[FF YAOI] FATED (FORBIDDEN LOVE) – KAIBAEK – SEQUEL POSESIF


Fan fiction

Tittle: Fated… (Forbidden Love)- KaiBaek

Author: AyouLeonForever

Cover Pic/Poster Edited By:AyouLeonForever

Genre: Incest, Yaoi, hurt, Romance

Rate: TTM (?)

Length: 2Shot

Main cast:

* Kim Jong In/ Kai

* Byun Baek Hyun (yang demi kepentingan author dalam cerita, marganya diganti jadi Kim)

Support Cast: Find them by your self ^^

Disclaimer: All member EXO itu milik SM, orang tuanya, dan Tuhan. Saya hanya mencantumkan nama mereka sebagai karakter dalam FF saya dan TIDAK bertujuan untuk membunuh(?) karakter asli, tujuan komersil dan sebagainya.

Copyright: AyouLeonForever™. Ide cerita dan karakter tambahan asli/murni dari pemikiran saya. Bila ada kesamaan cerita, itu murni kebetulan semata. YANG BERANI COPAS TANPA IZIN, ALF SUMPAHIN MASUK NERAKA.

Warning: There’s lime inside. Just lime, but not for child… okay!

Cari satu dua ama posesif, ini alurnya juga agak ngebut. Ciri khasnya Forbidden Love. Alah… *modus.

Summary:

ALF special note: Hm… banyak yang minta sequel nih, jadi… ane kabulin (lo siape?) Tapi nggak jamin ini sequelnya bakal memuaskan (?) atau tidak. Soalnya ALF kepikiran 2 jalan cerita. Maksudnya gini, ide awal sih ini FF mau dibawa ke Angsa, eh Angst maksudnya. Tapi gak tega dan gak rela. Kalau ALF pilih yang pertama, maka tamatlah riwayat KaiBaek, dan akhirnya semakin gilalah FF ini dengan pilihan kedua. *Se Hun’s smirk. Dan bisa jadi juga ini bakal jadi cerita trilogi. Wkwkwkwkwkwk udahlah.

Hm, judulnya maksa banget yah, tapi sudahlah… biarkan saja, ALF asal comot aja itu judul. Lagu lama banget, tapi ah… BaeKaiD.Ot aja ding

 

 

 

FATED

Salahkan takdir jika ini tabu…

Salahkan takdir jika ini terlarang…

Salahkan takdir jika ini tak layak…

Abaikan kenaifanku…

Raibnya akal sehatku masih karena pesonamu…

Ketidak pedulianku terhadap hal terlarang

Masih karena keindahanmu yang memabukkan

 

Aku terjerat dan terbenam sangat dalam.

Tapi aku tidak ingin dibebaskan

Yang akan terus kulakukan, memelukmu, menciummu, mendekapmu…

Menutup mata dan telingaku…

 

Menciptakan dunia di mana hanya ada kau dan aku.

Karena kau adalah aku, diriku, milikku, untukku, dan padaku.

Matamu hanya untuk menatapku…

Telingamu hanya untuk mendengar bisikanku…

Mulutmu hanya untuk menyebut namaku…

Bibirmu hanya untuk ciumanku…

Tubuhmu hanya untuk dekapanmu…

Kau lahir untuk menungguku,

Aku lahir untuk melengkapimu…

Karena seluruh jiwa dan ragamu, hanyalah milikku.

 

Jauh sebelum kita mengenal cinta…

Takdir telah mengikat kita dalam sebuah dunia…

Tempat di mana kita acuhkan kata terlarang…

Karena aku dan juga kau…

Selamanya, ditakdirkan bersama!

 

 

 FATED

 

Kai POV

 

Ini aneh. Jelas sangat aneh. Malam itu pertama kalinya aku merasakan dekapanku kosong. Hidungku yang terbiasa menghirup aroma tubuhnya kini tak menangkap apapun.

Saat kubuka mata lelahku, benar… tak kudapati tubuh malaikat terindahku ada di sisiku. Kemana ia?.

Jam di dinding kamar kami masih menunjukkan pukul 3 dini hari, dan jelas ini sebuah fenomena jika di jam-jam seperti itu kekasihku tercinta tidak ada di tempatnya.

Dalam dekapanku.

Tidak jauh-jauh aku mencarinya. Sosok itu begitu indah. Dengan kaos putih tipis dan longgar membungkus tubuhnya. Itu kaosku yang kupakai tadi malam sebelum tidur dengannya. Yang entah kenapa saat melekat ditubuhnya, aku justru merasa ia sedang mengenakan gaun malam yang indah. Semakin membuatku mengiyakan bahwa ia hanya butuh identitas asli sebagai seorang malaikat.

Ia Berdiri di balkon kamar dan menikmati terpaan angin malam yang sebenarnya tidak baik untuk kesehatannya. Dan itu tidak boleh kubiarkan terlalu lama.

segera kuraih sesuatu untuk menutupi tubuh polosku. Hm, handuk pun tidak masalah. Dan segera kuhampiri ia di balkon kamar dan langsung memeluknya dari belakang.

“apa yang membuatmu tidak bisa tidur hyung?”bisikku begitu lirih di telinganya.

Baek Hyun, kekasihku tidak menjawab.

“Hyung…”tegurku sekali lagi.

Ia pun menghela nafas panjang, kemudian menyentuh lenganku yang melingkar di perut datarnya “tidakkah kau pikir ini salah Kai?”

“hm? Tentang apa?”

“semuanya… tentang semua yang telah kita lakukan”

“jadi kau memikirkan ini lagi?”

“menurutmu hal apalagi yang bisa mengganggu pikiranku selain ini?”

Aku tersenyum, ia selalu saja gundah seperti ini, “kau terlalu banyak berpikir hyung… sementara kebersamaan kita sudah sejauh ini” kuberi ia sedikit kecupan di sisi lehernya.

“pernahkah kau berpikir bahwa ini terlarang, Kai?”

“hm, pernah… tapi hanya sampai di situ, memangnya kenapa kalau cinta kita terlarang? Lagipula Tidak akan ada yang tahu”

“kau pikir Tuhan tidak tahu?”

Aku tertawa kemudian memutar tubuhnya untuk menatapku, memandangi keindahan setiap garis sempurna yang membentuk wajahnya “Lalu kenapa? Tuhan yang menciptakan perasaan ini, jadi kita hanya tinggal menjalaninya. Kalau memang Ia melarang, kenapa tidak Ia lenyapkan perasaan kuat ini?”

“Kai…”

“sudahlah… jangan memikirkannya lagi. Sudah hampir pagi, dan kau tidak boleh kelelahan. Lanjutkan tidurmu hyung”

Kudengar helaan nafas pasrah darinya, “arasso…”

Aku mengecup bibirnya yang tak pernah satu kalipun membuatku bosan, bahkan semakin lama, aku semakin ingin terus menciumnya, lebih dan lebih.

 

~***FATED***~

 

“Kakakmu sakit?”tegur eomma saat aku dan Baek Hyun bersiap berangkat ke sekolah.

Aku menatap eomma bingung “Aniyo, waeyo eomma?”

“Lalu kenapa kau yang memasangkan sepatunya?”

Aku dan Baek Hyun bertatapan, kemudian kukembalikan pandanganku ke eomma “ada yang salah eomma?”

Eomma balas menatapku, juga Baek Hyun bergantian “Opssoyo chagi, eomma hanya gelisah belakangan ini, entahlah”eomma mendekat dan menyentuh pipi Baek Hyun “kalau kau sakit, tolong katakan pada eomma sayang”

“aku tidak sakit, eomma”jawab Baek Hyun dengan suara indahnya.

“hm baiklah. Mungkin hanya perasaan eomma saja”eomma memeluk Baek Hyun erat.

Sebenarnya aku sedikit takjub, aku pernah mendengar mengenai kontak batin antara ibu dan anak. Jika ada sesuatu yang terjadi pada anak-anaknya, seorang ibu akan merasakannya. Dan aku juga Baek Hyun yang berbagi rahim di kandungan ibuku jelas memiliki kontak itu.

“Aku akan menjaga Hyung, eomma. Jadi eomma jangan khawatir”ucapku.

Eomma menghela nafas kemudian beralih memelukku “mianhae Jong In chagi, eomma justru menempatkanmu pada posisi anak sulung. Tapi eomma harap kau mengerti, Hyungmu tidak sekuat dirimu, dan tidak sedewasa dirimu sayang. Ditambah dua kali ia mengalami kehilangan, eomma rasa…”

“gwenchanayo eomma. Aku suka dengan posisiku. Akan kudedikasikan hidupku untuk menjaga Hyungku”

“Jong In-ah…” eomma menatapku kaget.

“jadi jangan cemas lagi”

Eomma menghembuskan nafasnya panjang kemudian membelai pipiku “Eomma sayang kalian… nae aideul

 

~***FATED***~

 

Sore itu, club dance bubar lebih awal, tapi aku tidak buru-buru pulang.

Aku punya alasannya…

 

“Kai…”

Dan saat alasanku itu muncul di depan pintu ruang latihan, semua rasa lelahku karena latihan berjam-jam tadi menguap entah kemana.

“Hyung…”sahutku hangat.

Dengan langkah mungilnya, ia memasuki ruang latihanku dan menghampiriku yang tengah duduk bersandar di sudut ruangan.

“sudah selesai yah?”tanya Baek Hyun lembut sembari membantuku menyeka keringat dengan handuk putih yang tadinya kupegang.

“Ne, hyung sendiri bagaimana? Latihan vocalmu lancar?”balasku.

“Hm… kami bahkan kedatangan anggota baru, dan dia sangat memukau, suaranya daebak

Aku tertawa kecil kemudian mengusap puncak kepalanya “sedaebak apapun dia? Aku yakin tidak akan bisa menyaingimu”

Kulihat kedua pipinya bersemu merah karena perlakuanku, dan itu yang sering kali membuatku hilang kendali untuk tidak segera memeluk dan menciumnya. Tapi tidak, di sini masih ramai.

“Kai… kau tidak pul__ hei…. kenapa kau tidak bilang kalau kau punya pacar secantik ini”

Aku menatap jengah pada Se Hun, rekan sekaligus rivalku dalam club dance, “Pulanglah”usir ku, tapi namja tampan berkulit putih itu tidak menggubris, dengan santainya ia justru ikut duduk di sudut ruangan dan berhadapan dengan Baek Hyun.

“Annyeonghaseyo… Oh Se Hun imnida… kupikir karena Kai terlalu dingin, dia tidak akan pernah punya pacar. Tapi… ah, dia pasti mengancammu. Mana mungkin namja secantik kau bisa bertahan bersamanya”

 

PLUK~

 

Sebuah handuk putih sukses mendarat di wajah Se Hun “Cepat pulang kau sialan”

“Aih tunggu, kau tidak melihat kami sedang berkenalan?”

Lagi-lagi aku sedikit mengutuk sikap Baek Hyun yang easy going, dan tidak bisa menolak, dengan terpaksa aku menahan sabar saat Baek Hyun membalas uluran tangan Se Hun dan tersenyum padanya, “bBangapda Se Hun-shii, Kim Baek Hyun Imnida, dan aku bukan pacarnya. Aku kakaknya”

Aku memejamkan mataku, tidak suka melihat reaksi Se Hun yang pastinya akan sangat heboh.

“Kalian bersaudara?”

Bisa kudengar antuasiasnya Se Hun mendengar itu.

“Ne Se Hun-shii”

“Tidak mungkin, kau terlalu cantik untuk bisa bersaudara dengan iblis jelek ini”

“Kau sudah bosan hidup Se Hun-ah?”tegurku.

“Bercanda… Bercanda. Aku hanya sedikit takjub bahwa kalian bersaudara sementara kalian tidak begitu mirip”

“Ne… kami memang tidak begitu mirip. Aku lebih dominan mewarisi gen ibuku, dan Kai lebih dominan ayahku”

“Oh pantas…”

“Cukup wawancaranya, pulanglah atau kulapor pada Lu Han kalau kau menggoda namja lain”ancamku.

“Hey sahabat, jangan begitu. Arasso… arasso, aku pulang. Sampai ketemu lagi Baek Hyun hyung, sering-seringlah main ke sini”

“Ne…”

“Aigo, kau membuatku gemas”

 

TEP~

 

Segera kutangkap tangan Se Hun saat kulihat gerak-geriknya hendak menyentuh pipi Baek Hyun “Kau belum pernah merasakan tanganmu patah?”ancamku.

Se Hun menatapku kaget “K… Kai…”

“jangan sentuh kakakku, dia milikku. Kau mengerti?”

Kulihat dia masih kebingungan, seperti tak percaya, padahal aku betul-betul serius.

Se Hun menepis tanganku “Arasso… arasso, aku pulang. Cih posesif sekali”

Kutatap kepergian Se Hun dengan ekspresi dingin. Sungguh, siapapun orang itu kalau dia berani menyentuh milikku, akan kuhabisi dia.

“Kai… jangan kasar begitu. Kau bisa kehilangan teman kalau kau seperti itu” teguran lembut itu menyadarkanku, membuatku menoleh.

“Tidak masalah, asal aku punya Hyung, aku tidak masalah kalau aku kehilangan semua temanku”

Baek Hyun hanya menghela nafas, kemudian menyentuh pipiku “Aku tidak akan meninggalkanmu Kai… jadi, kau tidak perlu bersikap begini”

Kutapakkan tanganku di punggung tangannya, dan kotolehkan wajahku agar bisa menciumi telapak tangannya yang lembut itu “Hm… hyung memang tidak boleh meninggalkanku. Karena Hyung adalah milikku”

 

~***FATED***~

 

“Kai… temanku menitip salam padamu”

Aku menoleh pada Baek Hyun yang tiba-tiba saja mengatakan itu. Kututup buku PR ku dan kuhampiri ia yang tengah duduk santai di sofa kamar kami “Siapa? Aku kenal?”

“Tidak, kau tidak mengenalnya. Dia siswa baru di kelas 2 D, dan anggota baru klub Vocal kami, dia yang waktu itu kubilang suaranya daebak”

“Lalu, kenapa dia minta salam padaku?”

“Kau kan rutin mengantarku dan menjemputku saat latihan Vocal. Dia melihatmu”

“Lalu?”

“Eum… dia terus menanyakanmu”

“Kenapa? Apa aku punya hutang padanya?”

Baek Hyun tertawa kecil dan mencubit pipiku “Ini pasti karena kau terlalu banyak bersamaku, bahkan kau tidak peka untuk hal seperti ini”

“Hyung…”

“Dia menyukaimu”

 

DEG~

 

“MWO?”

Baek Hyun mengangguk santai “Ne, dia menyukaimu”

Kurasakan ada gejolak aneh di dadaku “Dan kau santai menanggapinya Hyung?”

“Eh…?”

“Saat aku hampir gila melihatmu bermesraan dengan namja lain, kau hanya sesantai ini saat tahu bahwa ada namja lain yang menyukaiku?”

Baek Hyun terkejut menatapku “Aku tidak… ng mengerti…”

Kupejamkan mataku sejenak, berusaha meredam emosi “Hyung… kau tidak mencintaiku?”

 

Lama…

 

Baru Baek Hyun menjawab “Aku mencintaimu”

“Bukan… bukan karena aku adikmu. Apa kau mencintaiku sebagaimana aku mencintaimu Hyung?”

“Aku mencintaimu Kai… tidakkah kau melihatnya? Kubiarkan kau menjamahku berkali-kali, menciumku dan memperlakukanku seperti kekasihmu, tidakkah kau melihatnya?”

“Ne… itu aku yang mencintaimu, semua yang kau katakan itu adalah aku yang mencintaimu. Bukan salah satu bukti bahwa kau juga mencintaiku”

Baek Hyun terdiam, dan entah kenapa aku baru menyadarinya.

Harusnya kutegaskan ini dari awal, harusnya kuhilangkan semua keraguan di matanya itu. Bungkamnya adalah karena dia ragu, karena dia tidak yakin bahwa dia mencintaiku.

Dan untuk itu… akan kubuat dia menyadarinya, aku butuh kepastian, dan akan kuberikan dia penegasan.

“siapa nama temanmu itu Hyung?”

“Eh?”

“Siapa nama temanmu yang menitipkan salam padaku?”

“Dia… ng, Do Kyung Soo”

“Hm, Do Kyung Soo, aku akan mengajaknya bicara besok”

 

~***FATED***~

 

Aku hanya bisa mengangkat alis saat Baek Hyun mengajak temannya bertemu denganku di sebuah cafe yang tidak jauh dari gedung latihan club vocal mereka.

Aku tidak bisa menyangkal, namja itu sangat manis dan menawan. Matanya begitu jernih, walau dia kebanyakan menunduk, tapi aku sempat menangkap keindahan itu.

“Hai, namaku Kai, senang mengenalmu Kyung Soo-shii”sapaku.

“Eh iya, aku Kyung Soo…”

Aku sedikit tertawa karena melihat tingkah lucunya saat terkejut begitu. Dan lebih menggemaskan lagi saat wajahnya memerah sempurna karena aku menertawainya.

“Kai, bersikaplah sopan”teguran Baek Hyun membuatku menghentikan tawaku, walau jujur itu sangat sulit.

“Maaf maaf, aku bukan menertawaimu. Kau sangat manis, dan aku tidak bisa berbuat apa-apa”ucapku.

Barulah kulihat ada senyum kecil di bibir seksinya “gwenchanayo Kai-shii”

“Kelihatannya kau tidak jauh beda dengan Hyungku. Semoga kita bisa akrab ke depannya”

“N… ne Kai-shii”

 

~***FATED***~

 

Aku menatap ponselku saat SMS dari Kyung Soo masuk. Hm, sudah beberapa minggu kami berkenalan dan ternyata sangat mudah untuk akrab dengannya. Sekali lagi, dia seperti Baek Hyun. Hanya seperti, karena dia bukan Baek Hyun.

Kyung Soo meminta tolong padaku, dia merenovasi apartemennya yang baru, berhubung dia tinggal sendiri jadi dia bebas mengatur semua perabot rumahnya.

Pertanyaanku…

Kenapa dia memanggilku?

Aku jelas bukan orang yang berkecimpung di bidang itu, tapi… ini justru kabar baik… bukankah aku memang punya rencana di balik ini semua?.

“Mau kemana Kai?” tanya Baek Hyun saat ia melihatku tengah berganti baju.

“Ke tempat Kyung Soo”jawabku santai.

“Untuk?”

Good, bertanyalah terus, kau pasti khawatir kan?

“Dia sedang membenahi apartement barunya, dan dia meminta pertolonganku”

“Oh, ya sudah. Bantulah dia, Kyung Soo itu tidak lebih kuat dariku, jadi dia jelas kesusahan mengatur perabotnya sendiri”balasnya santai. Sangat santai.

Baiklah, masih langkah awal. “Ne hyung, mungkin aku akan pulang agak malam” aku merapatkan jacketku kemudian menghampirinya yang duduk di tepian tempat tidur.

“Hm, jangan terlalu malam”

Kusunggingkan senyumku sebelum mengecup bibirnya pelan. “Ne, tunggu aku”

 

~***FATED***~

 

Sebenarnya tipe-tipe orang seperti Kyung Soo ini mudah ditebak. Apanya yang membenahi rumah? Kulihat semuanya sudah sangat rapi, kecuali letak sofa, lemari buku dan pot besar itu yang letaknya sedikit bergeser, dan kutahu itu hanya disengaja.

Dan setelah dengan sangat bodohnya aku menggeser kembali barang-barang itu ke tempatnya semula, aku menghampiri Kyung Soo yang duduk manis di atas sofa panjang di ruang tengah.

“Terima kasih bantuanmu Kai”ucapnya manis, ia bahkan menyuguhkan segelas cokelat hangat untukku.

“Bukan masalah besar, hanya menggeser tempatnya saja”balasku setelah duduk di sebelahnya.”sebenarnya kenapa kau memilih tinggal sendiri di apartement?”

“ck, hanya suka saja. Bagiku tidak ada bedanya, di rumah maupun di sini, aku tetap saja sendiri. Ayahku lebih suka menghabiskan waktunya di rumah istri barunya”

Menarik. Bukankah ini lebih mudah.

“Wah, kau pasti sangat kesepian” kulurkan tanganku untuk menyibak poni tipis yang menutupi keningnya.

Ia mendongakkan wajah dan menatapku.

Matanya besar, berbeda sekali dengan mata sipit Baek Hyun. Mata namja ini indah, seperti ada sesuatu di sana, tapi tetap saja bagiku itu tidak cukup mengalahkan keindahan yang kudapat saat menatap mata Baek Hyun.

Ya Tuhan… baru beberapa jam aku tidak melihatnya, hatiku sudah merana seperti ini. Sialnya… kenapa Baek Hyun masih mempunyai keraguan itu?

“Kai…”lirih Kyung Soo membuyarkan lamunanku.

“Waeyo Kyung Soo-ah…”

“Aku menyukaimu”

Aku tahu, sangat tahu, jadi kurasa ini saat yang tepat untuk merealisasikan rencanaku “Aku juga menyukaimu”

Mata bulatnya itu semakin melebar, sedikit membuatku gemas hingga kutundukkan wajahku untuk menggapai bibirnya.

Bibir ini juga beda. Lebih tebal. Tapi Tuhan… gilakah aku kalau kukatakan bibir Baek Hyun yang tipis itu lebih dari sekedar candu untukku?

 

 

~***FATED***~

 

Cklek…

Blam…

 

“Kai? Baru pulang?” sambut Baek Hyun yang tampaknya belum tidur. Hm memang karena ini belum jam 10. Aku sengaja pulang cepat karena sialnya, berciuman dengan Kyung Soo justru membuat libidoku naik.

“Ne…” kulepas jacket dan kaosku sekaligus, dan kubuang ke sembarang arah.

“K… Kai?”

“Besok tidak ada pelajaran olahraga Hyung, jadi tidak apa-apa” aku menghampiri Baek Hyun dan langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur kami.

Sekali lagi, tidak ada perlawanan. Sebuah kepasrahan ketika aku menjamahnya lagi, yang dia katakan sebagai bukti bahwa dia “juga” mencintaiku.

Tapi belum pernah kulihat wajah Baek Hyun terlihat cerah saat aku mengekspresikan cintaku padanya. Maksudku…

Ini bukan bentuk sebuah penerimaan.

Tapi…

Keterpaksaan.

Dan bodohnya aku, baru kusadari hal itu. Atau mungkin saja aku sudah tahu sejak awal tapi aku mengabaikannya karena keinginanku untuk memiliki Baek Hyun lebih menderaku untuk tidak peduli apa-apa lagi, terlebih penolakan.

 

~***FATED***~

 

GREB~

 

Aku menunduk sebentar saat kurasakan pelukan Baek Hyun diperutku menguat. Mungkinkah aku terlalu cepat melajukan motorku?.

Ekspresinya aneh sekali beberapa hari ini. Entahlah, kurasa ada sesuatu.

“Kai…”serunya saat aku menghentikan motorku di pelataran parkir gedung latihan club vocal.

“Hm…” aku menoleh setelah turun dari motor dan melepaskan helm.

“Kau dan Kyung Soo berpacaran?”

Kuusahakan agar senyum kemenanganku tidak terlihat “Dia bilang begitu?”

“Ne, bahkan dia bilang, tak cukup semenit kalian jadian, kau sudah menciumnya”

Aku mengangguk “bukankah Kyung Soo sangat manis”

“jadi Kai juga menyukainya?”

“menurutmu?”

Baek Hyun menghela nafas, menatapku lembut, “kalian cocok”

 

Deg~

 

Bukan… bukan itu yang kumau. Mana ekspresi cemburunya? Mata rasa kesalnya? Mana penolakannya?

“Setidaknya kau juga harus memiliki kehidupan normal di luar”lanjutnya.

Sekali lagi, kalimatnya mengejutkanku “Apa maksudmu hyung?”

Baek Hyun kembali menghela nafas kemudian menyentuh pipiku “Ada satu dunia di mana aku membenarkan cinta ini. Hanya di sebuah ruangan dengan luas 7 kali 10 meter yang sering kau sebut kamar kita” Baek Hyun menatapku serius “Tapi ketika kakimu keluar dari dunia itu Kai… cinta ini sudah menjadi cinta terlarang”

Seperti terhimpit karang, kutatap ia lamat-lamat “Jadi Hyung setuju aku berpacaran dengan Kyung Soo?”

“Kenapa aku harus tidak setuju?”

Aku tidak bisa menjawab lagi.

 

Aku marah…

 

Tuhan… aku marah…

 

Aku tidak suka responnya ini…

 

Aku…

 

“Kai… Baek Hyun-ah” seruan seseorang membuat kami berdua menoleh.

Itu Kyung Soo. Ia berlari menghampiri kami.

Baek Hyun tidak cemburu? Benarkah?

Mari kita lihat.

 

“Baek Hyun-ah, latihan sudah hampir mul__”

 

Greb~

 

Kutarik tangan Kyung Soo hingga ia terhempas ke pelukanku, tidak kuberi ia jeda karena detik selanjutnya kubungkam mulutnya dengan ciumanku.

Sebuah ciuman yang kuharap cukup membuat Baek Hyun terkejut karena kulakukan di depan kedua matanya.

Aku bahkan melumat bibir Kyung Soo sedikit kasar agar dia sedikit bersuara. Sampai ketika kurasa cukup, barulah kulepaskan ciuman itu dan kutatap ia hangat “Aaku merindukanmu chagi-ah”

Wajah namja bermata bulat itu memerah sempurna, kemudian meninju pelan lenganku “Kau hampir membunuhku Kai, bagaimana kalau aku menderita penyakit jantung setelah ini?”

Aku tertawa, lalu dengan ekor mataku kulirik Baek Hyun yang masih berdiri di sebelahku.

Kosong…

Hampa…

Aku tidak bisa membaca matanya.

Di sana tidak ada apa-apa…

Marahkah ia?

cemburukah ia?

Tidak suka kah ia?

Aku tidak tahu, dan kurasa aku harus lebih memastikannya lagi. Lebih dari ini…

Sampai tidak ada keraguan lagi di sana.

 

~***FATED***~

 

Sore itu, kubawa Kyung Soo ke rumah kami. Kedua orang tuaku sedang pergi keluar kota dan akan menginap seminggu di sana. Bagiku itu berita baik karena aku bisa lebih leluasa di rumahku.

“Wah, kamar kalian keren yah”seru Kyung Soo dengan matanya yang membulat saat ia takjub akan sesuatu.

Aku tidak mengunci pintu, karena aku punya alasan untuk itu.

“Kenapa ranjangnya hanya satu?”

Aku tersenyum, “Agar tidak makan tempat, lagipula ini king size”, aku menghampiri Kyung Soo dan duduk di tepian tempat tidurku.

“Baek Hyun mana?”tanya Kyung Soo saat aku mulai melepas jacketnya.

“Molla, mungkin sedang membuat susu strawberry”

“Dia tahu kalau aku datang?”

Kutatap Kyung Soo sambil tersenyum “Untuk apa dia tahu?”

“Eung… karena dia Kakakmu kan? Kurasa aku harus tahu sopan santun”

“Tidak masalah, dia memang kakakku, tapi dia tidak pernah protes mengenai kelakuanku”

“Ng, Kai…” keluhnya saat aku mulai membenamkan wajahku di leher jenjangnya.

It’s okay dear… percayalah padaku”

“Ne…tapi…di sini?”

Aku mengangkat wajah dan menatapnya, “Kuharap kau terbiasa”

Dia menyambutku dengan mata bulatnya, dan itu membuatku sedikit gemas hingga kuhempaskan ia ke tempat tidur dan mulai menjamahnya.

 

Ini sedikit kejam kalau aku mengakui sesuatu…

Ah tidak, dalam beberapa poin mungkin.

Kyung Soo itu manis, tapi tidak semanis Baek Hyun…

Tubuh Kyung Soo itu indah, tapi tidak seindah Baek Hyun…

Ciuman Kyung Soo cukup memabukkan, tapi tidak seperti ciuman Baek Hyun…

Desahan Kyung Soo memanjakan telingaku, tapi tidak menembus hatiku seperti suara indah Baek Hyun…

Terakhir… walau aku baru pertama kali menyentuh Kyung Soo, dan kurasa ini juga pertama kali untuknya, tetap saja ini tidak sebanding dengan apa yang biasanya kulakukan dengan Baek Hyun… sedikitpun.

 

 

Cklek…

 Srak~

 

“K….Kai…?”

Suara yang begitu lirih itu terdengar jelas, walau desahan Kyung Soo lebih mendominasi. Aku menoleh dan kulihat tubuh malaikatku berdiri di sana dengan wajah memucat.

Kutarik selimut untuk menutupi tubuh polosku dan Kyung Soo, dan sebisa mungkin terlihat seperti orang yang kedapatan selingkuh atau sejenisnya.

“H…Hyung?”balasku (berlagak) terkejut.

Kyung Soo yang masih di bawahku lebih terkejut lagi, ia menutup wajahnya dengan kedua tangan dan membalikkan badannya untuk memunggungiku.

“I… Itu, pintunya tidak dikunci jadi aku… itu” Baek Hyun gelagapan, kupikir ia salah tingkah. Tapi ada yang lain di sana, tatapannya yang tidak fokus itu, aku yakin ada yang lain di sana.

 

“A… aku keluar dulu, tolong kunci pintunya”pamitnya masih terlihat kebingungan.

Dan saat daun pintu itu tertutup, kusunggingkan senyum kemenanganku.

 

 

Dapat kau… hyung.

 

“Kai… bagaimana ini?”

Suara Kyung Soo membuyarkan lamunanku. Kutatap ia sambil tersenyum.

“Berpakaianlah, akan kuantar kau pulang”

Mata besarnya membulat indah “Ha… Hanya sampai di sini?”

Kukecup sebentar bibirnya dan menyeka peluh yang menetes di pelipisnya “Kita lanjutkan lain waktu”

 

~***FATED***~

 

“Hyung…” tegurku saat malam itu kudapati Baek Hyun tengah melamun di balkon kamar kami.

“Hm” sahutnya tanpa menoleh.

“Terjadi sesuatu?”tanyaku sembari memeluknya dari belakang dan menapakkan daguku di bahu sempitnya.

“Mollayo Kai… aku bingung”jawabnya ragu.

“Bingung?”

Baek Hyun tidak segera menjawab. Ia seperti memikirkan sesuatu yang memang membutuhkan waktu lama. Setelahnya ia melepaskan pelukanku untuk bisa memandang wajahku. Ia menyibak poni tipis yang menutupi keningku, dan mengecupnya pelan, “Aku….  mencintaimu Kai”

 

Cesss….~

 

Seolah ada tetesan embun yang membasahi ladang tandus di hatiku. Kali ini berbeda.

“Kau yakin Hyung? Bukan karena keterpaksaan lagi?”

Baek Hyun menunduk, masih dengan tangan kanannya menapak di rahangku “Molla… aku hanya merasakan hal yang sangat aneh di sini” ia menunjuk dada kirinya. “Pertama, saat kau mencium Kyung Soo. Aku tidak tahu apa yang terjadi denganku. Aku menyukai Kyung Soo karena dia teman yang baik, tapi saat kalian berciuman di depanku, entah mengapa tiba-tiba saja aku menjadi tidak suka pada Kyung Soo”

Sekali lagi, aku menemukan harapanku itu. sudah kubilang malaikatku ini hanya ragu, dan dia butuh penegasan.

“Bukankah hyung sendiri yang memintaku berpacaran dengannya?”pancingku.

Ia mengangkat wajah, dan bisa kutangkap wajah sendunya itu, tatapannya sayu, menatap mata kanan dan kiriku bergantian, membentuk gerakan mata yang indah dibalik kelopak sempit miliknya. “Ne… karena kupikir Kai memang membutuhkan seorang kekasih”

Aku tertawa mendengar jawaban polosnya, kubenturkan pelan keningku di keningnya, menatapnya lebih dalam “Aku sudah punya kekasih, untuk apa aku mencari lagi”

“Kai…”

“Hyung itu adalah kekasihku, belahan jiwaku, pemilik hatiku. Hyung itu milikku, apa itu masih kurang jelas?”

Baek Hyun terdiam. Masih mengatur nafasnya. Dan lagi-lagi hembusan nafasnya itu menyapu wajahku, sedikit mengundangku untuk menciumi wajahnya.

“Waktu Kai melakukan hal itu dengan Kyung Soo… aku… marah”Lirihnya pelan.

Kuhentikan kegiatanku untuk menatap wajahnya yang memerah, “Wae?”

Ia menggigit bibir, mungkin ragu atau bahkan malu mengatakannya, “Aku ingin Kai hanya menyentuhku, karena Kai memang hanya boleh menyentuh tubuhku, bukan tubuh orang lain”

Sekali lagi aku tertawa. Lihatlah hasil yang kudapatkan, ini bahkan melebihi apa yang kuperkirakan “Aku tidak sempat melakukannya. Tenang saja”

Mata kecilnya membulat, “Benarkah?”

“Hm… bukankah kita memang hanya ditakdirkan untuk bersama. Jadi tidak boleh ada orang lain di antara kita. Ini memang sedikit kejam karena kujadikan Kyung Soo sebagai alat untuk memancing emosimu. Kau sangat tidak peka hyung, makanya aku memilih cara ini untuk menyentuh hatimu secara langsung”

Baek Hyun tertunduk malu “Mianhae, aku terlalu memikirkan hal terlarang ini sampai mengabaikan apa yang diinginkan hatiku sebenarnya”

Kuraih tubuh mungilnya itu dan kudekap ia dalam kehangatan pelukanku “Lupakanlah… aku sudah mendapatkan apa yang selama ini kucari. Kejelasan akan perasaanmu padaku Hyung, dan ini sudah lebih dari cukup”

“Lalu… bagaimana dengan Kyung Soo?”

“Bagaimana apanya?”

“Tentu saja dengan hubungan kalian, kau tidak mungkin meninggalkannya begitu saja tanpa alasan kan?”

“Aku akan menjauhinya sampai dia bosan sendiri. Dia juga tidak boleh tahu alasan sebenarnya kan? setidaknya aku sedikit menolongnya dengan tidak menyakitinya secara langsung”

“Kai…”

“Sudahlah, jangan memikirkan orang lain. Pikirkan saja tentang kita, dan tentang apa yang akan menyambut kita di depan nanti”

Baek Hyun melepas pelukannya “Itu yang kucemaskan Kai… orang seperti kita tidak akan punya masa depan”

Aku tersenyum, mengecup bibirnya sejenak “Nobody knows dear… berharaplah yang terbaik”

Malaikatku ini menghembuskan nafas pasrahnya “Dan bersiaplah untuk yang terburuk”

“Arasso.. Arasso. Jadi…”

“Jadi apa?”

“Aku ingin mendengarnya sekali lagi”

“Apanya?”

“Tentu saja perasaanmu terhadapku”

Baek Hyun akhirnya tersenyum setelah kegundahan menyelubunginya dalam waktu lama, “Aku mencintaimu Kai, sangat mencintaimu. Jika benar kita ditakdirkan untuk terus bersama, maka aku dengan senang hati menerimanya”

“Ne, itulah yang ingin kudengar” kuraih tubuh mungilnya itu dan kugendong ia masuk ke kamar kami, dunia kami. Di mana hanya ada aku dan dia.

 

~***FATED***~

 

END

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

kekekkekekeke…. just kid….*Dikeroyok berjamaah

 

~***FATED***~

 

 

Aku dan Baek Hyun menghentikan langkah saat mendapati seseorang menunggu di pelataran parkir sekolah.

Itu Kyung Soo…

Sudah beberapa hari ini dia terus mengejarku dan meminta kejelasan mengenai hubungan kami. Saat ini pun dia juga menanyakan hal yang sama, dan tetap kujawab dengan kalimat yang sama.

“Hubungan apa? Kurasa kita tidak pernah terjalin dalam sebuah sebuah hubungan”

Walau aku sudah mengatakannya berulang kali, tapi Kyung Soo tetap menunjukkan ekspresi keterkejutannya yang tidak jauh berbeda dengan yang kemarin-kemarin.

“Bu… Bukankah kau bilang kalau kau mencintaiku?”serunya dengan suara agak ditinggikan.

“Aku bilang, aku menyukaimu. Hanya itu, dan kurasa tidak ada penegasan yang lebih dari kalimatku itu”

Ia terhenyak dan mundur beberapa langkah ke belakang “Tapi Kai… semua yang kita lakukan selama ini…”

Aku tersenyum kemudian menepuk pundaknya “Aku tidak cukup baik untukmu Kyung Soo-ah, carilah namja yang lebih baik dariku”

Shireo… aku hanya mencintaimu”

“Kyung Soo-ah…”

“Kai jebal… aku tidak bisa menerima ini semua, aku… aku terlalu mencintaimu”

Aku berdecak, kemudian menoleh pada Baek Hyun yang ekspresinya cukup datar saat itu. setelahnya kutatap Kyung Soo kembali “Aku sudah mencintai orang lain. Mian”

Kyung Soo membelalak “Mwo????”

“Aku pulang, jaga dirimu” kuusap pipinya perlahan sebelum aku dan Baek Hyun meninggalkannya yang terpaku di pelataran parkir.

 

~***FATED***~

 

“Ponselmu Kai…”keluh Baek Hyun malam itu.

“Abaikan saja…” aku mengeratkan pelukanku di tubuhnya.

“Aku tidak bisa tidur…”

“Kalau ku-reject, dia akan tersinggung”

Nonaktifkan saja”

Aku menghela nafas kemudian membuka mataku dengan malas. Kuraih ponselku di atas nakas dan benar saja, itu masih dari Kyung Soo.

“Ne Kyung Soo-ah”

Baek Hyun membelalak ke arahku karena aku menjawab panggilan itu.

Kai… hiks…” terdengar suara serak Kyung Soo dari seberang.

“Ini sudah larut malam, tidurlah, kita bisa bicarakan lain kali saja”

“Aku tidak ingin berpisah

“Kita tidak berpisah, kita tetap berteman”

“Aku ingin tetap menjadi kekasihmu”

“Bukankah sudah kubahas ini berkali-kali, aku sudah punya kekasih jauh sebelum kita berkenalan”

“Siapa dia? Katakan padaku, aku akan memohon padanya agar dia mengizinkanku untuk bersamamu, tidak masalah kalau kau menduakanku”

Aku tersenyum tipis “Tapi masalah untuknya kalau aku menduakannya, mian”

“Kai…”

“Tidurlah Kyung Soo-ah, jangan menelpon lagi jebal. Ini sudah pukul 1 malam, sudah lewat 3 jam dari jadwal tidur kakakku”

“Kenapa harus kakakmu?”

“Hm? Karena memang segalanya untuk kakakku”

Baek Hyun menyunggingkan senyum ke arahku kemudian menyandarkan kepalanya di dadaku.

“Sudah dulu, lain kali kita bicara. Jaljayo”

“Kai tunggu”

 

Ppiiip...

Sesuai petunjuk Baek Hyun, kunonaktifkan ponselku setelah, aku bahkan melepas batere nya.

“Sudah, kembalilah tidur hyung”

“Ne…”

Aku bergeser sedikit dan merapatkan pelukanku di tubuh mungil malaikatku. Adakah yang lebih membahagiakan dari ini?

Hm?

kurasa… Tidak ada!

 

~***FATED***~

 

“Kai…”

“Hm…”

“Kau ganti nomor ponsel saja, aku bosan mendengar deringnya terus-terusan seperti ini”Protes Baek Hyun sambil menunjukkan ponsel milikku. Bisa kulihat lagi-lagi ada panggilan masuk dari Kyung Soo.

Aku tertawa kemudian menarik tangannya hingga ia terhempas ke pangkuanku “Hyung bisa marah? Ini ajaib”

“Aku juga manusia Kai…”

“Bukan…”

“Mwo?”

“Tapi kau malaikat”

Greb~

“Huaaaaaa…”

 

~***FATED***~

 

Aku sedikit heran saat melihat Baek Hyun memandangi ponselku dengan ekspresi yang…

 

 

 

Aneh…

 

 

 

“Hyung?” tegurku sembari membawa 2 gelas susu strawberry sore itu.

“Kai, aku keluar dulu”

“Kemana?”

“Latihan vocal”

“Hari minggu?”

“Hm, jadwal mendadak. Aku akan kembali sebelum jam 9 malam”

“Ya sudah, kuantar”

“Tidak perlu,aku bisa naik bis ke sana. Bukankah hari ini Appa dan Eomma akan pulang, kau harus menjemput mereka”

Aku menatapnya curiga “Terjadi sesuatu?”

Ia tersenyum, kemudian menggeleng “Aku pergi dulu”

 

~***FATED***~

 

Ini sudah pukul 10 malam, dan Baek Hyun belum juga pulang. appa memarahiku karena saat ia dan eomma pulang, mereka tidak menemukan Baek Hyun.

Aku sudah berkeliling mencarinya, tapi tidak ketemu. Gedung club musik tempatnya biasa berlatih sudah kosong dan gelap. Dan kuyakin memang tidak ada aktivitas latihan sejak tadi.

Aku semakin panik karena saat kuhubungi ponselnya, tidak ada jawaban. Terakhir kuingat bahwa Baek Hyun memang pergi tanpa membawa ponsel.

Aku berdecak kesal ketika ponselku yang berdering, dan nama Kyung Soo terpajang di sana. Oh baiklah, dia teman satu club Baek Hyun, jadi mungkin dia tau sesuatu.

“Yeoboseyo…”sapaku

 

“….”

 

“Yeoboseyo” ulangku karena yang kudengar hanyalah suara nafas yang terengah-engah dan samar. “Kyung Soo-ah…”

 

“…”

 

Aku semakin kesal, sempat-sempatnya namja ini mengusikku “Kyung Soo-ah, kalau tidak ada yang ingin kau bicarakan, sebaiknya__”

 

“Kai…”

 

Deg~

 

Mataku membulat sempurna saat mendengar suara yang begitu lirih dan bergetar itu. “H…Hyung?”tanyaku memastikan. Bagaimana mungkin Baek Hyun menelponku dengan menggunakan ponsel Kyung Soo?

“Kai… hiks… aku takut”

Seluruh tubuhku menegang, seketika aku semakin panik mendengar Baek Hyun-ku menangis ketakutan “Kau dimana hyung? Aku akan menjemputmu”

“Aku…. hiks… aku tidak sengaja, dia…”

Firasatku makin memburuk, kurasa Baek Hyun begitu kacau saat ini hingga tidak bisa menjawabku dengan sempurna, entah apa yang tengah atau telah terajadi, kuyakin ini sudah lebih dari sekedar buruk, “Hyung, aku akan menjemputmu, jadi katakan di mana kau sekarang?”

“Aku tidak sengaja Kai… hiks, dia yang keras kepala sampai akhirnya… hiks”

“Hyung… jebal… apa yang terjadi???”

“Tolong aku Kai… tolong…”

Kuacak rambutku frustasi “Ne hyung, jadi katakan di mana kau sekarang?”

 

 

“Aku… bukan… pembunuh…”

Aku membalalak kaget. “MWO????”

 

To Be continued!

 

ALF special note:

Lama-lama member EXO habis nih gara-gara ALF metongin(?) semua. *slapped. Chap 2 Baek Hyun Pov yah. Dan itu di protek. Jadi yang mau baca, komen dulu dari Posesif (forbidden Love) ama yang ini, dan ingat, ini rencananya mau dibikin Trilogi. Jadi setelah “Fated” kelar, bakal ada lagi lanjutannya dengan judul berbeda.

Bwakakakaka gak kelar-kelar ini lama-lama.

Mian kalo sequelnya jadi kacau begini… ane juga pusing mau dibawa kemana hubungan KaiBaek ini…

 

The last but not least, Mind to review???

208 thoughts on “[FF YAOI] FATED (FORBIDDEN LOVE) – KAIBAEK – SEQUEL POSESIF

  1. maap… maap ye sbelumnya…
    baru bisa komen…
    ceritanya makin lama,, makin seru banget…
    suka banget sama kai yang possesivenya gak ketulungan ama baekki….
    suka banget ama kai yang statusnya adeknya baekhyun tapi dewasa banget…
    selalu jagain baekhyun…so sweetttt!!!!!!!!!
    tapi,, napa baekyunnya ketakutan gitu???
    PENASARAN…….

  2. oc back

    Menciptakan dunia di mana hanya ada kau
    dan aku.
    Karena kau adalah aku, diriku, milikku,
    untukku, dan padaku.
    Matamu hanya untuk menatapku…
    Telingamu hanya untuk mendengar
    bisikanku…
    Mulutmu hanya untuk menyebut namaku…
    Bibirmu hanya untuk ciumanku…
    Tubuhmu hanya untuk dekapanmu…
    Kau lahir untuk menungguku,
    Aku lahir untuk melengkapimu…
    Karena seluruh jiwa dan ragamu, hanyalah
    milikku.

    baca meleleh banget (!)

    si Baek jadi orang jahat (jarang jarang) pernah denger sich Cinta mengalahkan Logika , ntar Kai mau berbuat apa ya buat si Baek

    sms ku ke Ilam minta PW Time capsule (kalo gak salah) belom dibales (dia ujian ya) moga ntar di bales #amin

  3. huwoooooh baekhyun kamu ngapain?!?!?
    “aku bukan pembunuh” maksudnya apa?!?! kamu ngebunuh kyungsoo-kah??
    ya udah deh gapapa #plaaaak *digampar massa* *pislop dah ._.v

    aku suka banget pas baekhyunnya nyatain perasaannya dan yakin sama perasaannya kalo dia juga cinta sama kai {{}} mantap daaaah akhirnya kaibaek bersatuuuuu {{}}❤❤

    kaaaaaiiiii cepetan itu tolongin baekhyunnyaaaa
    kayaknya dia shock berat huwaaaa jangan sampe baekhyunnya depresiii
    andwaeeeeee andwaeeeee ayo bebi kai semangaaaat!!!

    thor, pokoknya ini keren banget dah! DAEBAK DAEBAK!!
    aku mau baca next shoot (?)nya dulu yaaa hehehe

  4. hebat! lanjutkan! *ala pak BY*
    -_- kenapa ada kyungsoo? walaupun sebenernye saiia bukan KaiBaek shipper, tapi TETEP KAGAK RELAAAAAAA ada kyungsoo di antara mereka berdua… ==
    tapi buat kyungsoo, gw rela relain deh…. (ni orang benernye pengen apa seehh?! gak punya pendirian amat -_-)
    ituuuuuuu waktuuu bagiiaaaannn kkkyyyuuunnggsooo,heh? salaaahhh….salaahhh… harusnye baekhyun…
    nah waktu bagian baekhyun nyatain cinta ke kai….
    WUAAAAAAHHHHHHHH!!!!!DUARRR!!!!PLETAK PLETAK!! *bunyi apaan neh?._.
    saiia meleleh dibuatnya >w//
    diakan anak baek…,, secara..namanya aja baekhyun.. xD
    tapi saiia di pihak bebebh kai, percaya ama baek..😀
    dari pada cuap cuap mulu, ntar malah keterusan… pindah ke chap2 aje… baiii baaaiii *dadah dadah ala happy virus

  5. Waaaaa…. Ada sequelnyaaaaaa…. *jingkrak-jingkrak*
    muah, muaaaaah, muuuuaaaaaahhhh,,, author the best bgtlah pokoknya… Keren author! Are lanjut ya bacanya, heeheee

  6. nah.. waktu nya komen!

    heuh.. ff kaiBaek intim banget yah… udah gak peduli deh status mereka.., lingkunan.. trus hal-hal yang pastinya haram buat sepasang saudara kek mereka.. halah.. peduli amat aku dukung kkamjong .. tetep dukung kai buat dapetin baekkie.. hayooo kaiii … lawan Chan Yeol ama Kris*ajeGile -_-
    cuman… omo.. gak tega ama kyung soo nya sihh.. jeongmal pabboya kyung soo-ah.. ! gak ada apa yg bisa gantiin kai? bnyak kali ikan di laut.. di Bom aja pasti ikan nya keluar semua*Srap ._.
    baekkie nih kenapa sihh… lihat noh sayang ku.. si kai ampek ngelukain perasaannnya kyung soo.. dan hasilnya? kyung soo udah kek pengemis gitu… kgak kasian apa? dan itu semua secara gak langsung kamu yg buat dia begitu.. hueeh… gak tau ah .. bingung.. gak tau juga siapa yg mau disalahin… mungkin jga… nih semua dtengnya musibah berawal dari kai.. mungkin..haahh! gak tau ah.. orang bukan aku yg buat ff -_-
    nah… buerhubung .. gak peduli siapa yg slah… yg penting baek hyun udah bisa ngerti ama perasaannya sendiri klau dia emang mencinta ku*pakk mencintai kai.. yah… ngorbanin kyung soo juga sih.. mau gimana lagi.. dan.. err.. baek hyun akhirnya akan menjdi pembunuh jga ngikutin sang adik… eh? gak..baek hyun bukan pembunuh…kan gak sengaja..🙂 yah… pkoknya ff kaibaek in adaloah ff kaibaek ter..eum… tersemuanya lah… tegang, romantis… manis .. asem.. asin… kecut adalah semua ..keren deh pokonya,, dan tambah keren kalau sampek akhir pasangan kaiBaek trus brsama.. tapi.. gak mudah yah? pasti banyak yg harus dikorbanin tentunya ….berhubung hubungan kek gini sejak awal emang salah… tapi kalau udah ALF yg buat semuanya jadi bener dan keren…. good job ALF-eonni^^…!! semangat! semangat!^^

  7. ternyata buat bikin baekhyun cemburu doang tohhhh.wkwk kirain beneran suka.hehe ketipu sama yang ditengah tengah yang ada tulisan END.agak bingung juga soalnya ini kan two shoot.eh ada tulisan.just kid.wk.itu baekhyun bunuh kyungsoo ya?aduh baekhyun kau diapain ampe tega begitu/hah/ *terbang ke chap selanjutnya*

  8. ternyata buat bikin baekhyun cemburu doang tohhhh.wkwk kirain beneran suka.hehe ketipu sama yang ditengah tengah yang ada tulisan END.agak bingung juga soalnya ini kan two shoot.eh ada tulisan.just kid.wk.itu baekhyun bunuh kyungsoo ya?aduh baekhyun kau diapain ampe tega begitu/hah/ penasaran ama chap selajutnyaaaa

  9. Kasian Kyungsoo, kayak digantung gitu hubungannya sama Kai T_T
    Kenapa Baekhyun minta maaf sama Kai? Salah apa dirimu Baek?
    Baekhyun dilema ya? Sama aku aja Baek #digorokkai

    Gimana nasib kyungsoo yah? I’m so corious yeah~
    Eomma sama appa KaiBaek gak tau ya kalau KaiBaek ngejalin hubungan? Sempet tegang sendiri waktu baca kalimat : “gwenchanayo eomma. Aku suka
    dengan posisiku. Akan
    kudedikasikan hidupku untuk
    menjaga Hyungku”
    “Jong In-ah…” eomma
    menatapku kaget. Aku kira hubungan KaiBaek udah ketahuan. Tapi, ternyata enggak😀

  10. what…happen iyeuhh euy…knp.ini ada apa???

    ituuu si Kai adohhhhhhh

    no comment utk cnt yg bgnii…

    tp kyungsoo… ada apa dengannya yaaaaaakkk someone tell mehhh…

  11. what…happen iyeuhh euy…knp.ini ada apa???

    ituuu si Kai adohhhhhhh

    no comment utk cnt yg bgnii…

    tp kyungsoo… ada apa dengannya yaaaaaakkk someone tell mehhh…

    baiklahhh mari bc part selanjutnyaaaa

    boo ini ff daebakkk tp crt adek yg jth cnt ke abg kndungnya jd igt anime jpg “I love my younger sister”

    tp endingnya si abg kluar dr rmh tp mrk ttp jlin hub itu crt bikin seremmn

    cnta yg bnr2 trlarang!!!!!

  12. kai dari jaman forbidden love pas si baekhyun udah punya pacar tetep aja possesivenya gak ketulungan

    ih kasihan d.o umma tau cuma buat pelampiasan doang ama bangKai..
    peace sign oppa

    siapa coba yamg dibunuh si baekhyun
    d.o umma kah
    I don’t now
    mau terbang dulu ke chap berikutnya

  13. Wkwkwkkwkwkwk *ketawa lagi* –” ini Baekhyun udh mulai ketularan jongin kan aokaok… Aduhhh Baek Hyung Kai Hyung aku bingung wkwkwkkwkwkwk

    Alf-shi ceritanya bener-bener dhh..

    Tapi btw/? Kasian juga uri eomma *poor
    Aaaaahhhh ini Baekhyun malah jadi Kayak Kai deh ngebunuh org yg deket2 ama sodaranya bedanya kalo Baekhyun kan masi ngerasa bersalah takut sedangkan Kai beuhhhh sadisssss wehhh haha…

    Lanjutannya di protect? Untung tadi pas baca yg pertama langsung koment haha, ntar aku minta pw nya yah mak yah , yah yah/? Wkwkkwk

    Ceritanya keren kok cinta terlarangg pantes aja di awal2 summary nya ngapa ada lagu amber the virgin/? Wkwkwkwk

  14. Uwaaah kereeen. Kai jahat ye abang dio buat uji coba perasaan baekkie. Bang, goreng aja kai nya. Lumayan buat makan malem member k sama m wkwk.
    Baekkie lucu yaa polos banget disini. Abang dio posesif juga nih kayak bang kai, jadi gak bakal ketemu. Omo, itu baekkie kenapa?

  15. Hayoooo~
    Baekhyun bunuh kyungsoo pula .
    Ckck(ʃ_⌣̀ )
    Posesif mrka gak ketulungan ah .
    Saking cnta nya smpe2 mrka bsa membunuh org yg akan ngerebut org yg mrka cntai .
    (⌣́_⌣̀)

  16. Baruu tau ada lanjutannya DAEBAKK!! ini Baekki jadi kayak Kai lama-lama~_~, udah deh mereka pergi aja dari rumah..keluar dari Korea..dan memulai kehidupan baru sebagai pasangan normal.Aahahaha

  17. kan akhirnya lo tau kan perasaan lo ama kai kun:3 kai itu udah ngasih everything buat lo terus lo masih raguin cinta dia/? untung kai punya cara mancing bekun pake dio/? oke kenapa gue jadi suka semua couple crack bekun hais jinjja-__-

  18. *ngek ! BUNUH ? OMG baekhyun , ini critanya aduh , baekhyun sma kai ngebunuh orang2 yg deketi kai atwpun baekki , yolo skarg sifat kai nurun ke baekki , bnyakan nyium sih , jdi gni deh , heh , ck ,,,
    baekhyun cemburu ! membara rawrr ,, penasaran ama ending nya gmna ,, 😀

  19. complicated bgt sumpah. Baekhyun polos kai posesif, tambah kyungsoo yg gitu lah. Sekuelnya lebih seru ini aduh gimana bingung mau mau bilang apa

  20. Baekhyun ngebunuh kyungsoo?
    Baekhyun yg polos itu? Yang cantik itu? Yang kak..oh maaf yang pacar kai itu?
    Ckckckck polos gitu bs juga ngebunuh
    Kai hmm apa ya.. Jahat? Kejem atau apa sih, ngejadii kyungsoo semacam pelarian atau percobaan aiss
    Udah 3 korban yg mati krn cinta kaibaek
    Salut sm ini pasangan (y)

  21. aku beneran kaget waktu pas tengah tengah ada kata end dadakan, beneean gak lucu tauk thoor,
    trus kalau dipikir pikir sikap kai yg posesif agak mirip chanyeol di ff no regret life yap, kekekekeke

  22. huwa~~~ baru tau ada sequelnya aaaaa /jingkrak2
    OMG Kai , Baekhyun, D.O ….. o,o
    jiahh~~~ Kyungsoo hanya dimanfaatkan buat memperjelas cinta Baek ke Kai ….
    daebakkk
    tp kasian D.O juga gak sengaja termanfaatkan karna diberi kesempatan sama D.O juga /LAHkan …..
    tolong itu kenapa Baekhyun mau diapain ma D.O ?
    dianiaya? dibunuh ? huwa~~~
    ok deh saya mau lanjut dulu ke part 2🙂

  23. huuwa.a.aa.a.a
    epepnya keren buangetd
    kainya egois banget😥
    jangan terlalu mementingkan perasa.an coba hiks.hiks.hiks #nangis guling2
    author daebak hanya itu yang bisa kuucapkan selain daebak thor sampe gue nangis kejer2(?)
    knp sad ending?
    pasti sibelo mati tuh? hahaha😀
    #shipper yg kejam
    aku udah baca yg forbiden love tinggal coment dan bca chapt2 gak sabar pengen baca nanti kainya ama sapa ya? #mikir sampe karatan #plak #abaikan

  24. Wah .. Disini kayaknya Kyungsoo keras kepala banget ya ? Kalo dia tau Kai cinta nya sama Baekhyn gimana ya ?
    Mwo ? Aku bukan pembunuh ? Maksudnya apa tuh ? Jangan jangan Baekhyun ngebunuh Kyungsoo ya ? Aigoo

    Keep writing thor !

  25. aku baca prolognya aja udah merinding kayak cinta terlarang ni,, dan ternyata iya aku baru sadar ni sekuel yang itu ya posesif…??

    itu c kai gila apa ya suka sama kakaknya sendiri, padahal haram kan,, *alf -___-*
    emg ya cinta membutakan segalanya,,,

    kai kau membuat mama soo kecewa, terang terangan bgt sama kyungsoo padahal baekhyun ada disitu, JLEB Bgt klw q jadi kyungsoooo,,

    aku penasaran sama nasib kyungsoo disini?? aku berharap dugaanku salah,,, ya semoga aja,, huaaaaa ga tahan mau baca lanjutannya,,next ya

  26. KAI LO THE BEST ARGH!! So sweet amat. Si baekhyun ngebunuh masa.______.
    Ngebunuh demi cinta :3 asdfghjklasdfghjkl
    Kai bad boy aih. Kesian kyungsoo’-‘)/ (._.
    ma

  27. HAH?!!!!!!!!
    ENDNY BNER BNER BKIN DEG DEG AN…
    ENTAH KENAPA…TAPI AKU YAKIN BNGET KALO KYUNGSOO DIBUNUH……BAEK….
    HUAAAAAAAAAAA
    BAEK…BAEK MEM..MEMBUNUH??????
    *masih belom sadar dari keterkejutan.

    SIAPAPUN TOLONG GW……EH..KYUNGSOO MKSUDNYA….

    KAI BAEK…KALIAN TEGA!!!!
    TAPI MASALAH TERBESARNYA KOK AKU MALAH SUKAAA..
    SUKAAA..
    SUKAAA..

    NEXT………..!!!!!
    *mian..capslock keinjek

  28. JONGIIIIIIIIIN >< protektif posesif banget sama hyung sekaligus kekasihnya yang satu ini😀
    gak tau kenapa … rada takut sama kai disini TT

    tadinya awal baca ngira baekhyun ngelepas kai sama kyungsoo, dari awal baca dia keknya ragu2 banget sama kai, iyasih emang hubungan mereka salah.. tapi..aku suka *eh haha

    itu… BAEKHYUN NGEBUNUH KYUNGSOOO? AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA kenapa? kenapa?

    secemburu itukah baekhyunnie?gue gak nyangka!
    sumpah DAEBAK!!

  29. Akhir’nya.. Baekhyun mengakui klau cinta sama Kai. Bukan hanya saudara kandung..
    Udh bisa nebak wkt yg nelpon Kai pake ponsel Kyungsoo itu Baekhyun.
    Baekhyun membunuh Kyungsoo. Oh God! O.O

    Good Job thor. Mau baca sequel chap dua’nya dulu nih. Wkwkwk

    Always. Keep Writing thor!😀

  30. ini keren T.T tp nyeremin. baekhyun jd ikut2an kaya kai ya ampuuunnn ampe ngebunuh gitu..
    baekhyun jd beneran cinta kai, gpp sih tp tetep aja ini terlarang(?)
    kyungsoo aku dibunuhh >,<

  31. Ehm. . . Cerita yg sangat menarik, seru. Baek kenapa tuh? Jngan blg baek bnuh d.o . . Duh kamjong samperin baek sana . . Kta akan brtemu d chap 2 ok . .bye

  32. Kai bener2 posesif sama Baekhyun,
    Ya, maklumlah udah cinta(?)

    Kasian juga D.O cuma dijadikan pelampiasan,
    Tapi kalau gak gitu Baekhyun pasti gak bakal sadar sama perasaannya –”

    Mwo?
    D.O go away(?) kah?😮
    *ngacirkepart2*

  33. Kai posesif banget, sampe bingung sendiri ._.
    Sakitnya, kyungso cuma dimainin(?)#eh
    Jadi sekarang dua-duanya sama sama posesif ya .__. Hmmm
    Bekyun kenapaa~ kyungsoo kenapaa~

  34. kasian kyungsoo.y
    cuman buat manas manasin baekhyun doang huh

    baekhyun ngebunuh kyungsoo ???
    hah. . .padahal kai.y rehat (?)
    sekarang beralih ke baekhyun
    cinta membutakan segala.y+dunia milik mereka berdua dah di sini

    ah tapi yang paling berat kaya.y
    pas orangtua mereka tau mereka pacaran
    ngga mungkin kan di bunuh ???gile aja lo bang kalo sampe di bunuh
    #abaikanini
    inti.y penasaran gimana tanggapan
    yang pasti kaget,terpukul,kecewa
    -ini kenapa nanya jawab sendiri-

    ah ya 1 lagi semoga di ff ini gda chanyeol di pihak yg di bunuh hehe
    #dirajamauthor

  35. kasian ama kyungsoo low cma cma tux jdi bhan panas panasin baekhyun, mandeng kyungsoo ama aku aja*ditendang kai*,,,
    makin lma makin seru,,
    author jjanggg,,
    *_*

  36. ccckck baekhyun ternyata juga posesif thor
    aku udah pernah baca yang posesif tapi bukan disini thor
    iseng cari di googel ternyata kamu punya blog sendiri chukkae thor
    aku reader baru kamu hahahahahah
    karena baru nemu semua bok kamu
    makanya cerita kamu aku baca lagi dari awal

  37. Tepuk tangan untuk Kai . . .
    ==”
    Dirinya udah posesif ke Baek Hyun
    Eh . . .
    Si Kai
    Menularkan virus posesifnya pada Kyungso beserta Baekki (?)
    Kalau KaBaek saling posesif gapapa
    Tapi D.O . . .
    Sadarlah nak daripada kau sakit hati
    # kayaknya telat deh, soalnya udah ada kejadian *tunjuk ending
    * peluk Baek Hyun geret Kai, lindungi mereka berdua

  38. akhirnya cinta kai tidak bertepuk sebelah tangan prok prok
    baekhyun jangan meragukan cintanya cie akhirnya galau juga pas kaisoo pacaran
    si kai nakal ciuman anuan(?) di depan baekhyun untung si baekhyun gak langsung potek amat
    di sini apakah sebaliknya si baekhyun yang jadi psycho? baekhyun sepertinya mulai posesif kyaaaa ane suka
    selanjutnya siapa lagi yang jadi korban? sooman? (?)
    gak nyangka ane bisa dapat feel baca kaibaek :3 ane sebel sama chanyeol akhir akhir ini udah jarang nemu chanbaek yang ada chansoo dan bagus deh kaibaek semacam tukar pasangan(?)

  39. Astagaaaa !!! O.O
    jgn bilang kyung soo terbunuh….
    Baekkie sma kai cocok tuuh -,-
    ka ALF tegaaaa jdiin suami kita {~_~} pmbunuuh T_T

    gasabar chapt 2.a^^

  40. Yah kan baekhyun….. Dia jadi kayak kai yang dulu.. Sejenis karma (?) Mollaaaaaa
    Mau baca yg chap.2 nya dulu yaa author-nim 😆😆

  41. Kai posesif begitu cocok banget deh!!!!!!!! Gemes banget sumpah. Trus si baekhyun mau-mau aja sama kai /?

    Suka banget tuh ya waktu baekhyun ngomongin kamar yang dianggep dunianya mereka. Secara ngga langsung itu romantis banget!!

    Sampe kyungsoo dibunuh pun, kerasa romantis/? Soalnya ya itu, demi kai. Wkwkakak

  42. Well kmrn2 aku sebel sama kai,tp d sini aku jg sebel sama Baekhyun,entah lah apa krn Kai terlalu terobsesi hingga tdk bis menghilangkan perasaan ny pada baek? Atau malah Baekhyun yg tdk bisa lepas dari pesona Kai beserta sentuhan2 nya? Hayyah say bnr2 dah nic ff bikin jengkel,kesel dan frustasi.

    Kasian Kyungson cuma d manfaatin sama kai. Aahhrrgg Kai,kalau d Avenger’s fault dan sequelny karaktermu Daebak dan aku suka, kali ini aku gk suka*di hajar ALF

    Itu kyungsoo beneran tewas kah?

  43. cinta emang gila n ga mengenal batas,
    baekhyun sangat mencintai kai, tp dia juga bingung dengan hubungan terlarang mereka, jd wajar mungkin… kalau dia mengijinkankan kai pacaran sm kyungsoo.
    dan nekatnya kai malah punya niat jadiin kyungsoo bahan percobaanya buat bikin baekhyun cemburu.
    dan berhasil… baekhyun cemburu. tp srkali lagi kasian kyungso yg jad korban cintanya kai..
    seremm…. siapa yg matiii? baekhyun kenapa?

  44. Waaaaawwww itu ko bisa gitu thor… ini namanya satu sama dong hahaha..
    baekhyun gaulnya sama kai jadi bunuh bunuhan kan… 😅😅😅
    kisah cintanya ngeri gini sih thor,,,,
    Tapi Penasaran sama chapter duanya juga sih bakal kaya gimana endingnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s