selama ini aku terlalu sibuk mencari tempat yang terang hingga tak menyadari bahwa cahayamulah yang selalu menerangi hariku, aku terlalu tepaku pada kekurangannu hingga tak menyadari kelebihan yang ada pada dirimu, aku terlalu sibuk meraih sedangkan kesempurnaanmu selama ini terpampang jelas di hadapanku” Kris mengangkat tubuhnya, menggunkaan kedua lengannya untuk menumpu tubuhnya, di lihatnya wajah itu, di tatapnya mata itu.

Benar, selama ini Kris terlalu buta untuk menyadarinya, tidak peka untuk merasakannya. Terlalu bodoh karena menelantarkannya.

Kini hatinya tersenyum, baru di sadarinya semua yang ia cari ada pada diri Beakhyun, bisa ia temukan pada diri Beakhyun.

Ia akan mencobanya.

“aku mohon Beakhyun, sembuhkan aku, bahagiakanlah aku” dan Krispun mengecup kening Beakhyun lembut dan dalam. Ia telah menemukan cintanya dan untuk kali ini ia akan mempertahankan cinta itu sampai akhir.

Karena ia merasa cinta Baekhyun begitu murni dan tulus untuknya.

∞∞∞___ETERNAL LOVE___∞∞∞

“Baekkie, benarkah kabar yang aku dengar barusan, bahwa kau berangkat bersama dengan Kris?” tanya Kyungsoo sesaat setelah Beakhyun mendudukkan diri di kursi sebelahnya.

“hemm” balas Beakhyun,

sedari tadi senyuman tak pernah lepas dari bibir mungilnya,

bagaikan matahari pagi itu, wajah Beakhyun begitu bersinar karena kebahagiaan,

ah, mungkin sang suryapun akan merasa iri jika melihat Beakhyun yang lebih bersinar darinya itu.

“apakah_” belum sempat Kyungsoo mengutarakan kecurigaannya, Beakhyun memotongnya

“kali ini dia benar-benar berubah Kyung, aku bisa menjamin itu, sudahlah jangan membahasnya lagi menurunkan mood baikku saja” jawab Beakhyun sambil mengeluarkan beberapa buku dari dalam tasnya kerena hwang sonsaengnim sudah masuk kedalam kelas mereka.

“semoga saja kali ini dia tak membuatmu terluka lagi, dan benar-benar sadar seperti apa yang kau katakan barusan” tambah Kyungsoo sambil lalu.

“selamat pagi” sapa hwang sonsaengnim pada murid-muridnya pagi itu,

∞∞∞___ETERNAL LOVE___∞∞∞

“apa yang kau masak tadi?” tanya suara berat Kris,

saat ini Mereka berdua –Beakhyun dan Kris-  tengah duduk bersandar di bawah pohon rindang yang terletak di taman belakang sekolah, melewatkan jam istirahat sambil menikmati makan siang yang di bawa dan dibuat Beakhyun.

“telur gulung dan sushi” Beakhyun membuka kotak bekal tersebut dan menunjukkan isinya pada Kris.

“kelihatannya enak, Aaaaa..” komentar Kris, dan setelahnya ia membuka mulutnya minta di suapi,

Dengan wajah tersipu Beakhyun memasukkan satu gulung telur dadar ke dalam mulut Kris,

Sungguh beberapa hari ini sikap Kris yang tak terduga selalu saja berhasil membuatnya tersipu malu dan jangan lupakan juga jantungnya yang berdetak tak berirama,

“bagiamana? Apakaha rasanya aneh?” takut-takut Beakhyun bertanya

“hmm rasanya aneh_”

Melihat Beakhyun yang mempoutkan bibirnya imut membuat Kris gemas dan mencubit pipi cubby Beakhyun dan mengecup bibirnya sekilas.

Blush…..

Yang sukses membuat pipi Beakhyun merona sempurna

“aku belum selesai bicara sayang” kata Kris sambil mengacak surai lembut Beakhyun

“rasanya aneh, saking enaknya masakan yang kau buat ini” dan bibir itupun tersenyum

Sejak malam itu Kris mulai menunjukkan perubahan sikapnya, dia jadi lebih perhatian pada Beakhyun, dan mereka benar-benar memulianya dari awal, seolah yang kemarin itu tak pernah terjadi.

Tak ada lagi kesedihan di antara mereka, tak ada lagi sakit hati yang menyertai mereka.

Kini hanya kebahagiaan, serta senyuman yang selalu mereka tawarkan satu kepada yang lainnya.

“aku kenyang” Kris mengelus perutnya yang terasa penuh, sejak hampir separuh bekal yang dibawa Beakhyun ia yang memakannya, saking enaknya makanan yang di buat Beakhyun yang baru Kris sadari sekarang, padahal sudah sejak dulu ia selalu memakan makanan yang dibuat dengan tangan mungil itu.

Ternyata cinta memang bisa merubah segalanya menjadi lebih baik dan lebih indah.

“hoam…. aku mengantuk” uap Kris sambil membaringkan tubuhnya dan menggunakan paha Beakhyun sebagai bantalan kepalanya,

Blush..

Lagi-lagi wajah bakehyun hanya bisa memerah menerima perlakuan itu.

Bahkan warna merah itu mulai menjalar sampai ketelinganya.

dan jangan lupakan dada Beakhyun yang terlihat naik turun tidak teratur.

“biarkan begini, sampai bel berbunyi baru bangunkan aku”

Setelah berucap seperti itu Kris memejamkan matanya.

“n-ne..” Beakhyun yang masih belum percaya, hanya mampu berkata seperti itu dengan terbata,

“tapi sebelum tidur aku menginginkan makanan penutup terlebih dahulu”

Beakhyun yang tak paham maksud Kris, hanya bisa terbelalak saat tangan panjang itu mulai meraih tengkuknya dan menariknya untuk medekat ke wajah Kris, setelah jarak mereka tak kurang dari 1 cm Beakhyun menyadari apa yang selanjutkan akan terjadi, reflek dia memejamkan matanya dengan erat,

Ujung Bibir Kris  terangkat ke atas, menampakkan sebuah senyuman saat melihat tingkah polos nan lucu Beakhyun.

Dan akhirnya Krispun mengeksekusi jarak di antara mereka, di kecupnya pelan namun dalam bibir mungil itu.

Manis…

Kris dapat merasakan manisanya bibir Beakhyun,dan dia menyukainya.

dan lagi-lagi Kris baru menyadari hal itu, ternyata selama ini banyak sekali hal yang luput darinya.

Dan Beakhyun…

dia tersenyum,

Penantiannya selama ini akhirnya terbayar,

semuanya mulai membaik dan berjalan sesuai dengan yang ia harapkan.

Akhirnya Tuhan mendengar do’a yang selalu ia panjatkan.

∞∞∞___ETERNAL LOVE___∞∞∞

“tumben kau tidak menghabiskan waktu istirahatmu bersama kekasih tercintamu itu” ucap Kyungsoo sedikit jengkel, karena sejak Beakhyun berbaikan dengan Kris dan mulai berhubungan serius, Waktunya bersama Beakhyun mulai berkurang banyak, bagainama tidak, jika setiap bel istirahat maupaun bel pulang berbunyi, Kris langsung menghampiri kelas mereka dan mulai mendominasi waktu Beakhyun. Yang memang Kris dan Beakhyun berbeda kelas.

“mianhe kyung” lagi-lagi sebuah senyumanlah yang terpatri di wajah cantik itu.

“sudahlah, asalakan kau bahagia saja” Kyungsoo melengos.

“ayolah kyung, sejak kapan kau mulai jadi pencemburu seperti ini” goda Beakhyun.

“jangan mengikutiku, aku ingin kencing” Kyungsoo melangkahkan kakinya dengan sedikit menghentak-hentakkannya masuk kedalam bilik toilet yang sepi itu, karena memang jam istirahat akan berakir 5 menit lagi.

“siapa yang mengikutimu, aku juga ingin buang air kecil” masih dengan ekspresi yang sama Beakhyun ikut memasukkan tubuhnya ke dalam bilik toilet yang ada di samping bilik Kyungsoo.

Meskipun Kyungsoo bersikap seperti itu, tapi tetepa saja dalam hati Kyungsoo merasa bahagia dengan perubahan yang terjadi pada Beakhyun,

Kini Beakhyun lebih bersemangat, dia jadi lebih ceria, semua hal positif semakin menguat pada diri Beakhyun. Membuat aura cantiknya (?) semakin bersinar.

“Kris..”suara lirih itu terdengar di dalam toilet di luar bilik Beakhyun,

“ada apa lagi?” suara berat Kris berkata sedikit tajam

Author pov end

Beakhyun pov

“Kris” dari tempatku sekarang aku bisa mendengar suara seseorang yang memanggil Kris,

jadi Kris sekarang ada disini?

Mengethui hal itu otak jahilku mulai bekerja,aku berniat untuk mengejutkannya,

aku membuka pintu bilikku perlahan, dengan senyum yang mengembang di bibirku saat aku membayangkan reaksi yang akan di berikan Kris nanti ketika aku berhasil mengagetkannya.

“K_” hanya satu huruf itu yang sempat keluar dari mulutku,

sebelum pemandangan yang ada di hadapanku itu seolah menyumbat mulutku

Kris bersama dengan Luhan?

Aku baru tahu belakangan bahwa Luhanlah namja yang di maksud Kris malam itu, malam di mana akhirnya kami memutuskan untuk mulai bersama.

Seketika rasa sesak mulai menghampiri hatiku,

Apa yang sedang mereka berdua lakukan disini?

Apakah mungkin mereka memutuskan untuk kembali bersama lagi?

Bahkan Air mata bodohku mulai mengalir tanpa seijinku Seiring dengan Berbagai pertanyaan yang mulai menghampiri otakku.

“ada apa lagi?” ada sedikit kelegaan di hatiku saat Kris berkata kepada Luhan dengan nada yang tajam dan terlihat tidak suka.

“Kris maafkan aku,aku mengaku salah”

Katakan ‘tidak’ Kris, sekali ini saja aku mohon padamu, tolaklah Luhan.

Ingin aku mengatakan hal itu, tapi lagi-lagi mulutku yang seolah tersumpal menghalangiku.

“hmm, aku sudah memaafkanmu, jadi selesai bukan” Kris terlihat hendak melangkah,

Tapi lihatlah tangan mungil itu telulur, tangan Luhan memeluk Kris dari belakang.

Apakah Luhan tidak tahu, bahwa sekarang Kris sudah tak sendiri lagi?

Apakah Luhan tak tahu jika sekarang Kris sedang menjalin hubungan denganku?

“Kris aku salah, maafkan aku, dan…..aku mohon kembalilah kepadaku”

Tanpa sadar aku memundurkan tubuhku kebelakang tak percaya mendengar penuturan lembut Luhan yang bagaikan martil yang menghantam hatiku hingga aku yakin akan timbul retakan disana,

Aku terus melangkah mundur hingga membentur tembok yang dingin itu.

Aku menahan nafas, tidak siap mendengar jawaban yang akan Kris berikan,

Luhan yang sempurna itu meminta Kris untuk kemabli kepadanya?

berapa nilaiku di bandingkan Luhan? hingga Kris harus mempertimbangkan aku untuk jawaban yang akan dia berikan.

Aku 90% yakin Kris akan menerima Luhan kembali.

“Kris, aku tahu kau masih marah karena kejadiaan waktu itu, tapi aku baru sadar Kris, bahwa ternyata sampai kapanpun hanya kaulah satu-satunya orang yang aku cintai”

Jadi inilah akhir untukku?

Memang seharusnya dari awal aku sadar,bahwa tak ada apapun yang pernah dan akan bahkan menjadi milikku,

Beakhyun bodoh,, kau terlalu berharap, kau terlalu terlena.

Aku terus merutuki diriku sendiri.

Air mata ini hanya bisa mengalir semakin deras, seiring dengan semakin perihnya rasa yang ada di hatiku.seiring dengan melebarnya retakan dihatiku.

“Lu,_”

Dengarlah, bahkan kini suara Kris mulai melembut, dan ‘Lu?’ Apakah itu panggilan sayang yang di berikan Kris untuk Luhan?

Sekali lagi aku mempertanyakan diamana aku harus memposisikan diriku sekarang.

Dari tempatku sekarang aku masih bisa melihat Kris membalikkan tubuhnya dan melepas pelukan tangan Luhan,

bukannya menghempasan tangan itu, Kris justru menggenggam tanga itu.

jadi lagi-lagi aku dibuangkah?

Jika kau hanya akan membuangku pada akhirnya, kenapa kau dulu memungutku Kris?

“_lu, sebenarnya aku juga masih mencintamu_”

Cukup, aku sudah tak sanggup lagi. Sekuat apapun aku berusaha tegar, aku juga manusia biasa yang mempunyai batas,

Jika sedetik lagi saja aku mamaksa bertahan aku akan hancur,

Aku melangkahkan kakiku keluar dari tempat persembunyianku sekarang,

Kulihat kedua insan yang nampak begitu serasi itu terkejut melihat kemunculanku,

“Baekkie” pekik Kris saat melihatku, terlihat sedikit gelagapan.

Aku tersenyum masam ke arahnya, dulu aku bisa menyembunyikannya, memasang senyum hambar itu untuk menutupi kepedihanku, tapi tidak untuk sekarang, setelah perasaan ini semakin dalam untuknya, maka sakitnya semakin tak tertahankan.

“Baekkie”Kris berjalan mendekat ke arahku.

“berhenti di tempatmu Kris” pintaku membuatnya kaget dan berhenti mendadak.

“Baekkie, jangan bilang kau berpikir bah_”

“apa yang aku pikirkan? Apa yang seharusnya aku pikirkan saat melihat orang yang kau cintai tengah berdua dengan mantan kekasihnya yang sempurna yang memintanya untuk kembali bersama lagi, bahkan tadi aku juga mendengar kau berucap masih mencintainya Kris_” aku menghembuskan nafas dan manarik sedalam mungkin, mengumpulkan oksigen untuk mengisi paru-paruku yang terasa menyempit.

            “_ternyata selama ini hanya aku yang merasakan perasaan ini, ternyata hanya aku yang merasa bahagia, bodohnya diriku yang berharap lebih karenanya, dan aku rasa yang kemarin itu aku salah menangkap maksud kebaikan dan perhatianmu”

Air mata ini tak lagi bisa ku bendung, tak peduli jika Kris akan membenciku karena menangis.

            “Baekkie, dengarkan dulu, bukan seperti itu.. ak-aku…”

            “tak apa Kris jika kau ingin kembali bersama Luhan, bukankah dulu aku telah berjanji akan membuatmu bahagia, termasuk jika itu berarti aku harus melepasmu, jika bahagiamu bersama Luhan, maka kembalilah Kris, karena aku baru menyadari hal itu, dari awal tak ada cinta darimu untukku Kris, dari awal kau hanya merasa kasihan kan kepadaku?”

Aku melangkahkan kakiku mendekat ke arah Luhan, dan kugenggam tangan lembut itu.

            “Luhan-ssi, aku mohon untuk kali ini saja, jangan lagi kau menyakitinya, dia terlalu berharga untuk kau sakiti, bahagiakanlah dia,  jujur kalian berdua terlihat sangat cocok satu sama lain, kalian pasangan yang sempurna, dan maafkan aku jika aku sempat membuat kesempurnaan kalian sedikit cacat karena kehadiranku” air mata ini semakin mengalir deras disetiap kata yang keluar dari mulutku

Benar, ketegaran ini hanyalah topeng semata, untuk menutupi hatiku yang kini telah hancur

Dan kaki ini akhirnya berlari sekencang yang ia bisa,

Yang kupirkan sekarang hanyalah menjauh dari tempat ini,

.

.

.

.

Aku terus terisak,

Air mata ini mengalir saat mengingat kejadian di toilet tadi.

Air mata ini terus mengalir saat aku mengingat masa-masa bahagia yang belum lama ini aku habiskan bersama Kris.

Air mata ini semakin mengalir saat merasakan sakit di hatiku.

            “Beakhyun bodoh” runtukku di sela tangisku, aku menumpukan kepala pada kedua lututku yang tengah aku tekuk,

            “beakhyun memang bodoh” suara itu,

ah sepertinya aku sudah jatuh terlalu dalam, hingga di saat seperti inipun aku masih bisa mendengar suara Kris.

            “tapi aku sangat mencintai Beakhyun yang bodoh itu” suara itu kembali terdengar di ikuti sebuah sentuhan lebut di bahuku,

Dengan takut aku menegakkan kepala, dan pemandangan wajah Krislah yang menyambut mataku.

            “kenapa kau ke sini Kris? Apakah untuk melepasku? Untuk mengatakan padaku bahwa kau telah kembali bersama Luhan lagi? Selamat kalau begitu”

Memikirkannya saja sudah membuatku mual,

            “siapa yang kembali dengan siapa?” tangan Kris telulur dan menghapus air mata yang mengalir di pipiku,

Begitu lembut dan hangat sentuhan tangannya.

            “sudahlah Kris jangan mempermainkan aku lagi” aku menepis tangan itu, cukup selama ini aku hidup dalam sebuah harapan, dan aku tak ingin semakin berharap lagi.

            “kenapa kau berfikir aku mempermainkanmu?”

Kami saling beradu pandang,dari tempatku aku bisa melihat pahatan wajah Kris yang begitu sempurna, begitu sempurna Tuhan menciptakan mahluk yang ada di depanku ini,

Aku sedang malas beradu mulut, jadi cepat katakan dan cepat selesaikan, jangan terus menyiksaku seperti ini Kris.

Aku hanya diam, enggan menjawab pertanyaan Kris barusan.

            “apakah mempermainkan namanya jika aku merasakan sebuah perasaan tulus dan suci yang di sebut dengan cinta”

            “dan permainankah itu jika perasaan tersebut aku tujukan padamu”

Deg..

Lagi-lagi hati ini merasa terpukul.

Bohongkan? Kris sedang berbohongkan. Jangan membuatku mengharapkan sesuatu yang bukan milikku, aku lelah dengan semua pengaharapan itu.

            “ berhenti Kris, kau hanya akan semakin menyakiti hatiku jika seperti ini, jujurlah padaku dan aku akan lebih baik dengan itu”

Hanya sangkalan yang coba aku lakukan agar tidak terbuai kembali.

Grebb….

Tubuhku menegang saat Kris membawaku kedama pelukannya,

            “maafkan aku Baekkie, aku tak pernah tahu sefatal ini kesalahanku di masa lalu”

Dia menumpukan dagunya di bahuku dan mengelus punggungku.

Selalu saja, saat berada di pelukannya, aku merasa begitu nyaman. Bolehkan aku egois dengan meminta pelukan ini hanya di tujukan untukku seorang untuk selamanya?

Tapi tidak, aku tak boleh berusaha meraih yang bukan milikku lagi, akan sakit rasanya jika kita tak mampu menggapainya.

            “bukankah tadi kau bilang masih menyukai Luhan?”

Dan tadi saat kau mengatakan hal itu, duniaku seolah runtuh dan porak poranda Kris, tapi lagi-lagi aku bisa apa? Tidak ada, semua keputusan ada di tanganmu.

            “bodoh, bukan itu tadi yang aku maksud, kau tadi keburu memotong ucapanku”

Kris melepaskan pelukan kami dan menyentil keningku pelan.

            “maksudmu?”

Aku masih tak mengerti yang di maksud Kris barusan.

Dan tentu saja aku memotong ucapan menyakitkan itu, sebelum dia mengucapkan kata-kata yang akan lebih membuatku semakin sakit.

            “aku memang masih menyukai Luhan, tapi kau, seorang Beakhyun telah berhasil membuatku lebih lebih lebih menyukaimu bahkan mencintaimu, kau, namja kekanakan, dan polos berhasil menyembuhkan luka di hatiku sedikit demi sedikit, dan kaupun juga telah berhasil mengisi hati tersebut, hingga kini yang hati ini tahu dan inginkan hanyalah Beakhyun seorang”

Jika ini mimpi maka biarkan aku hidup dalam mimpi ini, tapi jika ini kenyataan makan biarkan ini berlangsung untuk selamanya.

Jangan lagi mengomabang-ambingkan aku dalam ketidak jelasan, sebentar-sebentar kau membuatku melayang tinggi ke angkasa tapi selanjutnya kau menghempaskan tubuhku kembali ke tanah.

            “k-Kris benarkan?” bahkan dengan bodohnya aku bertanya dengan sedikit terbata,

            “hmm, apa kau meragukanku?”

Aku menatap mata tajam itu, mencoba mencari pembenaran, dan nafasku tercekat saat melihat keseriusan yang ditunjukkan mata tajam yang aku sukai itu,

Membuatku semakin menyukai mata itu.

Kris lebih memilihku dari pada Luhan yang sempurna itu?

            “tapi Kris-“ aku masih belum bisa percaya dengan semua ini.

            “ssttt” dengan seenaknya Kris memotong protesanku barusan.

            “kau tahukan aku tak pandai berkata-kata manis_” dia sedikit kikuk terlihat dari caranya menggaruk tengkuk.

“ _jadi injinkanlah aku menunjukkannya dengan perbuatan betapa aku sangat-sangat mencintaimu dengan seluruh sisa hidupku yang ingin aku habiskan bersamamu”

Jadi akhirnya upik abu telah berubah menjadi cinderella dan menemukan sang pangerannya kah?

            “Kris” aku meraih tubuh itu dan memeluknya, aku terisak di dada bidangnya yang kujadikan sebagai sandaran,

            “ssttt uljima, jangan menangis, bukankah kau tahu aku benci dengan namja yang cengeng, bukankah seharusnya di saat seperti ini kau tertawa bahagia bukan menangis seperti ini”

Katanya sambil balas merengkuhku dan mengelus punggungku.

            “aku bahagia Kris, karena terlalu bahagia hingga air mata ini mengalir begitu saja, terimakasih Kris, terimaksih untuk semuanya, untuk semua yang telah kau berikan padaku” aku melepaskan pelukan kami dan menangkup pipinya,

Sebenarnya air mata ini juga sebagai tanda kelegaanku, aku tak perlu takut lagi akan kehilangannya. Dan aku akan berusaha sekeras mungkin untuk mempertahankannya tetap disisiku,

tapi tunggu ada apa dengan pipinya, kenapa pipinya terlihat memerah

            “ada apa dengan pipimu Kris?” aku mengelus pipi itu dengan lembut,

            “kau tahu, setelah kau pergi tadi, kyungoo muncul, dia menghampiriku dan kau bisa menebak apa yang dia lakukan selanjutnya?” Kris terlihat sedikit kesal.

Aku mencoba menahan tawaku, tentu saja aku tahu apa yang Kyungsoo lakukan,

            “jadi kau di tampar olehnya?” dan Kris hanya mengangguk lemah.

            “mmmhhpppfffttt.. hahahahahahaha” aku tak kuat lagi menahannya

            “ya! Siapa yang menyuruhmu tertawa?” Kris menjitak kepalaku.

            “tentu saja Kyungsoo akan membelaku,… jadi aku peringatkan padamu jangan pernah mempermainkan aku lagi ne, kalau tidak aku akan mengadukannya pada Kyungsoo, biar sekalian dia memukulmu”

Dan setelah mengatakan hal itu aku berdiri dan berlari menjauh dari Kris,sambil menjulurkan lidahku, mehrong.

Aku berlari dengan senyuman, aku berlari meninggalkan semua ketakutan dan kekawatiran yang selama ini membelengguku.

            “ya! Jangan lari, awas saja kalau kau tertangkap, akan kubuat kau tak bisa berjalan selama 1 minggu Baekkie” teriaknya di belakangku.

Tuhan mungkin mengambil seseorang di masa laluku -ayah dan ibuku- tapi di masa sekarang tuhan mengirimkan penggantinya untukku,

Tuhan mungkin membuat hidupku tak sempurna di masa lalu, tapi sebagai balasan tuhan menyempurnakan hidupku sekarang.

Tuhan mungkin membuatku banyak menitikan air mata di masa lalu, tapi tuhan menggantikannya dengan membuatku tersenyum sekarang.

Mungkin Tuhan membutaku menderita dulu, tapi dengan kuasanya dia membuatku bahagia sekarang. Membuat hidupku lebih indah,, sangat-sangat indah.

Terimakasih Tuhan, karena kau selalu bersamaku…

END

Yang abis baca jangan lupa tinggalkan komen yeh.. hueheheh~

69 thoughts on “[Freelance] Eternal Love || KrisBaek || @milky_shin

  1. HAPPY BIRTHDAY BYUN BAEKHYUN

    MOGA MAKIN UNYU..CANTIK..IMUT..MANIS*emang gula*..DAN TAMBAH TINGGI*plak*

    ddaebak FF.nya

    KRISBAEK

  2. huwaaaaaaaaaaaaaaaaa
    tho thweet autor niiiim~
    wlopun krease sempet buta bentar *dibutakan luhan* akhirnya dia dapet donor kornea juga.. hehehehe
    daritadi baca epep kris nya setipe-tipe ini, jadi pengen garukin tattoo nya aku. sebellll tapi untung happy ending smua, coba kalo nggak, aku langsung ambil penerbangan pertama ke seoul malam ini. mau ikut??? *dream night(?)*
    dan. gue suka gaya loe kyungsoo, mmuach *oeek*
    jjang eyo jjang!!!

  3. Uwaaaaa
    HBD BAEKKIEE SARANGEEEEEEE#krisasahgolok.
    Hahaha
    telat banget bacanyaa..
    Suer endingnya manis bget..
    Apalg bgian yang baek tau kalo pipi kris merah karena di tampar sada d.o.
    Hahaha lucu banget bayangin ekspresinya si kris…
    Ff ny bgus thor.
    Tpi aku td ada nemu beberapa typo, cuma gak terlalu ganggu kok,

  4. Mmm.. Typonya terlalu nii..
    Masa beakhyunn.. Hihiii ˆ⌣ˆ‎​​​​

    Pro kontranya kurang..
    Hahaaa..
    Ga koq.. Bagusss.. Setidaknya baekhyun bahagiaa..
    Tadinya aku mau komantar kris..
    Tapi karena dia begitu sempurna..
    Jadi ga jadi dehh..

    Thanks author ffnya bgusss
    (づ⌣ど)

  5. pas bagian depannya agak familiar ama komik yg pernah kubaca tapi kesononya beda. hahaha
    krisbaek sosweete beuts. wakakak
    kukira tao yg bakal jdi selingkuhannya kris taunya luhan. oh rusa ku selalu jdi perusak hubungan org zzz-_-
    keren deh. manis. ampe obesitas nih walah.
    keep write~

  6. another story about krisbaek….awalnya rada sebel ma kris..baekkie kya tersiksa bgt…untung aj happy ending y…nice ff authornim..keep writing…

  7. kayaknya bakal suka sama krisbaek deh T^T
    ceritanya menyayat harti bener
    kris tega bener nyakitin baekkie
    tapi ffnya bagus kok :3

  8. Tidak ada kesabaran yang tidak berbuah…
    Baek Hyun, chukkae ne sudah mendapatkan Kris lagi. Seneng loh pas time-nya Baek Hyun masakin telur gulung dan sushi buat Kris. Baek Hyun melega, tak henti-hentinya mengulas senyum…
    FFnya sudah be good! Mian ya author, bahasanya lebih disempurnain lagi  terus menuturku, bahasanya terlalu meng-indonesia, bumbu bahasa korea-nya ditambahin sedikit lagi biar semakin buagus… gomawoo~

  9. Sosw3tt bingiiittt inii >.<
    kyungsoo oppa jahat juga yaa? ?wahaha berani gtt nampar wajah cool krisseu,,haha

  10. kris penyakit nya kumat lagi (selingkuh!)

    baekkie sabar bgt😥

    kyungsoo kurang kenceng tuh namparnya. wkwkwk😀
    kris mencintai baekkie selalu..

    pengen liat kris buat baekkie gak bisa jalan seminggu :p #evilmode

    dan so sweet ending selalu krisbaek! /tebar poster krisbaek/

  11. wuah kereeen~ pertamanya nyesek banget baekhyun digituin sama Kris(?)
    tapi akhirnya KrisBaek bersatu juga. yay! oh ya thor,tapi ada beberapa typo tadi. contohnya ‘baekhyun’ jadi ‘beakhyun’. lain kali harus lebih teliti lagi dalam mengetik,thor(?).
    over all,aku suka ff nya. keep writing~!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s