[FF] – BAEKYEOL- “DANGEROUS LOVE” [TWOSHOOT – PART 2/END]


Title : Dangerous Love

Author : Jinyeol

Cover Pic/Poster Edited By: AyouLeonForever

Genre: Yaoi, Shounen Ai, Romace, Tragedy

Pairing : Baekyeol

Lenght : 2shoot

Annyeong ^^

Author cuma sekedar nyapa aja kok cz ini part super puanjaaaang.Kalo ditambah ane ngoceh bakal makin panjang.So monggo dinikmati aja langsung.Sok atuh dibaca😄

Happy reading ^^

Baekhyun pov

 

Satu bulan setelah pulang dari rumah sakit aku masih saja terus dibayang-bayangi wajah Chanyeol.Padahal aku sudah mencoba untuk melupakannya namun tetap saja wajahnya selalu muncul dalam  ingatanku.Aku tak mengerti sebenarnya apa yang sedang terjadi padaku.Sampai saat ini aku masih penasaran dengan kejadian waktu itu.Kejadian dimana Chanyeol membawaku pergi dan menjeburkanku ke dalam sungai serta saat ia mengajakku jalan-jalan.Aku masih belum menemukan jawaban apakah itu adalah kejadian nyata atau hanya mimpi belaka.

Chanyeol Chanyeol Chanyeol.

Huh betapa rindunya aku dengan namja jangkung itu.Aku berharap jika semua itu adalah nyata semoga cepat atau lambat Chanyeol akan datang menemuiku lagi untuk membuang semua rasa penasaran yang menjalar diotakku.Akan tetapi jika semua hanyalah mimpiku saja,aku berharap agar kembali bermimpi seperti itu lagi.Aku benar-benar merindukannya.Aku merindukan wangi tubuhnya.Aku merindukan sentuhannya.Aku merindukan bibirnya ketika menyapu bibirku.Sungguh aku ingin bertemu dengan namja itu.Jika aku bisa bertemu dengannya lagi,aku berjanji pada diriku sendiri untuk tidak membiarkannya meninggalkanku lagi seperti saat di kedai itu.Kemanapun ia pergi aku akan terus mengikutinya agar ia tak meninggalkan aku untuk kedua kalinya.

“Tuhan,kumohon beri aku petunjuk atas semua masalah ini”

Kupejamkan mata dan berharap agar cepat terlelap untuk mengistirahatkan otakku yang terus memikirkan Park Chanyeol.Setidaknya saat mata ini terlelap aku bisa melupakannya sejenak.Merasakan kedamaian yang sesungguhnya.

 

Chanyeol pov

 

“Tuhan,kumohon beri aku petunjuk atas semua masalah ini”

Mataku memanas melihatnya seperti itu.Sungguh aku tidak tega melihatnya menderita seperti itu karna aku.Apakah aku ini terlalu kejam ?.Oh tidak,dia lebih kejam dariku.Dia sudah membunuhku.Dia sudah merusak hidupku.Tapi…Tapi kenapa aku tidak bisa membencinya ?Kenapa aku justru mencintainya ?.Ya tuhan,apakah aku harus melanjutkan balas dendam ini atau justru merelakannya hidup bebas dan berbahagia.Lalu bagaimana denganku ?.Haruskah aku menderita seorang diri demi orang yang telah membunuhku ?.

“Sudah kuduka kau pasti mencintainya”.

“Suho hyung ?”.Gumamku terkejut melihat kedatangannya secara tiba-tiba.

“Park Chanyeol kau..Ck tidak kusangka kau justru mencintainya”.Ucapnya menyindirku.

Aku tertunduk…

Ya,konyol sekali memang.Aku mencintainya.Aku mencintai namja yang telah membunuhku…

“Lanjutkan balas dendam ini !” Seru Suho hyung membuatku sontak menatapnya.

“Hapus perasaanmu padanya.Jangan biarkan dia bebas tanpa rasa bersalah.Hancurkan hidupnya seperti dia menghancurkan hidupmu.Kalau perlu siksa dia sebelum kau membunuhnya”.

“Tapi hyung.Aku sudah mencintainya sebelum dia membunuhku”.Lirihku.

“Jadi maksudmu kau akan tetap mencintainya meski kau tau jika dia adalah seorang pembunuh ?”.Ucapnya lagi membuatku kembali tertegun.

Suho hyung benar.Aku tidak mungkin mencintai seseorang yang jelas-jelas adalah seorang pembunuh..Namun…sangat sulit bagiku untuk melenyapkan perasaan ini.Aku benar-benar ingin balas dendam padanya tapi perasaan ini terkadang menghalangiku untuk melakukan itu.

“Aku tau sebenarnya namja itu adalah orang baik.Dia hanya tidak mampu melawan iblis yang menguasai hati dan pikirannya yang dipenuhi amarah saat itu.Tapi…”

“Aku tau hyung..Sudah jangan bicara lagi” Potongku sebelum Suho hyung bicara lebih.Aku segera menghilang karna tak ingin mendengar ia berbicara lagi.Telingaku terasa panas.Bukan hanya telinga,hatiku bahkan jauh lebih panas mendengarnya.

Baekhyun pov

 

 

Aku berjalan menyusuri jalanan kecil.Desa ini sangat amat sepi karna sedari tadi aku juga belum menjumpai satu orangpun di tempat ini.Seperti tak ada kehidupan,bahkan pohon-pohon yang seharusnya ditumbuhi dedaunan hijau disaat musim panas pun aku tak menemukannya.Tumbuhan di desa ini semua nya mengering hanya ada beberapa pohon saja yang masih memiliki dedaunan layaknya sedang musim dingin.

 

Kuedarkan pandanganku kesegala arah.Tiba-tiba mataku menangkap sesosok namja yang tengah berdiri membelakangiku ditengah ladang nan kering itu.Sosok yang memiliki tubuh jangkung.Sosok yang sepertinya tak asing lagi bagiku.Segera kulangkahkan kaki mendekati sosok tersebut.Semakin dekat jantungku semakin berdetak tak beraturan.Rasanya aku ingin berlari secepat mungkin untuk memeluk punggungnya,mencium aroma tubuhnya dan melihat wajah tampan nya.Oh god,terima kasih.Terima kasih kau telah mempertemukan kami kembali.Sungguh,betapa rindunya aku dengan namja ini.Namja yang aku cintai.

 

“Yeol”.Panggilku lirih.

 

Tak ada jawaban.Ia bahkan tak bergeming sedikitpun…

 

Aku terdiam dibalik punggungnya menunggu reaksi dari nya…

 

“Yeollie”.Panggilku lagi sedikit mengeraskan suaraku namun tetap terdengar lembut ketika aku menyebut namanya.

 

Hening…

 

Ia masih tak bergeming seolah tak mendengarku…

 

“Apa kau ingat tempat ini ?”.Ucapnya datar tanpa menoleh untuk sekedar melihatku.

 

Ia memutar tubuhnya menghadapku.Sedikit terkejut ketika melihat wajah datarnya saat menatapku.Dan tatapan itu,tatapan mata itu benar-benar sama seperti saat ia menatapku dikedai itu sebelum ia meninggalkanku.Tatapan mata yang sendu.Tatapan yang membuatku ingin menangis melihat aura kesedihan yang ia pancarkan dari manik matanya.

 

“Baekhyun-ssi ,apa kau ingat dengan tempat ini ?”

 

Kubulatkan mataku ketika mendengar ia berbicara seformal itu padaku…

 

“Yeol,ada apa denganmu ?Kenapa tiba-tiba kau berbicara seformal itu padaku ?”.Tanyaku shock.

 

“Bukankah seharusnya memang seperti ini.Aku baru mengenalmu,terlebih kau juga lebih tua dariku jadi aku seharusnya aku berbicara sopan padamu.Iya kan ?”.Jawabnya masih datar.

 

“Ne aku tau.Tapi..”

 

“Tapi apa ??Kau ingin bilang jika kita tak usah seformal itu eum ?Ck..Byun Baekhyun aku muak melihatmu.Aku jijik melihat sikap malaikatmu.Aku benar-benar membencimu.Aku ingin menghajarmu dan juga aku ingin membunuhmu !”

 

Aku tercekat mendengar semua yang ia ucapkan.Mataku melebar bahkan mulut ku sampai ternganga shock.

 

“Yeol apa maksudmu ?”.Tanyaku tak percaya.

 

“Ck..”.Chanyeol justru menunjukan seringaian nya padaku.

 

“Baiklah akan aku tunjukan padamu !!” Ucapnya sinis seraya mengalihkan pandangannya ke suatu tempat.

 

Kuikuti arah tatapannya menuju tempat itu.Dari jauh aku melihat ada seseorang yang tengah berdiri didekat mobil dan juga seseorang yang sedang duduk diatas sepedanya mengamati seseorang itu.Mereka berdua seorang namja.Kemudian namja yang berdiri didekat mobil itu seperti terkejut saat mengetahui namja yang membawa sepeda itu ada dibelakangnya.Mereka terlihat sedang berbicara dan sesaat kemudian namja yang berdiri didekat mobil itu berjalan mendekati namja yang membawa sepeda.

 

“Omo~ “.Aku memekik keras melihat apa yang dilakukan namja itu pada namja jangkung yang membawa sepeda.Dia menusuk nusuk namja jangkung itu dengan pisau.

 

“Yeol apa yang dia lakukan..Palli kita harus menolong namja itu”.Ucapku segera berlari berniat ingin menolong namja jangkung itu.Akan tetapi Chanyeol menahan lenganku.

 

Aku menoleh padanya..”Wae ?Cepat Yeol kita harus segera menolongnya !”

 

“Sebelum kau menolongnya,lihat dulu siapa mereka !”.Jawabnya setengah menyindir..Tunggu !!.Yeol tersenyum ?.Dia tersenyum seperti mencibirku ?.

 

Aku mengerutkan dahiku melihat ekspresi Chanyeol yang seperti itu.Segera ku lakukan apa yang Chanyeol katakan.Aku mengamati dua namja itu.

 

Deg…

 

“Andwe ! Andwee !Aku pasti salah lihat.Tidak mungkin..Ini tidak mungkin..Pasti ada yang tidak beres dengan mataku” Gumamku menggelengkan kepala.

 

“Yeol katakan sesuatu !! Katakan jika apa yang aku lihat berbeda dengan apa yang kau lihat !!”.Ucapku mulai panik..

 

“Yeol kenapa kau malah di…”.

 

Aku terpaku…

 

Aku terpaku tiba-tiba Chanyeol menghilang begitu saja…

 

Mataku terbuka sempurna tepat mengahadap ke atas.Kutatap langit kamarku dengan tatapan kosong.Tubuhku sedikit gemetar dibanjiri dengan keringat yang bercucuran.Pikiranku kosong,aku tak bisa memikirkan hal apapun.Otakku serasa berhenti berfungsi.

Aku menelan ludah dan mencoba menyadarkan pikiranku.”Kenapa aku bermimpi seperti itu ?”.Gumamku seraya menutup wajah dengan kedua tanganku.

“Hyung”

Kubuka wajahku yang tertutup oleh kedua tanganku…

“Yeol” Suaraku lemah.

Aku bangkit dari tidurku dan segera turun dari ranjang untuk memeluknya.Sekarang aku yakin namja ini adalah nyata.Chanyeol benar-benar nyata dan bukan hanya sosok di mimpiku saja.

Hiks hiks hiks..

Aku terisak…

Entahlah,rasanya begitu bahagia mengetahui Chanyeol benar-benar nyata.Aku bisa melihatnya dan aku bisa memeluknya.

“Waeyo hyung ?Kenapa kau menangis ?Apa aku berbuat salah padamu ?” Tanya nya membalas pelukanku.

“Eum,kau hiks,kau memiliki dosa besar kepadaku hiks.Kau tau,aku hampir gila karna memikirkanmu hiks”.Jelasku semakin terisak.

“Mianhaeyo..Aku janji tak akan lagi meninggalkanmu hyung.Mianhae”.Chanyeol mengusap-usap kepalaku membuatku semakin erat memeluknya.

“Jangan meninggalkanku lagi.Aku mohon.Aku sangat mencintaimu.Aku membutuhkanmu di sisi ku Yeol hiks”

Chanyeol pov

 

 

“Jangan meninggalkanku lagi.Aku mohon.Aku sangat mencintaimu.Aku membutuhkanmu di sisi ku hiks Yeol hiks”

Deg…

Sakit sekali…

Mendengar apa yang ia ucapkan membuat hati ku bak tersayat pisau.Aku juga mencintainya.Sangat mencintainya.Aku tidak ingin meninggalkannya atau bahkan melukai hatinya.Tapi bagaimana dengan masa lalu kami ?.Haruskah aku melupakannya dan membiarkan Baekhyun hidup bahagia ?. Aku juga tak tega melihatnya hidup tertekan seperti ini.Oh god,katakan padaku apa yang harus aku lakukan.

“Yeollie”.Ia melepaskan pelukannya.

Kutatap mata sembabnya lalu menghapus bening kristal yang kini membanjiri pipinya.”Jangan menangis lagi.Aku disisimu dan akan selalu berada disisi mu hyung”.Senyumku berusaha membuat tenang perasaanya.

“Ne.Jika kau mengingkari janjimu maka aku akan mengutukmu”.

“Mwo ?”Aku membulatkan mataku.

“Tenang saja kutukan ku itu justru akan menguntungkanmu”.Ucapnya berusaha tersenyum.

“Aku akan mengutukmu supaya kau menjadi tampan”Lanjutnya.

“Mwoya ?Jadi menurutmu aku ini tidak tampan huh ?”.Teriakku tidak terima.

“Ne..Kau ini jelek.Kau hanya menang di postur tubuhmu saja.Lihat saja,telingamu seperti telinga gajah dan bibirmu sedikit monyong.Untung saja bibirmu tipis.Kalau tebal seperti bibir D.O EXO-K mungkin kau akan terlihat sama seperti Tukul artis dari Indonesia hahaha”.

“Ya” Bentakku tidak terima membuatnya semakin tertawa keras.

“Kalau aku jelek kenapa hyung mencintaiku heum ?”.Tanyaku sinis.

“Karna aku kasihan padamu sebab tak ada orang yang mau denganmu :p”.Ledeknya lagi.

“Aissh kau ini !”.Cibirku kesal namun aku merasa bahagia.Melihatnya tertawa lepas seperti itu membuatku sedikit lega.Setidaknya ia sudah tak merasa tertekan lagi seperti akhir-akhir ini.

Author pov

 

 

Cklekk

 

“Hyung kenapa kau berbicara sendiri?”.Sehun muncul tiba-tiba.

“Ya Sehun-ah kau itu kebiasaan masuk kamar orang tanpa mengetuk pintu dulu !”.Cibir Baekhyun.

“Hehe mian hyung”.Sehun hanya nyengir kuda

“Ada apa?Kenapa pagi-pagi kau sudah ada disini” Tanya Baekhyun.

“Aku hanya ingin meminjam buku matematika mu sewaktu SMA dulu hyung,apa masih ada ?Oh ya,tadi kenapa hyung berbicara sendiri heum ?”

“Sendiri apanya ?Apa matamu buta huh tidak bisa melihat orang..”.Baekhyun memotong kata-katanya.Ia terkejut dan merasa bingung karna tiba-tiba Chanyeol sudah tidak ada disampingnya.

“Melihat siapa hyung ?”.Tanya Sehun bingung.

“Ahh ani”.Baekhyun tersenyum getir serta menggeleng-gelengkan kepalanya.”Oh ya tadi kau bilang ingin meminjam apa ?”Tanya nya sedikit salah tingkah.

“Oh…Aku ingin meminjam buku matematika kelas dua mu dulu sewaktu SMA..Bukunya masih adakan ?”

“Aih kalau untuk kelas dua sepertinya tertinggal di Jepang.Dulu aku hanya membawa pulang buku-buku kelas tiga saja.Lagipula bukankah kau sudah kelas tiga untuk apa kau meminjam buku kelas dua ?”

“Sebentar lagi kan aku ujian hyung.Dan aku sudah lupa pelajaran untuk kelas dua.Yasudah kalau tidak ada”.

“Kau nya saja yang bodoh.Pelajaran kelas tiga dengan kelas dua walaupun berbeda kan pasti masih saling berkaitan”.Cibir Baekhyun

“Aku tidak bodoh hyung.Aku hanya lupa”.Jawab Sehun membela diri.

“Ne,kau lupa dan juga bodoh”.Cibir Baekhyun lagi seraya merebahkan tubuhnya dikasur.

“Aissh kau seperti Kkamjong saja hyung.Senang sekali mengejekku”.Ucap Sehun mempoutkan bibirnya.

“Kau memang pantas diejek Sehun-ah”.Seru Baekhyun tanpa perasaan membuat Sehun semakin mempuotkan bibirnya

“Hyung kenapa wajahmu sembab ?Kau habis menangis ?”.Tanya Sehun ketika menyadari wajah Baekhyun terlihat seperti habis menangis.

“Aniya.Aku tidak menangis”.Elak Baekhyun.

“Benarkah ?Tapi wajahmu terlihat sembab seperti habis menangis”.Ucap Sehun mencari kepastian.

“Eum”.Elak Baekhyun lagi.

Seketika suasana menjadi hening.Sehun tengah fokus membaca buku-buku milik Baekhyun yang tertata di meja.Sedangkan Baekhyun sendiri ia tengah memejamkan mata kembali memikirkan Chanyeol yang tiba-tiba saja menghilang.Lagi-lagi ia dibuat bingung akan status Chanyeol yang sudah ia yakini jika Chanyeol adalah nyata.Namun karna  kejadian ini ia kembali harus bertanya-tanya lagi akan status Chanyeol yang sesungguhnya.

“Hyung kenapa dulu tiba-tiba kau kembali ke Korea ?Padahal tinggal beberapa bulan saja kau akan lulus”.Ucap Sehun memecahkan keheningan.

“Eoh ?”.Baekhyun menatap punggung Sehun yang tengah duduk membelakanginya dengan bingung.

“Dulu kau mengancam ahjumma dan ahjussi jika mereka tidak mau menyekolahkanmu di Jepang maka kau akan kabur dari rumah.Dan  setelah kau pindah kesana,mereka selalu bilang padaku jika setiap hari kau menelpon dan terlihat sangat bahagia.Tapi kenapa tiba-tiba kau memberi kabar jika kau ingin pulang ke Korea padahal ujian sekolahmu sudah didepan mata ?”

Baekhyun terdiam.Ia berusaha mencerna semua yang dikatakan Sehun untuk segera mendapat jawabannya.Tapi nihil.Ia tak menemukanya.Ia benar-benar lupa penyebab mengapa ia tiba-tiba ingin kembali ke Korea.

“Mollayo aku juga tidak tau”.Jujur Baekhyun.

“Tidak mungkin kau tidak tau hyung.Pasti kau punya masalah disana ?Masalah apa ?Apa kau diputuskan oleh pacarmu yang disana huh ?Atau kau punya masalah lain ?Masalah dengan temanmu ?Aih aku yakin jika kau pasti menyembunyikan sesuatu?”.Tanya Sehun bertubu-tubi.

“Aissh kau cerewet sekali Sehan-ah !Pergi sana jangan ganggu aku.Aku ingin tidur lagi”.Kesal Baekhyun melempar bantal pada Sehun.

“Benarkan kau pasti menyembunyikan sesuatu ?Apa hyung ?Hah jangan bilang kau kabur karna membunuh orang.Aigoya Apa itu benar hyung ”.Celetuk Sehun asal.

“Ya bicara apa kau ini ! Cepat sana pergi atau aku akan kekamar mandi mengambil air untuk menyirammu ?”.Ancam Baekhyun.

“Mwo ?Aissh kau kejam sekali hyung.Yasudah aku juga tidak mau lama-lama ada disini.Kamar mu sangatlah tidak nyaman.Aku pergi”Kesal Sehun kemudian pergi.

Selepas Sehun pergi.Baekhyun kembali memikirkan hal yang tadi ia pikirkan mengenai status Chanyeol.Bukan hanya itu.Sekarang ia juga tampak berpikir mengenai hal yang Sehun tanyakan tadi mengapa tiba-tiba ia kembali ke Korea padahal sebelumnya ia sangatlah bahagia pindah ke Jepang.

 

***

Drrtt Drrtt…

Ponsel Baekhyun bergetar menandakan ada pesan masuk.Ia lantas mengambil ponsel tersebut yang ia letakan disamping bantal tidurnya dan segera membaca isi pesan tersebut.

From : 012345678910

Pasti kau sedang memikikan aku ya hyung ?Haha tidah usah bingung mengapa aku menghilang tiba-tiba.Dari pada hyung pusing memikirkan hal itu lebih baik sekarang kau siap-siap berangkat ke kampus dan fokuslah pada kuliahmu.Jangan memikirkan apapun termasuk aku.Pikirkan aku setelah kau keluar dari kampusmu dan segeralah menuju ke sungai Han.Aku menunggumu disana.Park Chanyeol.

Baekhyun tersenyum lega.Setidaknya kali ini Chanyeol tidak menghilang seperti saat itu.Namun ada sesuatu yang menyangkut di benak Baekhyun,timbul pertanyaan mengenai “Dari mana Chanyeol mendapatkan nomor ponselnya?” Seingatya ia belum pernah memberikan nomor nya pada Chanyeol.

Karna hal itu maka Baekhyun tidak berniat untuk membalas pesa dari Chanyeol akan tetapi ia berniat untuk menghubunginya.

“Yeoboseyo”.Suara dari seberang.

“Dari mana kau tau nomor ponselku ?”.Tanya Baekhyun langsung.

“Itu rahasia”.Terang Chanyeol tak mau memberitau.

“Ya kau pelit sekali hanya begitu saja tak mau memberitau”.Cibir Baekhyun mempoutkan bibirnya seolah Chanyeol dapat melihat ekspresi wajahnya.

“Yang terpenting aku tidak pelit memberikan hatiku untukmu hyung”.Goda Chanyeol. *Ni anak kena virus gombalnya si andre..Sekarang dia bukan lagi Happy virus tapi Gombal virus :D*

“Aih kau ini”.Kesal Baekhyun disertai wajah yang kini sudah memerah.

“Hahaha kalau kau tidak ingin muntah lebih baik tutup telpon nya sekarang dan berangkatlah ke kampus.Nanti sore aku tunggu di sungai Han”.Chanyeol tertawa lepas karna yakin wajah Baekhyun pasti sudah semerah tomat.

“Kenapa di sungai Han ?Kenapa tidak ditempat lain saja ?”

“Aku suka tempat itu hyung”

“Apa bagusnya tempat itu ?Yasudah nanti sore aku kesana.Aku tutup telepon nya sekarang annyeong”

 

Tutt tutt tutt…

***

Chanyeol berbaring di kursi panjang  yang terletak disekitar sungai Han menunggu kedatangan Baekhyun.Tak hentinya ia terus menarik kedua ujung bibirnya membentuk sebuah senyuman.Ia sudah memutuskan dan merasa yakin untuk melupakan balas dendamnya terhadap Baekhyun dan juga melupakan apa yang terjadi di masa lalunya bersama Baekhyun.Ia sudah tidak peduli pada kenyataan bahwa Baekhyun adalah orang yang membunuhnya.Ia benar-benar mencintai Baekhyun.Ia ingin melindungi dan menjaga namja itu serta berusaha membuat namja itu bahagia bersamanya.Chanyeol benar-benar sudah melupakan semuanya.Ia juga bahkan melupakan hal yang sebenarnya paling penting yaitu jika dunia mereka sudah berbeda.Mereka tak mungkin selamanya akan bersama.

Sudah satu jam lebih ia menunggu Baekhyun namun namja itu tak kunjung menampakan batang hidungnya.Dan Chanyeol bukannya merasa kesal ia justru tersenyum penuh arti.

Hossh hossh hossh…

“Yeol mianhae aku terlambat.Dosenku benar-benar menyebalkan”.Seru Baekhyun mencoba mengatur napasnya.

“Kata maaf tidak cukup hyung”.Ucap Chanyeol datar.

“Mwo ?Lalu aku harus bagaimana ?”

“Terlambat 20 menit kau dihukum harus menciumku selama 1 menit.Dan kau terlambat 1 jam lebih 20 menit jadi kau harus menciumku selama 4 menit”.Jelas Chanyeol disertai seringaian nakal.

“Sepertinya aku harus berhati-hati jika berurusan denganmu Park Chanyeol.Kau benar-benar licik”.Ucap Baekhyun sinis.

“Terserah kau mau bicara apa.Yang jelas kau harus menciumku sekarang juga”.Jawab Chanyeol tak peduli dengan cibiran Baekhyun.

“Kalau aku tidak mau ?”.Baekhyun menantang.

“Kalau kau tidak mau maka aku yang akan menciumu”.Chanyeol berdiri menatap Baekhyun yang masih berdiri disampingnya kemudian ia menarik wajah Baekhyun mendekatkan wajah namja itu dengan wajahnya.Dengan ganas Chanyeol melahap bibir Baekhyun selama empat menit sesuai yang ia katakan.Ah tidak,Chanyeol curang karna nyatanya ini sudah lebih dari empat menit namun ia belum melepaskan tautan bibir mereka hingga Baekhyun kini sudah terlihat kehabisan napas.

***

“Aku pulang”.Seru Baekhyun saat memasuki rumah.

“Akhirnya kau pulang juga.Darimana saja kau sampai selarut ini baru pulang ?”.Tanya ibu Baekhyun

“Memangnya kenapa ?Biasanya umma tidak masalah aku pulang sampai selarut ini ?”.Jawab Baekhyun datar.

“Bukan begitu.Masalahnya ada teman yang mencarimu.Kau tau dia sudah menunggumu sejak tadi sore”.

“Mwo ?teman ?Siapa umma ?”.

“Lihat saja sendiri.Umma suruh dia menunggu dikamarmu.Mungkin saja dia sudah tertidur karna terlalu lama menunggumu”

“Ah ne umma”

Baekhyun segera menuju ke kamarnya.Dan benar saja apa yang ibu Baekhyun bilang.Orang itu tengah tertidur dikasur milik Baekhyun.Baekhyun berjalan mendekatinya untuk melihat wajah orang tersebut.Ia mengerutkan dahi setelah melihat wajah orang tersebut.Ia tampak berpikir mencoba mengingat siapa orang tersebut tapi seperti nya itu percuma karna orang ini memanglah orang asing untuknya.

“Hey,hey bangun”.Baekhyun sedikit menggunjang-gunjang tubuh orang tersebut mencoba membangunkannya.

Perlahan orang tersebut mengerjab-ngerjabkan matanya.Ia menatap Baekhyun dengan matanya yang masih setengah terbuka.Sontak ia terbangun dan bangkit dari kasur Baekhyun setelah sepenuhnya tersadar.

“Ah kau sudah pulang.Mianhae aku lancang tidur di tempat tidurmu”.Orang itu membungkuk minta maaf.

“Gwenchana karna umma yang menyuruhmu.Siapa kau ?Sepertinya aku tidak mengenalmu,ada urusan apa kau mencariku ?”.Tanya Baekhyun langsung.

“Ahh perkenalkan Kim Jongdae imnida.A-aku aku teman nya Park Chanyeol.K-kau kau mengenalnya kan ?”.Ucapnya sedikit gugup.

Baekhyun sedikitkan manautkan alisnya melihat tingkah orang itu tiba-tiba gugup seperti itu.

“Teman Chanyeol ?”Tanya Baekhyun sedikit bingung.

“Ne aku temannya.Emmm Baekhyun-ssi bisakah kau ikut denganku ?Aku ingin menunjukan sesuatu padamu.Ini mengenai Chanyeol”.

Rasa penasaran menjulur di kepala Baekhyun.Untuk apa teman Chanyeol mencarinya.Apa yang ingin orang itu bicarakan padanya.Kenapa wajahnya terlihat serius sekali saat ia mengatakan ingin menunjukan sesuatu mengenai Chanyeol.Dan dari mana orang itu mengetahui nama dan alamatnya ?.Mungkinkah Chanyeol yang mengatakan padanya ?.

‘Baekhyun-ssi kenapa kau diam ?”.Ucap Jongdae membuyarkan lamunan Baekhyun

“Ahh mian.Memangnya apa yang ingin kau tunjukan padaku ?Kenapa Chanyeol tidak memberitau ku sendiri dan malah menyuruhmu padahal baru saja kami pergi bersama”.Jelas Baekhyun membuat Jongdae membulatkan matanya terkejut.

“K-kau kau baru saja pergi dengannya ?Ba-bagaimana bisa ?”.

“Kenapa kau terkejut seperti itu ?Memangnya ada apa ?”.Baekhyun menatapnya menyelidik.

“Ahh a-aniya ti-tidak ada apa-apa kok.Oh iya bisakah kau ikut dengan ku sekarang juga ?Aku ingin mengajakmu kerumah Chanyeol”.Pintanya langsung.

“Kerumah Chanyeol ?Apa dia yang memintamu ?Kenapa tadi dia tidak langsung saja mengajakku kerumahnya ?”.

“Nanti kau juga akan tau.Bisa kita pergi sekarang ?”.Ucap Jongdae sedikit salah tingkah namun tak disadari oleh Baekhyun.

“Baiklah kalau begitu”.

Flashback

Kim Jongdae adalah teman dekat Chanyeol semasa SMP hingga SMA sebelum Chanyeol mendapat beasiswa ke Jepang yang membuat mereka harus berpisah.Pada suatu malam ia terbangun dari tidur nya karna merasa ingin buang air kecil.Setelah dari kamar mandi ia hendak melanjutkan tidur nya namun tiba-tiba ia melihat sebuah kertas di atas meja belajarnya padahal seingat Jongdae sebelum tidur ia merapikan meja belajarnya dan tak ada kertas yang tergletak disana.

Jongdae bangkit dari kasurnya kemudian berjalan menuju ke meja tersebut berniat untuk mengambil atau bahkan membuang kertas itu jika itu kertas itu hanyalah sampah.Diraihnya kertas tersebut lalu ia membaca sekilas tulisan didalam kertas itu untuk mengecek apakah itu kertas berguna atau tidak.Alangkah terkejutnya ia ketika membaca sebuah nama di dalam kertas tersebut hingga membuatnya memutuskan untuk membaca keseluruhan isi surat itu.

Selama ini kau sering bermimpi bertemu Chanyeol kan ?.Chanyeol selalu datang di mimpimu dan bermain denganmu ?.

Jongdae-ssi,Park  Chanyeol temanmu masih ada didunia ini…

Ia sering muncul di mimpimu karna ia tau kau sangat merindukannya sedangkan ia tak bisa menemuimu.

Arwah Chanyeol masih bergentayangan dan hanya ada satu orang yang bisa melihat keberadaan Chanyeol.

Byun Baekhyun..Ia adalah kekasih Chanyeol dan ia adalah satu-satunya orang bisa melihat Chanyeol.Tapi sayangnya ia tidak mengetahui jika sebenarnya Chanyeol sudah meninggal.Dia tidak tau jika orang yang selalu bersamanya sudah meninggal.Aku kasihan padanya maka dari itu tolonglah aku untuk memberitau Baekhyun.Besok datanglah kerumah Baekhyun dan ajak dia menemui keluarga Chanyeol biar dia tau semuanya.Aku yakin setelah dia tau jika Chanyeol sudah meninggal cepat atau lambat pembunuh Chanyeol juga akan ditemukan.Kau juga menginginkan pelakunya tertangkap kan ?Maka dari itu,lakukanlah apa yang aku katakan.Mungkin ini tidak masuk akal,tapi kau bisa membuktikannya sendiri jika apa yang aku katakan adalah benar.

Aku sudah menyimpan alamat Baekhyun diponselmu.Kumohon tolong aku !!Ini juga demi kebaikan semua nya termasuk Chanyeol.Kau tidak inginkan Chanyeol terus seperti ini ?Seharusnya ia sudah tenang dialamnya.Jebal !! Kau akan mengerti jika sudah bertemu langsung dengan Baekhyun.

 

Aku akan menemuimu setelah kau membawa Baekhyun menemui keluarga Chanyeol… K.J.M

 

Jongdae terlihat bingung.Ia tak tau harus bereaksi seperti apa setelah membaca surat itu.Ini terlalu membingungkan untuknya…

“KJM ?Siapa orang ini ?Apa maksudnya ?Ponsel ?”.Jongdae segera membuka laci tempat dimana ia menyimpan ponselnya.Kini ia merasa tubuhnya sangat dingin.Tangan dan kakinya terasa akan membeku.Tangannya sedikit gemetar memegangi ponsel tersebut.Ini benar ponsel miliknya.Ponsel yang seharusnya sudah tidak bisa digunakan karena rusak dan ia belum sempat membawanya ke tempat service.Ia sangat yakin jika ponsel ini benar-benar rusak apalagi sebelum ia tidur ia sempat menjatuhkan ponsel itu saat mengambil sesuatu di laci dimana seharusnya ponsel tersebut akan semakin rusak.Tapi sekarang ?.Ponselnya terlihat baik-baik saja dan bisa digunakan.Bagaimana mungkin ?.Jongdae segera mengecek note diponselnya.Benar !! Terdapat sebuah alamat seperti yang surat itu katakan.

“Ini benar ponsel milikku,tapi bagaimana mungkin ?” Gumam Jongdae tak percaya.

Flashback end

***

Baekhyun pov

Tok tok tok…

Kami berada didepan sebuah rumah kecil.Rumah ini sangatlah sederhana dan kecil jika dibandingkan dengan rumahku.

“Apa ini rumah Chanyeol ?”.Tanyaku pada Jongdae saat menunggu seseorang membukakan pintu untuk kami.

“Eum”.Jawabnya singkat.

Jujur saja aku menangkap sesuatu dari tatapan mata dan tingkah Jongdae sedari tadi.Entahlah kurasa apa yang ingin dia katakan padaku benar-benar serius.Apa sesuatu terjadi pada Chanyeol ?.Ahh itu tidak mungkin karna baru saja Chanyeol pergi bersamaku sedangkan umma bilang Jongdae sudah datang sejak tadi sore.

“Tadi sore ?”.Tanyaku dalam hati.Jika ia datang tadi sore berarti saat itu Chanyeol masih bersamaku ?.Kalau Chanyeol yang menyuruhnya tidak mungkin Jongdae datang seawal itu.Harusnya ia tau jika aku sedang bersama Chanyeol.

Kreeett

 

Seseorang membuka pintu membuatku harus mengehentikan rasa penasaran yang masih memutar dikepalaku.

“Ahh Jongdae-ya kau datang ?”.Ucap seorang yeoja muda.Apa dia nunna nya Chanyeol.

“Annyeong nunna”.Sapa Jongdae.

“Annyeong haseyo”.Sapaku mengikuti Jongdae.

“Ada apa ?Tumben sekali kau kemari ?Oh ya dia siapa ?Temanmu ?Mari masuk”.Ucap yeoja itu mempersilahkan kami masuk.

“Kenapa nunna bicara seolah-olah aku hanya datang jika ada keperluan saja ?Bukan kah dulu aku juga sering datang kemari”.Kesal Jongdae saat kami berjalan masuk.

“Haha bukan begitu.Semenjak Chanyeol pindah ke Jepang kan kau jarang datang kemari.Kau datang hanya beberapa kali saja.Dan setelah Chanyeol meninggal kau tidak pernah lagi menunjukan batang hidungmu dirumah ini”

Deg….

Chanyeol meninggal ?.

“Emm maaf nunna apa maksudmu mengatakan Chanyeol sudah meninggal ?”.Tanyaku memastikan.

“Kau belum tau ?”.

Aku menatap Jongdae bertanya padanya…

“Ahh sebaiknya kita duduk dulu.Nunna tolong ambilkan minuman untuk temanku ini”.Ucap Jongdae salah tingkah.

“Ya ini kan rumahku.Kenapa seolah-olah ini adalah rumahmu dan aku adalah pembantumu ?.Seenaknya menyuruh orang seenak jidat”.Cibir yeoja itu pada Jongdae.

“Hehe Mian nunna”.Jongdae nyengir kuda.

Yeoja itu masuk sepertinya ia akan mengambil minuman menuruti  apa yang Jongdae suruh..

“Jongdae-ssi kenapa nunna tadi mengatakan jika Chanyeol sudah meninggal ?Jangan-jangan kau salah orang.Chanyeol yang kau maksud bukanlah Chanyeol ku ?”.Tanya ku meminta penjelasan.

“Ahh itu.Emm anu itu dia Chanyeol emmm dia ?”.Jawabnya tak Jelas.

“Apa ?”

“Aissh tiba-tiba aku ingin buang air.Baekhyun-ssi aku ke toilet sebentar”.Ucapnya gugup.Kuperhatikan sedari tadi tingkahnya sedikit mencurigakan seperti menyembunyikan sesuatu dariku.

Kini aku sendirian diruang tamu.Kuedarkan pandanganku ke seisi ruangan ini.Ada sesuatu yang menarik perhatianku yaitu sebuah foto seorang namja kecil duduk dilantai dan mulutnya ternganga seperti sedang menangis.Aku tersenyum melihat foto itu,namja kecil itu mirip sekali dengan Chanyeol.Apa dia Chanyeol kecil ?.

“Kau sedang melihat apa nak ?”.Seru perempuan paruh baya keluar dari kamar nya sedikit mengejutkanku.

“Ahh itu.Aku sedang melihat foto anak laki-laki itu.Apa dia Chanyeol ?.”Ucapku ramah menunjuk pigura foto.

“Ne itu Chanyeol sewaktu masih kecil.Apa kau teman sekolahnya ?”.

“Ani.Aku tidak satu sekolah dengannya.Oh ya ahjumma,apa Chanyeol belum pulang ?Kenapa sedari tadi ia belum muncul juga ?”.Tanyaku mencari Chanyeol karna ia belum muncul juga sampai sekarang.

“Nde ?”.Ibu Chanyeol menatapku bingung.

“Jongdae bilang dia ingin menunjukan  seseuatu mengenai Chanyeol makanya dia mengajakku kemari.Tapi kenapa sampai sekarang Chanyeol belum muncul juga ?”.Jelasku

“Jadi kau belum tau ?”.Tanya ibu Chanyeol kaget.

Aku menggeleng..

“Ani.Memangnya ada apa ahjumma ?”.Tanyaku penasaran.

Aaaaaaaa !!….

 

 

Terdengar suara teriakan yang sepertinya itu adalah suara Jongdae.Aku dan ibu Chanyeol terkejut.Ibu Chanyeol segera berlari kecil menuju tempat asal suara tersebut yaitu toilet.Aku lantas mengikutinya dari belakang.

Tok tok tok …

“Jongdae-ya gwenchanayo ?”.Teriak ibu Chanyeol sedikit panik.

“Gwenchana ahjumma aku hanya terpeleset”.Jawab Jongdae dari dalam toilet.

“Benar kau tidak apa-apa ?”.Tanya ibu Chanyeol memastikan.Ia terlihat panik kelihatannya ia sangat khawatir pada Jongdae.

“Ne.Ahjumma tenang saja”.

“Oh yasudah”

Setelah memastikan jika Jongdae baik-baik saja aku dan ibu Chanyeol kembali lagi ke ruang tamu.

Jongdae pov

 

Baekhyun benar-benar belum tau jika Chanyeol sudah meninggal.Dan apa yang dikatakan di surat itu juga ternyata semuanya benar.Chanyeol benar-benar masih ada didunia ini dan hanya Baekhyun lah yang bisa melihatnya.Ya tuhan kasian sekali dia.Aku jadi ragu untuk memberitau dia yang sebenarnya.

“Jongdae-ssi kenapa nunna tadi mengatakan jika Chanyeol sudah meninggal ?Jangan-jangan kau salah orang.Chanyeol yang kau maksud bukanlah Chanyeol ku ?”.Tanya Baekhyun membuatku hampir mati kebingungan.Apa yang harus aku jawab ?.Aku benar-benar tidak tega mengatakan padanya.

“Ahh itu.Emm anu itu dia Chanyeol emmm dia ?”.Ucapku tak jelas.

“Apa ?”

“Aissh tiba-tiba aku ingin buang air.Baekhyun-ssi aku ke toilet sebentar”.Aku mencari alasan saja untuk menghindarinya.Setidaknya aku bisa berpikir dulu toilet apakah aku akan mengatakanya atau tidak.

Saat aku sedang bepikir di dalam kamar mandi  aku dikejutkan kehadiran seseorang yang tiba-tiba muncul tepat dihadapanku.

Aaaaaaaa !!….

Teriakku karena kaget.Tubuhku terbentur tembok saat aku refleks mundur untuk menjauhinya.Orang itu segera membekap mulutku dan memberi tanda agar aku tidak berteriak lagi.Aku mengangguk takut menurutinya.

Tok tok tok …

“Jongdae-ya gwenchanayo ?”.Teriak seseorang dari luar.Kurasa itu suara ibu nya Chanyeol.

Aku menatap namja yang ada dihadapanku.Seakan mengerti ia langsung melepaskan tangannya yang membekap mulutku.Ia mengangguk menyuruhku untuk menjawab jika aku baik-baik saja.

“Gwenchana ahjumma aku hanya terpeleset”.Bohongku

“Benar kau tidak apa-apa ?”.Tanya ibu Chanyeol memastikan.Suaranya terdengar panik.

“Ne.Ahjumma tenang saja”.

“Oh yasudah”.

Setelah kupastika jika ibu Chanyeol sudah menjauh aku kembali menatap namja dihadapanku.

“Siapa kau ?”.Tanya ku.Sebenarnya aku sedikit takut.

“Aku yang mengirim surat itu”.Jawabnya tersenyum manis.

“Mwo ?”.Reaksiku terkejut.

“Perkenalkan Kim joon myun imnida atau kau bisa memanggilku Suho.Seperti yang kau lihat aku bukanlah manusia.Tapi kau tenang saja aku tidak akan menyakitimu jadi tidah usah merasa takut denganku”.Jelasnya.

Aku terbungkam shock mendengarnya..

“Aku juga temannya Chanyeol.Tiap hari aku selalu bersama dengannya maka dari itu aku tau semuanya.Oh ya terima kasih kau sudah membawa Baekhyun kerumah ini,untuk selanjutnya biar aku yang menangani”.Lanjutnya masih tersenyum manis.

“Memangnya apa yang akan kau lakukan ?”.Tanyaku penasaran.

“Nanti kau akan tau.Tapi aku ingin minta tolong lagi padamu”.

“Mwoya ?”

“Pinjamkan tubuhmu !”

“MWO ?”

Wuuussshh..

Author pov

Jongdae menghampiri Baekhyun,ibu serta nunna nya Chanyeol dengan membawa selembar foto ditangannya.Baekhyun yang melihatnya merasa penasaran foto siapa yang ia bawa.

“Foto apa itu?”.Tanyanya pada Jongdae yang langsung memberikan foto tersebut pada Baekhyun.

“Mwo ? Ini foto kalian berdua ?Apa ini foto sewaktu kalian masih SMP ?Jinjja Chanyeol lucu sekali “.Seru Baekhyun antusias.

Ibu Chanyeol hanya tersenyum melihat keantusiasan Baekhyun terhadap foto putranya.Namun ada perasaan sedih bercampur bahagia.Sedih mengingat kenyataan jika putra nya sudah tiada dan bahagia karna ia merasa terharu betapa beruntungnya Chanyeol memiliki teman yang tak mudah melupakannya meski ia sudah meninggal.

Baekhyun masih memandangi foto tersebut.Senyuman manis tak hentinya terkembang dibibirnya.Ia terlalu senang melihat foto masa lalu dari kekasih yang amat ia cintai itu.Dan itu membuat Baekhyun kembali bertanya-tanya mengapa sampai saat ini juga Chanyeol belum muncul dihadapannya.

“Ahh ya,ahjumma tadi kau belum menjawab pertanyaanku.Dimana Chanyeol,apa dia belum pulang ?”.Tanya polos.

“Mwoya ?”.Ibu dan nunna Chanyeol menatap Baekhyun bersamaan.

“Wae ?Kenapa kalian menatapku seperti itu ?”.Ucap Baekhyun masih polos.

“Ahh Ahjumma,nunna jadi begini.Emm Baekhyun belum mengetahui  jika Chanyeol sudah pergi.Baekhyun-ssi Sebenarnya inilah yang ingin aku tunjukan padamu.Park Chanyeol,dia sebenarnya sudah meninggal 3 tahun yang lalu saat di Jepang”.Jelas Jongdae menatap serius Baekhyun.

Awalnya Baekhyun memasang ekspresi terkejut dan bahkan ia sempat mematung beberapa detik.Akan tetapi sesaat kemudian ia terseyum manis menganggap itu adalah lelucon.

“Ck kau jangan bercanda Jongdae-ssi”.Ucapnya santai.

“Apa menurutmu aku sedang bercanda Baekhyun-ssi ?.Apa wajahku terlihat  seperti sedang berbohong ?.Kau bisa bertanya langsung pada Ahjumma dan nunna atau bahkan kau juga bisa bertanya pada orang-orang disekitar sini.Katakan pada mereka apakah yang aku katakan ini adalah sebuah lelucon ?”.Jawab Jongdae geram.

“Hahaha kau pikir aku akan tertipu dengan wajahmu yang mengerikan itu heum ?Jongdae-ssi bagaimana aku akan percaya dengan kata-katamu karna jelas-jelas Chanyeol baru saja pergi bersamaku.Bagaimana bisa kau mau menipuku huh hahaha”.Ucap Baekhyun masih menggangap ini adalah lelucon yang dibuat Jongdae bekerjasama dengan Chanyeol untuk mengerjainya.

“Apa kau bilang ?Kau pergi bersama Chanyeol ?Hah apa kau sudah gila.Adikku sudah meninggal 3 tahun yang lalu bagaimana bisa kau mengatakan ia pergi bersamamu barusan.Kau ini sinting huh ?”.Cibir nunna Chanyeol karna shock.

“Nunna,Baekhyun tidak berbohong.Ia memang baru saja pergi bersama Chanyeol.Ia pergi bersama arwah Chanyeol.Mungkin kalian tidak akan percaya tapi inilah faktanya.Arwah Chanyeol selalu bersamanya”.Jelas nya..”Baekhyun-ssi aku percaya dengankata-katamu.Chanyeol memang akhir-akhir ini sering menemuimu.Tapi ada hal yang harus kau ketahui.Chanyeol benar-benar sudah meninggal.Orang yang pergi bersamamu itu adalah arwah Chanyeol.Chanyeol sudah meninggal 3 tahun yang lalu saat di Jepang karna dibunuh !”.

Baekhyun menatap mereka bertiga tidak percaya.Ia sampai ternganga mendengar semuanya dan tak tau harus berbuat apa dan berpikir seperti apa.Ini terlalu mengejutkan untuknya.

“Coba kau pikirkan,apa pernah Chanyeol muncul jika kau sedang bersama orang lain ?.Apa pernah Chanyeol datang padamu dengan cara yang wajar dan masuk akal ?.Bukankah kau juga tau jika Chanyeol sering muncul tiba-tiba dan menghilang begitu saja ?.Apa kau tidak pernah berpikir hal itu sangatlah tidak mungkin jika dilakukan oleh seorang manusia!”.Jelas Jongdae lagi.

Keadaan menjadi hening.Semua berkecamuk dengan pikiran masing-masing.Baekhyun bingung harus berbuat apa.Sebenarnya ia masih belum percaya dengan semua nya akan tetapi apa yang Jongdae katakan barusan memang benar.Ia sendiri terkadang juga merasa aneh dengan Chanyeol tapi entah kenapa semua ini sangatlah sulit untuk ia percaya.

 

*Skip aja biar gak kepanjangan :p*

Baekhyun berjalan gontai dipinggiran jalan tanpa didampingi Jongdae disampingnya.Ia menolak saat Jongdae akan mengantarnya pulang karna ia ingin pergi sendirian.

“Ck Park Chanyeol kau membuatku gila”.Gumamnya pelan dengan senyuman getir yang nampak pada wajahnya.

Setelah tau jika kekasihnya ternyata sudah tiada,setelah tau jika Chanyeol yang tempo hari datang menemuinya bukanlah manusia apakah mungkin ia tidak shock mendengarnya ?.Apakah mungkin ia tidak menjadi gila meski tidak benar-benar gila ?.

Deg…

Baekhyun menghentikan langkahnya.Ia terperangah disertai bulir air mata yang mulai membanjiri pipinya.Ia teringat kejadian dimimpinya tadi malam.Kejadian saat dimana ia melihat sebuah pembunuhan didepan mata kepalanya sendiri.Pembunuhan yang dilakukan oleh seseorang yang sangat mirip dengan nya.Dan orang yang dibunuh juga sangat mirip dengan Chanyeol.

Baekhyun merasakan sakit yang teramat sangat dikepala.Ia memegangi kepalanya mencoba untuk menahan rasa sakit itu.Tiba-tiba muncul sebuah bayangan yang sama persis dengan kejadian dimimpinya saat itu.Bukan hanya itu,kali ini juga ada bayangan muncul ia melempar tubuh seseorang dilaut lepas serta bayangan  ia melempar tubuh seseorang di sungai tengah hutan.

Aaaaaa !!

 

 

Bruuukk

Baekhyun mengerang kesakitan sebelum  tubuhnya ambruk.Jongdae yang ternyata mengikuti Baekhyun dari belakang sontak berlari saat melihat tubuh kecil Baekhyun kini terkapar di pinggir jalan.

“Baekhyun-ssi kau kenapa ?Baekhyun-ssi bangunlah”.Jongdae menepuk pipi Baekhyun panik.Karna Baekhyun tak kunjung sadar Jogdae segera megangkat tubuh Baekhyun dan membawanya ke mobil nya yang ia tinggalkan tak jauh dari tempat ini untuk segea membawa Baekhyun kerumah sakit terdekat.

***

Baekhyun mengerjap-ngerjapkan matanya.Sedikit demi sedikit ia mecoba untuk membuka matanya.Saat matanya terbuka sempurna ia melihat sekelilingnya.Tak ada siapapun dan ini seperti bau rumah sakit.Baekhyun mencoba bangkit dan duduk.Namun alangkah terkejutnya dia ketika tiba-tiba muncul seseorang dihadapannya.

Tubuh Baekhyun bergetar hebat.Rasanya ia ingin lari dan menjauh dari orang itu.Ia merasa sangat ketakutan berhadapan dengan orang itu.

“Maafkan aku.Aku tau aku salah tapi aku mohon maafkan aku. Jangan ganggu aku.Jangan terus menggangguku.Komohon biarkan aku hidup tenang.Jangan ganggu aku.Pergilah ! Cepat pergiiii aaaaaa”.Teriak Bakehyun ketakutan.

“Hyung”.Panggil orang itu.

“Aaaaa kumohon pergilah jangan menggangguku lagi.Aku sudah minta maaf.Cepat pergiiii !!”.

Braaak

 

 

Muncul beberapa orang berlarian menghampiri Baekhyun.Mereka panik melihat Baekhyun yang tiba-tiba berteriak sambil menutupi wajahnya dengan bantal.

“Baekhyun-ah kau kenapa ?Ada apa sayang kenapa kau berteriak”.Panik ibu Baekhyun.

“Umma dia datang untuk membalas dendam.Kumohon suruh dia pergi umma! Suruh dia jangan mengangguku lagi ! CEPAT SURUH DIA PERGIII hiks”

Chanyeol pov

 

 Aku terkejut dengan reaksi Baekhyun yang seperti itu.Apa ?.Dia ketakutan saat melihatku.Dia berteriak histeris saat melihatku.Dia mengusirku.Dia meminta maaf padaku.Dia meminta agar aku tidak megganggunya.Apa maksudnya ?Apa..apa dia sudah mengingat semua nya ?.

“Hyung”.Panggilku panik.

“Aaaaa kumohon pergilah jangan menggangguku lagi.Aku sudah minta maaf.Cepat pergiiii !!”.

Braaak

 

 

Muncul beberapa orang berlarian menghampiri Baekhyun.Mereka panik melihat Baekhyun yang tiba-tiba berteriak sambil menutupi wajahnya dengan bantal.Mataku membulat saat dikejutkan dengan salah satu orang yang ada diruangan ini.Kim Jongdae.Bagaimana bisa dia ada disini.

“Baekhyun-ah kau kenapa ?Ada apa sayang kenapa kau berteriak ketakutan seperti ini”.Panik ibu Baekhyun.

“Umma dia datang untuk membalas dendam.Kumohon suruh dia pergi umma! Suruh dia jangan mengangguku lagi ! CEPAT SURUH DIA PERGIII jebal hiks”

Jadi benar dia sudah mengingat semuanya…

Aku hanya menatapnya nanar.Bukan ini yang ku inginkan.Bukan seperti ini yang aku harapkan.Kenapa disaat aku sudah melupakan dendamku ia justru mengingat semuanya.Dan kenapa ia harus menganggap kedatanganku adalah keinginan untuk membalas dendam padanya.Sakit.Rasanya sangat sakit melihatnya seperti itu.Aku tidak ingin melihatnya menderita seperti itu.

Aku menghilang agar dia berhenti ketakutan seperti itu.Aku duduk dibawah salah satu pohon ditaman rumah sakit ini.aku tak menyangka kejadiannya akan seperti ini.Apa dia akan kembali membenciku seperti dulu ?.Apa perasaannya juga akan menghilang terhadapku ?.Ahh rasanya aku ingin menangis.Jika tau kejadiannya akan seperti ini lebih baik aku bunuh saja dia dari dulu agar dia tak perlu menderita.Tapi jika aku membunuhnya dan tidak masuk ke dalam mimpi saat itu,apakah dia akan mencintaiku ?Oh god,kurasa apa yang aku lakukan semuanya adalah salah.

“Yeol mianhae.Akulah yang membuatnya bisa mengingat semuanya”.Seru seseorang.Aku lantas menatapnya.

“J-jongdae ya kau ?”.Aku terperangah saat tau orang itu adalah Jongdae.

Bruuukk

 

 

Tubuh Jongdae tiba-tiba jatuh ketanah serta tak sadarkan diri.Aku terkejut ketika tiba-tiba Suho hyung keluar dari dalam tubuh Jongdae.

“Hyung kau ?”.Ucapku menatap tak percaya.

“Eum aku yang melakukan nya.Mianhae”.

“Hyung apa maksudmu ?Kenapa kau melakukan ini ?Kenapa kau mencampuri urusanku”.Teriaku murka.

“Aku melakukan ini untuk kebaikanmu.Aku hanya ingin kau bisa hidup tenang dialam mu.Kau tau?aku tidak bisa melihat kau terus-terusan seperti ini yeol.Tolong mengertilah!”

“Kebaikanku ?hidup tenang ?Ck..Kenapa kau tak urusi saja masalahmu !Bukankah kau juga tak jauh beda denganku ?Kenapa kau tidak mencari cara untuk dirimu supaya hidup tenang.Kenapa kau justru mencampuri urusanku ?!!”.Aku tak bisa menahan amarahku.Suho hyung sudah keterlaluan.Brani-brani nya dia mencampuri urusanku.

“Tidak,aku berbeda denganmu Yeol.Jangan samakan masalah kita karna masalah kita jelas berbeda.Aku mengerti perasaanmu tapi percayalah suatu saat semua akan baik-baik saja.Percayalah suatu saat akan ada saat yang indah untuk kalian berdua.Aku melakukan ini bukan tanpa alasan yang tak jelas.Aku melakukan ini karna aku yakin ini adalah cara terbaik.Aku tak berniat menyakiti Baekhyun,aku hanya ingin membuatnya sadar.Aku hanya ingin membuatnya menjadi orang yang bertanggung jawab”.

“Aku tidak ingin berurusan lagi dengan mu hyung.Pergilah dan bawa Jongdae kembali kerumahnya.Aku membencimu hyung,benar-benar membencimu.Kalau sampai terjadi sesuatu pada Baekhyun aku bersumpah selamanya kau tidak akan merasa tenang”.

Author pov

 

“Umma maafkan aku hiks”.Sejak ia melihat Chanyeol tadi Baekhyun terus menangis ketakutan.Tak hentinya ia terus mengucapkan kalimat maaf untuk seseorang.Dan kini ia kembali terus mengucapkan kata-kata maaf untuk ibunya.Semua keluarga yang berkumpul dirumah sakit untuk menjenguknya hanya bisa menatapnya nanar dan bingung.Kenapa Baekhyun menangis dan selalu meminta mengucapkan kata maaf.Saat ditanya Baekhyun juga tidak mejawabnya ia bahkan terus menerus meminta maaf pada seseorang.

“Baekhyun-ah sebenarnya kau kenapa hiks,bicaralah nak hiks?”.Kini ibu Baekhyun ikut menangis tak kuasa melihat anak nya seperti itu.

Lagi-lagi Baekhyun tidak menjawab.Ia terus saja menangis membuat semua orag yang ada disitu tak tahan melihatnya dan ikut menangis dalam diam.

“Umma,appa hiks maafkan aku.Aku bukan lagi anak kebanggaan kalian.Aku jahat hiks aku orang yang keji hiks maafkan aku umma hiks maafkan aku”.Lagi dan lagi Baekhyun terus seperti itu.Air matanya kembali mengalir deras seperti sebelumnya.

Tak ada satupun orang yang berbicara.Semuanya terbungkam karna tak tau harus berbicara apa.Jika mereka bicarapun sepertinya akan sia-sia karnaBaekhyun tak akan pernah mendengarkannya.

“Umma,appa tolong panggil polisi sekarang juga.Suruh mereka membawaku dan memasukanku kedalam penjara.Tempat itu lebih pantas untuk pembunuh keji sepertiku”.

Deg…

Semua mata tertuju pada Baekhyun.Tatapan bingung,terkejut,dan tidak percaya bercampur jadi satu…

“Baekhyun-ah apa maksudmu ?”.Tanya ayah Baekhyun tak mengerti.

Baekhyun menundukan kepalanya tak berani menatap satu persatu orang yang tengah menatapnya bingung.

“Appa maaf.Sebenarnya aku..”Baekhyun mennggantungkan kata-katanya.Sepertinya ia ragu untuk mengatakan semua nya.Ia takut akan melukai hati keluarganya terutama ayah dan ibunya.

“Aku sudah membunuh seseorang appa hiks hiks hiks”.Pundak Baekhyun bergetar hebat saat mengakuinya.Ia kembali mengeluarkan bening kistal yang tadi sempat terhenti.Ia merasa sangat bersalah pada keluarganya karna gagal menjadi seorang anak yang bisa dibanggakan.Namun yang begitu menyayat hatinya adalah bahwa orang yang ia bunuh adalah orang yang sangat ia cintai.

“Mwoya ?Apa yang kau bicarakan Baekhyun-ah ?Jangan ngawur kau !”.Ucap salah satu keluarganya.

“Aniya,aku bicara jujur ahjumma.Aku sudah membunuh seseorang saat di Jepang.Dan itulah alasan kenapa tiba-tiba aku kembali ke Korea padahal saat itu ujian sekolah sudah didepan mata”.Jelasnya pasra.Ia sadar inilah saatnya ia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya setelah sekian lama menghindar.Inilah saatnya ia menebus dosa untuk apa yang sudah ia lakukan.

BRAAAKK

 

 

Semua mata mengalihkan pandanangan menuju arah pintu yang dibuka kasar.Terlihat seorang namja yang membawa Baekhyun kerumah sakit ini menatap Baekhyun dengan tatapan ingin membunuh.

“Byun Baekhyun brengsek kau”

Buuugh..

 

 

Satu pukulan mendarat dipipi Baekhyun sontak membuat orang yang melihatnya menjerit.

Buuugh….

 

 

Satu pukulan lagi berhasil Jongdae layangkan ke arah pipi Baekhyun.Ayah Baekhyun,Sehun dan Jongin berusaha menahan tubuh Jongdae agar tidak membabi buta memukuli Baekhyun.Karna satu lawan tiga Jongdae tidak bisa berbuat apa-apa lagi.Ia tak bisa memukul Baekhyun karena tangan dan tubuhnya ditahan tiga orang.Yang bisa ia lakukan hanyalah mencibir dan mengeluarkan apa saja yang ingin dia katakan meski itu kata-kata kasar sekalipun.

“Byun Baekhkyun biadab kau !!Kau sudah membunuh temanku dengan keji !!aku akan membunuhmu sekarang juga”.Jongdae semakin murka.Setelah tau jika ternyata Baekhyun sendiri yang membunuh Chanyeol ia tak bisa menahan amarahnya lagi.Ia benar-benar ingin membunuh orang keji seperti Baekhyun.

“Bunuh saja aku !!Aku akan menerimanya jika itu bisa menebus dosa-dosaku”.Ucap Baekhyun pasrah.

“Kalian semua tidak punya hati !!Kalian semua biadab melindungi orang keji seperti dia !!Lepaskan aku !! Biar kubunuh dia sekarang juga !!”.Jongdae berusaha melepaskan diri dari 3 orang yang menahannya.

“HENTIKAN !!”

Seorang wanita paruh baya muncul mengehentikan keributan.Ia berjalan lurus kearah Baekhyun tanpa melihat orang-orang disekitarnya.Tepat dihadapan Baekhyun wanita itu tersenyum tulus menyentuh pipi Baekhyun dengan kedua tanganya.

“Ahjumma”Panggil Baekhyun lirih tak menyangka ibu Chanyeol akan datang dan bersikap seperti ini.

“Aku sudah tau semuanya”.Jawabnya yang justru memeluk Baekhyun layaknya memeluk putranya sendiri.Ia benar-benar tulus.

Semua orang membelalakan mata nya terutama Jongdae.Ia tak percaya dengan apa yang ibu Chanyeol lakukan.Pikirnya,apa ibu Chanyeol sudah tidak waras tersenyum tulus bahkan memeluk orang yang sudah membunuh putranya.

Flashback

 

Ibu dan kakak perempuan Chanyeol tengah termenung setelah kejadian dimana saat Jogdae dan Baekhyun datang.Mereka terkejut dengan apa yang Jongdae ceritakan mengenai arwah Chanyeol yang masih bergentayangan hingga tiba-tiba seseorang datang mengusik ketenangan mereka.

“Umma,nunna”.

“C-c-chanyeol k-kau ?”.Seru kedua orang itu kaget.Dalam pikiran keduanya adalah “ternyata apa yang Jongdae katakan adalah benar”Chanyeol benar-benar masih ada disekitar mereka.

“Eum.Ini aku.Bagaimana kabar umma dan nunna ?Kalian baik-baik saja kan?”.Tanyanya namun tak medapat respon dari kedua wanita itu.

“Jangan terlalu terkejut seperti itu.Umma ada yang ingin aku katakan tapi waktuku tidak banyak.Jadi bisakah kalian mendengarnya dengan baik?”.

“Apa yang ingin kau katakan ?Apa terjadi sesuatu denganmu ?Apa kau tak bisa tenang dialam sana karna pembunuh itu belum juga tertangkap ?Mianhae.maafka umma sayang.Umma belum bisa mengungkap semuanya.Mianhae”.Ucap ibu Chanyeol mulai terisak.

“Aniya umma.Aku baik-baik saja.Dan masalah pembunuhan itu.Dia sudah mengakuinya.Mungkin sebentar lagi dia akan menyerahkan diri ke pihak yang berwajib.Tapi ada sesuatu yang ingin aku kataka pada kalian dan itu adalah keinginan terakhirku.Jika kalian bisa mengabulkan keinginan ku itu maka aku akan sangat senang dan aku juga akan hidup tenang di alamku.”.Jelas Chanyeol.

“Siapa dia ?Dan apa keinginan mu nak ?”

“Byun Baekhyun.Orang yang datang bersama Jongdae.Dia adalah orang yang membunuhku”.Ucap Chanyeol

“Mwoya ?”.Seru Ibu dan kakaknya sedikit berteriak tak menyangka jika orang itu lah yang membunuh Chanyeol

“Ne..Tapi aku mohon.Umma dan nunna jangan membencinya.Ia memang bersalah tapi itu juga karna ada alasannya.Aku mohon dengan sangat sayangi dan perlakukanlah dia dengan baik.Jangan membencinya meski dia orang yang membunuhku.Aku mohon anggaplah dia sebagai aku.Aku sangat mencintai Baekhyun aku tidak ingin dia tersiksa.Aku tidak akan tenang selama dia hidup menderita.Umma,nunna bimbinglah dia seperti kalian membimbingku dulu agar menjadi pria yang baik dan bertanggung jawab.Itu adalah keinginan terakhirku.Kuharap kalian bisa mengabulkan nya agar aku bisa hidup damai di alamku.Jaga diri kalian.Aku pergi”

 

Flashback end-

 

 

***

Baekhyun duduk dikursi pengadilan didampingi anggota keluarganya dan juga keluarga Chanyeol menghadapi sidang terakhir atas kasus pembunuhan yang ia lakukan 3 tahun silam.Persidangan berjalan dengan lancar hanya saja ada satu keluarga yang tidak terima atas keputusan hakim yang mengvonis Baekhyun hukuman penjara selama 10 tahun.Menurut mereka hukuman ini terlalu ringan dan tidak sebanding dengan apa yang sudah Baekhyun lakukan terhadap putri mereka.Berbanding terbalik dengan pendapat dari keluarga Baekhyun sendiri dan juga Chanyeol.Bagi mereka hukuman ini terlalu lama untuk Baekhyun jalani.

***

Suatu malam ketika semua tengah terlelap dibalik jeruji besi Baekhyun justru tak bisa memejamkan mata.Bukan karena ia belum bisa menyesuaikan diri dengan tempat ini melainkan karna ia merindukan seseorang.Seseorang yang sangat ia cintai,seseorang yang ia celakai namun justru melindungi dirinya.

Chanyeol tak pernah muncul lagi semenjak kejadian saat ia mengingat masa lalunya dan mengusir Chanyeol dari hadapannya.Ia menyesal ia ingin meminta maaf langsung padanya atas kesalahannya waktu itu namun Chanyeol tak pernah kembali.Chanyeol benar-benar menghilang dan tak pernah menampakan dirinya lagi dihadapan Baekhyun.Baekhyun benar-benar merindukan sosok itu.Ia ingin memeluk dan bercengkrama dengannya agar ia tak merasa kesepian dan bisa menjalani hari-hari nya di dalam penjara yang jelas akan menyiksa dirinya dengan baik.

“Kau pasti sedang memikirkan aku”.Ucap seseorang tiba-tiba.Ia mengahampiri Baekhyun yang terdiam dan menatap rindu padanya.

“Yeol,ini benar kau ?”.Ucap Baekhyun seraya meraba-raba wajah Chanyeol tak percaya.

“Eum ini aku hyung.Aku datang untuk menemanimu sampai 10 tahun kedepan”.Jawab Chanyeol memegangi tangan Baekhyun yang berada diwajahnya.

“Benarkah ?Benar kau akan menemaniku selama itu ?”.Tanya Baekhyun tak percaya.

“Ne..Dan waktu 10 tahun akan menjadi 10 hari bagimu jika aku selalu disampingmu hyung”.Jawabnya bangga tersenyum dengan giginya.Namun Baekhyun justru melepaskan tangannya diwajah Chanyeol dan tertunduk lemas.

“Waeyo hyung ?”.Tanya Chanyeol hera

Baekhyun menggeleng..”Kau pergilah !!Dan jangan bersikap seperti ini padaku.Aku tidak pantas diperlakukan seperti ini oleh.mu.Kau tau sikap baik keluargamu itu sudah membuatku merasa sangat bersalah.Jadi aku mohon kau jangan membuatku semakin merasa bersalah dan tertekan.Aku bisa menjalani hari-hariku ditempat ini dengan baik meski itu tanpamu.Jadi pergilah sekarang juga”.Jelas Baekhyun menatap Chanyeol nanar.

“Apa yang kau katakan hyung ?Kau mengusirku ?”.Ucap Chanyeol tidak percaya..”Hyung aku tidak akan pergi meski kau mengusirku.Aku akan selalu menemanimu meski kau bosan melihatku.Aku tidak peduli dengan apa yang kau katakan karna aku mencintaimu.Aku tulus mencintaimu hyung”.Lanjutnya.

“Apa kau gila mencintai orang yang sudah mencelakakanmu heum ?”.Bentak Baekhyun.

“Memangnya kenapa kalau aku mencintai orang yang sudah membunuhku ?.Perasaan ini adalah milikku kau tak berhak mengatur perasaanku”.

“Yeol aku mohon..”.Baekhyun memohon namun permohonannya itu tak di indah kan oleh Chanyeol.

“Aku sudah sangat ikhlas memaafkanmu hyung.Aku akan sangat menyesal jika kau mengusirku”.Raut wajah Chanyeol berubah sendu.

“Tapi Yeol..”

“Apa kau tidak mencintaiku hyung ?”.Potong Chanyeol saat Baekhyun masih mencoba untuk mengusirnya.

Lagi-lagi Bakehyun menundukan kepalanya.Ia terdiam tak sanggup menjawab pertanyaan Chanyeol.

“Ahh jadi begitu.Baiklah aku mengerti hyung. Setelah kau mengingat semuanya  kau justru lupa dengan perasaanmu padaku.Baiklah aku mengerti !!Jaga dirimu baik-baik hyung.Aku pergi”.

“Tunggu !!”.Cegah Baekhyun saat Chanyeol terdengar pasrah dan memutuskan akan pergi.

“Aniya,aku mencintamu Yeol.Perasaanku tidak berubah sedikitpun untukmu.Aku mencintaimu.Jeongmal Sarangheyo Yeollie.Gajima !!”.Ucapnya mulai menitikan air mata.

Chanyeol tersenyum penuh arti..”Akhirnya kena juga kau hyung !!Hahaha Tak ada seorangpun yang bisa melepas Park Chanyeol”.Ucapnya Bangga.

“Ya apa maksudmu !!”.Bentak Baekhyun.

“Aniya,tidak ada maksud apa-apa.Nado saranghaeyo hyung Chu ~’.

Chanyeol langsung melumat bibir Baekhyun dan mulai memeluk pinggang namja mungil itu.Ia begitu senang dengan perasaannya saat ini.Persaan saat bersama Baekhyun namja yang sangat ia cintai.Chanyeol baru menyadari  apa yang dikatakan Suho memang benar.Saat yang indah memang ada untuknya.Ia jadi merasa bersalah sudah  membenci namja yang ia panggil hyung itu.Ternyata apa yang Suho lakukan adalah demi dirinya.Demi kebahagiannya dan juga Baekhyun.

Perlahan Baekhyun membalas ciuman Chanyeol.Ia megalungkan lengannya di leher namja jangkung itu.Suara decakan dari bibir keduanya sangat lah jelas terdengar.Namun beruntung tak ada satupun orang disamping Baekhyun yang terbangun atas suara yang ditimbulkan Baekhyun karna sudah pasti mereka tak akan bisa mendengar suara Chanyoel.

Tanpa diduga ternyata ada satu orang yang tengah memperhatikan tingkah Baekhyun.Dia adalah polisi yang tengah berdinas menjaga penjara ini.polisi tersebut selalu berguman dan mencibir Baekhyun setiap kali Baekhyun berbicara sendiri.Mungkin pikirnya Baekhyun sudah gila karna nasibnya yang sekarang.Ketika ia melihat Baekhyun yang seolah sedang memeluk seseorang,ia lantas maju beberapa langkah untuk memperjelas penglihatannya.

Chanyeol terus melumat bibir Baekhyun tanpa henti meski ia tau ada seseorang yang sedang memperhatikan mereka atau lebih tepatnya memperhaikan Baekhyun.Namun sejurus kemudian ia tersenyum jahil dalam hati berpikir ingin mengerjai polisi tersebut.Chanyeol melepaskan tautan bibirnya dengan Baekhyun berganti memeluk erat tubuh Baekhyun dan menyandarkan kepalanya dipundak Baekhyun.

Saat itu juga wajah Chanyeol berubah menyeramkan.Kedua telinganya memanjang,keluar taring dikedua sudut bibirnya lengkap dipenuhi noda darah serta keluar cahaya merah dari kedua matanya.Perlahan ia mengarahkan pandangannya ke arah polisi tersebut hingga…

“Se-se-setaaaaaannn !!”

END-

Mian ya kalo endingnya tak sesuai harapan.Ini udah mentok tok tok😄

71 thoughts on “[FF] – BAEKYEOL- “DANGEROUS LOVE” [TWOSHOOT – PART 2/END]

  1. Ampuuuuuuunnnn… Serem amat ini ff. Chanyeol q koq jadi setan gini. Huweeeeeee….
    baekie… Lepaskan chanyoel, dy uda mati. Mulailah hidupmu yg baru. Khan msh ada aq :p

  2. WOW KIM JONGDAE KAU MEMBOGEM WAJAH MULUS ITU *salah fokus* hihihihi di part ini agak iseng aja..nginget chanyeolnya masih arwah.untung keluarganya chanyeol baik yaaa..tapi ini unyu loh.ciyus.apalagi yg pas di penjara itu.wkwk ngakak pas bagian chanyeol ngisengin polisi itu.wehehehe….sering sering bikin ff ChanBaek ya thor…….HIDUP CHANBAEK! /ambigu/ *ngacir

  3. WOW KIM JONGDAE KAU MEMBOGEM WAJAH MULUS ITU *salah fokus* hihihihi di part ini agak iseng aja..nginget chanyeolnya masih arwah.untung keluarganya chanyeol baik yaaa..tapi ini unyu loh.ciyus.apalagi yg pas di penjara itu.wkwk ngakak pas bagian chanyeol ngisengin polisi itu.tapi thor,chanyeol cuman nemenin 10 tahun doang?trus dia pergi?jangaaaaannnnn…baekhyun nanti sendirian jangaaaaannnn*ngeraung raung* /SKIP/ sering sering bikin ff ChanBaek ya thor…….HIDUP CHANBAEK! /ambigu/ *ngacir

  4. hahahahaha endingnya bikin ngakak thor hahaha
    duhhh seru bgt deh
    terharu :”)
    paling suka pas chanyeol bilang 10 tahun akan jadi 10 hari jika bersama ku hahaha
    good job author

  5. Pengen nangis bca nya wktu dnger kta2 permohonan chanyeol itu .
    (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)
    Syukurlah kalo mrka akhinya bersatu wlaupun dunia nya berbeda .
    Chukkae CHANBAEK!!!
    *cipokin chanyeol*
    #dibunuhbaekhyun
    ⌣̈ “̮ ƗƗåªƗƗåªƗƗåª “̮ ⌣̈ (σ`▽´)-σ

  6. wwkwkwkwk setannnn !!!! ampunn deh itu gmna byangin baekkii , sma chanyeol haduhh ,, tpi thor .. hahah mreka nyatu kan tuh ,, buat crita mreka lgi , ahahahahai kn keren tuh , wkwkw ok abaikan ,,

  7. . Wow ini ff’y menegangkan bngt thor, angst jga romantis :-*
    eh trnyata suho gk jhat kirain jhat B-) wkwk. Ih kya’y seremmmmmm bnget pas chanyeol jdi setan tdi prasa’an chanyel emang setan dh #plak ditamprbaekhyun
    wahhh akhir’y happy ending jga chanbaek’y. Thor bikin sequel’y donk bguz tau thor semisal chanbaek d’khidupan kedua hehe tpi tersrah author che…:-D
    love you thor.. Ff’y Daebak..:-*

  8. Ff y bkin tegang, nangiz jga seneng.. Wkwk author’y daebak nih,.
    eh ternyata suho gk jhat’y kirain jhat hehe:-D
    kya’y seremmmmm bngt pas chanyeol jdit setan *eh.bkanya.yeol.emang.setan #plak d’cium chanyeol. Eh?? Abaikan😛
    thor ini kalau dibkin sequel bguz loh thor semisal kya chanbaek d’khidupan ke.2 wkwk tpi trserah author che hehe..:-D
    love you thor.:-*

  9. Nah loh,.:/
    kok chanchan bisa brubah mengerikan gtu??😀 hahaha..:

    eum~ salut ah..
    Akhirnya chanchan melupakan dendamnya..

    Dan akhirnyaaaa~
    happy end? Maybe..
    Karna endingnya agak sdkit sulit d cerna..😀

    tapi dari ide crita super duper daebak!!
    Bneran..😀

  10. Wah si Chen mukul Baekhyuunn .. Kasian dong si Baekhyunnyaaa .. Masa cowo imut gitu di pukul .

    Polisi nya kasian amat yak dikerjain sama Chanyeol .. Hahaha sukurin tuh polisi .. Lagian siapa suruh ngintip Chanbaek moment !

  11. Aiissshh jinjjaaaa!!!
    Nangis lagi kan hfhfhfff -,-
    Udah ditahan tahan padahal sampe tenggorokan sakit ; tahan biar ga nangis ._.
    Tapi tetep aja dah nangis -0-

    Chanyeoooolll!!!
    Kamu baik amat sih jadi orang hmm?
    Ga kayak watak di amaterasu *peace* *kaboor*
    Ebuste! 10 tahun bro!
    Ckck, jadi ragu nih, masa sih mau nemenin sampe 10 taun? Beneran nih? *toel toel yeol* *digeplak baek*
    :p

    Sip, keren thor! (y)

  12. wkwkwkwkwkwk😀 si chanyeol jail bener… masa pak polisinya d kerjain sih?🙂
    hehehe… makanya pak, jgn ngintipin si baekhyun klu lg sm chanyeol, soalnya si chanyeol nggak mau di nganggu pak😀
    suka banget sm akhir nya thor, ngakak gue baca akhir nya sampe guling2 nggak jelas *lebay-_- mak gue sampe blg gue kayak org gila *jahat banget mak😥
    5 jempol but loe thor (y)

  13. endingnya kok nggantung ne thoor?? klo cuma sepuluh thn itu bukannya cuman bikinsakit hati baekie n chanyeol pasti dah slg biasa ma kebersamaan meekakan?? pa setelah 10 thn baekie bkl matiii?? hyaaaaa sequel juseyooo~ suka ffnya🙂 sweet n ngenes liat baeknya…. yeollll bawa baeki k alamuuuu >_<

  14. hahaha.. ngakak we. ending.y lucuu.. itu si cahyono jail bnget.. ngapa gak jdi tuyul gondrong aja lu yeol.. biar si polisi.y lebih greget.. “mana ada tuyul gondrong” ucap polisi tadi dan segera berlalu seolah-olah tak terjadi apapun.. *salah fokus.

    astapiruloh baekki.. gw tau kalo chanyeol itu kopel lo sepanjang masa tpi gak pcran ma arwah gentayangan jga kalle. mana gentayangan.y bareng suho lgi.. haha.

    tpi suka ma chanbaek moment.y! cnta chanyeol tuh menggugah selera(?). hidup CHANBAEK.. eh udah gak hidup..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s