[FF] Into Your World__ Part 4


*emak: “ckckckckck ni anak beneran kea jelangkung… masih pengaruh kekuatan mantan suaminya kali… suka ngilang2. ok… langsung aja ke mutia… emak juga mau baca… *triiinnngg”

Into Your World Part 4 By Mutiara Fazrilani

NB : ada yadongnya dikit hahahaha *evil laugh*

Main Cast : Lee Eun Yoo, Lu Han, Baekhyun, Eun Jin, ChanyeolSupport Cast : Kim Chae Rin, Kim Hye Ra, Kai, Sehun, Oh Han Byul

***

Chae Rin POV

Hari ini, adalah hari paling menyenangkan. Wae? hmm…karena…Sehun mengajakku makan-makan di rumahnya  hehehehe…

“Eonni, kau mau ke mana?” tanya Hye Ra. “Sepertinya eonni senang sekali hari ini!”

“Tentu saja! Sehun mengajak eonni ke rumahnya!” jawabku senang.

“Wah…kebetulan, eonn! Kai dan aku juga akan ikut!” seru Hye Ra.

“Mwo?! Kalian ikut juga?!” tanyaku kaget.

“Ne, eonn…Kai mengajakku” jawab Hye Ra.

Aissh…Sehun benar-benar tidak romantis! masa double date (sebut saja begitu) lagi?! kapan waktu berduanya? kapan?? *sabar, Win…Windy pasti kuat!* #plakk

TING TONG

“Sepertinya mereka sudah datang, eonni! aku yang bukakan pintu, ya?” tanya Hye Ra.

“Biar eonni saja yang bukakan, kau bersiap-siap saja dulu” jawabku.

“Ne, eonni”

Kemudian aku membukakan pintu…

“Annyeonghaseyo!” sapa Kai. Sehun hanya tersenyum. Omo…manis sekali senyumannya itu. Baru kali ini ia tersenyum manis padaku…

“Nado annyeong, silakan masuk! kalian mau minum apa?” tawarku.

“Tidak usah, kami kan mau menunggu kalian, dan langsung ke rumahku!” jawab Sehun.

“Oh…baiklah, aku panggil Hye Ra ya?” kataku.

“Ne…” jawab Kai dan Sehun berbarengan.

@Kamar

“Eonni, kenapa kau senyum-senyum sendiri?” tanya Hye Ra.

“Hahahaha, sebaiknya kau cepat-cepat ke ruang tamu, kau pasti merasakan apa yang eonni rasakan!” jelasku sambil tersenyum misterius.

“Hyaa~ eonni pelit!” jawab Hye Ra. Aku hanya memeletkan lidahku.

Setelah itu…

“Yak! kami di sini saja!” kata Kai.

“Eh? bukannya kalian ikut ke rumah Sehun?” tanyaku.

“Siapa bilang, eonn?” tanya Hye Ra.

“Lho? kau kan tadi bilang akan ikut?” tanyaku bingung. Kai dan Hye Ra tertawa.

“Hahahahaha, ani, kami hanya ikut menumpang saja!” jelas Kai.

“Kami duluan ya! Selamat bersenang-senang!” pamit Hye Ra.

“Ne, hati-hati di jalan!” jawabku.

Sehun POV

Aissh…sekarang tinggal aku dan Chae Rin. Kemarin Eun Yoo noona bilang, kalau Chae Rin merasa aku itu terlalu kaku padanya…mianhae Chae Rin-ah…sebenarnya aku mencintaimu, saranghae Chae Rin-ah…

“Hmm…butuh obat?” tawar Chae Rin.

“Mwo? untuk apa?” tanyaku heran.

“Kau terlihat pucat, kau sakit?” tanya Chae Rin. Ia menatapku lekat-lekat. Tersirat rasa khawatir dalam tatapan matanya. Aigoo…mianhae, Chae Rin-ah…

“Ani, aku hanya merasakan sesuatu yang mengganjal…ah, tapi itu tak begitu penting, kok!” jelasku.

“Oh…mianhae…” jawab Chae Rin sambil memalingkan wajahnya dariku dan menunduk.

Suasana pun menjadi hening…aissh, aku membuatnya merasa bersalah begitu! Neo paboya, Sehun!

“Eh? kok berhenti? sudah sampai?” tanya Chae Rin. Aku hanya diam dan menatap wajahnya lekat-lekat.

“H-hei…a-ada apa i-ini…??” tanyanya sedikit gugup, karena jarak antar wajah kami hanya beberapa centi! Dan terlihat wajahnya tersipu merah.

“Mianhae…” kataku pelan.

“Mianhae? untuk a—”

CUP

Entah ada angin apa, tiba-tiba aku mencium bibir Chae Rin. Ternyata, begini rasanya ciuman pertama…hatiku berdebar…aku juga merasakan jantung Chae Rin yang berdebar…

Setelah beberapa detik, kami melepaskan tautan bibir kami. Kubuka mataku, dan kulihat wajahnya yang bersemu sangat merah. Aih, cantiknya Chae Rin…nae yeoja chingu *Win, angpao mana angpao?* xD

“Wae? wajahmu sangat merah” kataku berkelakar. Chae Rin hanya diam dan menutup wajahnya. Mungkin ini ciuman pertamanya juga? hahahaha…

“Aku kaget…” jawab Chae Rin pelan.

“Lalu?” tanyaku.

“Aissh! kau ini! hari ini kau aneh! kau diam, dan tiba-tiba menatapku dengan pandangan aneh, lalu mencuri ciuman pertamaku juga!” seru Chae Rin.

“Ah…mianhae…sebenarnya itu juga ciuman pertamaku…” jelasku. Tiba-tiba Chae Rin tertawa.

“Hahahahaha! kena! sebenarnya aku senang, kok!” seru Chae Rin.

“Aissh…kau ini! hahahaha, saranghae, Chae Rin-ah!” gumamku.

“Mwo? aku tidak dengar! coba keraskan suaramu!” kata Chae Rin.

“Saranghae, Chae Rin-ah!”

“lebih keras! biar semua orang tahu, kalau kita saling mencintai…”

“SARANGHAE, CHAE RIN-AH!”

“Hahahahahaha…nado saranghae, Sehun-ah…”

Lu Han POV

Waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam. Tapi aku belum juga menyiapkan apa yang harus kubawa ke China nanti. Aku belum siap, bagaimana dengan Eun Yoo? aku belum mengungkapkan perasaanku padanya. Aku takut kalau rasa ini hanya sia-sia belaka. Seperti hubunganku dengan Han Byul dulu…

Eun Yoo…apa kabarnya sekarang? kenapa ia tidak menghubungiku sama sekali. Biasanya ia selalu mengirimiku e-mail, yaa…walaupun tidak sering!

Hmm…apa dia shock ya, kalau aku kembali ke China mendadak? aduh…aku jadi bimbang, sebenarnya aku tak mau, tapi…orangtuaku sudah mendaftarkanku disana. Aku harus bagaimana?? Apa sebaiknya aku lupakan saja perasaanku padanya?

Oh Tuhan…beritahu aku…apa yang seharusnya kuperbuat sekarang?

Eun Yoo POV

Semalaman aku hanya bisa berdiam diri di kamar. Aku tak bisa konsentrasi! aku benar-benar pusing! aku benar-benar seperti kehilangan harapan. Baru saja aku belajar mencintai Lu Han…tapi besok ia akan berangkat ke China…

DRRRTTT…DRRRTTT…

ada yang mengirimiku e-mail?

“Annyeonghaseyo, Eun Yoo! gomawo atas bantuannya kemarin, sukses, lho! I’m got my first kiss! kyaaa~~”

Ternyata dari Chae Rin, mwo? dia mendapatkan ciuman pertamanya? hebaat…aku jadi iri…kenapa kisah cintaku tidak semulus mereka? oh…Tuhan…

keesokan harinya…

@Tempat Latihan Taekwondo

Akhirnya! turnamen pun tiba! dan aku satu tim dengan…

“Lee Eun Yoo dengan Byun Baek Hyun!” kata Oh seonsaengnim membacakan absen peserta turnamen.

Oh…aku dengan Baekhyun…ne, ne…MWO?! Baekhyun??!!

“Eun Yoo, kita satu tim! Mohon kerjasamanya, ya!” kata Baekhyun.

“Ne…” jawabku.

Aneh, padahal inilah saat yang paling dinanti-nantikan! satu tim dengan orang yang disukai! Tapi…kenapa perasaanku datar-datar saja, ya?

Eun Jin dan Chanyeol menghampiriku.

“Fighting! BaekYoo, fighting!!” seru mereka berdua.

“BaekYoo?” tanyaku.

“Baekhyun-Eun Yoo!” jawab Eun Jin diikuti anggukan Chanyeol.

“Semangat dong! kok lesu begitu sih?” tanya Eun Jin.

“Lesu? tidak, kok! lihat ini, hiiaaatt!!” seruku sambil memperagakan tendangan taekwondo.

“Tapi kau terlihat murung, Eun Yoo…” kata Chanyeol.

“Apa mungkin karena Lu Han akan kembali ke China?” tanya Eun Jin. Aku hanya menghela nafas.

Suasana pun menjadi hening…

“Aha! aku tahu!” seru Eun Jin tiba-tiba. “Yeobo, sini sebentar!”

“Ne, chagi…” jawab Chanyeol. Eun Jin pun membisikkan sesuatu. Dan Chanyeol mengangguk-angguk setuju. Kemudian dengan senyuman yang mencurigakan, mereka menghampiri Oh seongsaenim.

Mereka sempat berbicara lama sekali. Aku penasaran, mereka sedang membicarakan apa, sih?

Setelah itu…

“Annyeonghasimnikka yeorobun!” kata Oh seongsaenim membuka pembicaraan. “Turnamen taekwondo kali ini sangat penting. Tapi, karena kondisi Eun Yoo kurang prima, maka saya akan memilih Chanyeol sebagai penggantinya”

“Mwo?! Kok saya, seongsaenim?” tanya Chanyeol terkejut.

“Ya, kamu kan orang ketiga yang bisa diandalkan selain Eun Yoo dan Baekhyun!” jelas Oh seongsaenim singkat, padat, dan jelas.

“Ne! saya siap!” kata Chanyeol.

Setelah itu, semuanya sedang siap-siap untuk turnamen. Oh seongsaenim menghampiriku.

“Cepat, kejar! sebelum ia pergi!” kata Oh seongsaenim.

“Ne, sekarang, atau tidak selamanya, Eun Yoo!” tambah Chanyeol.

“Kajja!”

Butiran bening mengalir dari ujung mataku. Kemudian aku memeluk mereka.

“Aissh, simpan dulu tangis bahagiamu! cepatlah berangkat!” kata Eun Jin. “Semangat!”

“Ne…gomawo, Eun Jin-ah! kau benar-benar sahabatku yang paling baik!” kataku.

Setelah itu, aku langsung berlari menuju bandara. Semoga belum terlambat!

Lu Han POV

Hari ini, aku harus kembali ke China, karena eomma memintaku untuk kembali bersekolah di sana. Lagipula, untuk apa lagi aku di sini? Orang yang kucintai, tidak mencintaiku. Aku harus sadar, kalau cintaku bertepuk sebelah tangan. Dan aku jangan berharap banyak darinya…

“MOHON PERHATIAN, UNTUK PESAWAT DENGAN LOKASI TUJUAN CHINA, TIBA SEKITAR 15 MENIT LAGI. KAMSAHAMNIDA”

Aku menatap langit-langit bandara. Tinggal 15 lagi, aku akan meninggalkan Korea. Tapi…ia belum datang juga…hmm, sudah kubilang, kau jangan berharap terlalu banyak, Lu Han…

“Hyuuung!”

Dari kejauhan, aku melihat Kai dan Sehun sedang berlari menghampiriku. Ia membawa banyak barang. Apa jangan-jangan mereka ikut aku juga? O.O

“Hyung! kami belum terlambat kan?” tanya Kai.

“Belum…kalian ikut aku pergi juga?” tanyaku.

“Tidak lah, hyung! kami bawa banyak oleh-oleh untuk hyung!” kata Sehun sambil memberikan barang-barang itu padaku.

“Aku senang, tapi…ini terlalu banyak…” kataku sambil melihat-lihat barang yang diberikan Kai dan Sehun.

“Tak apa hyung! kami ikhlas kok!” jawab Kai diikuti anggukan Sehun.

“Bukan itu…aku bingung bagaimana membawanya…” jelasku. “Ini terlalu banyak…”

“Eun Yoo noona belum datang juga, ya, hyung?” tanya Sehun tiba-tiba.

“Sudahlah…hari ini kan dia ikut turnamen…” kataku pelan.

“Oh iya, benar juga ya, hyung…” jawab Sehun.

tiba-tiba…

“TUNGUUUUUUUU!!!”

Aku menoleh ke arah si pemilik suara. Kulihat Eun Yoo sedang berlari ke arahku. Mwo?! Eun Yoo?? tidak mungkin…aku pasti berhalusinasi. Kubilang sekali lagi, jangan berharap terlalu jauh, Lu Han!

“Eun Yoo noona!” seru Sehun sambil menunjuk Eun Yoo.

“Noona! akhirnya kau datang!” sambut Kai.

“Aissh…aku belum terlambat, kan?” tanya Eun Yoo dengan nafas yang ngos-ngosan. Aku masih tidak percaya. Eun Yoo…ada di sini?

“Mianhae, Lu Han…mungkin ini memang terlambat, tapi…aku…” kata Eun Yoo.

“Kau kenapa?” tanyaku.

“Aku…engg…pasti kau tak percaya kalau aku…” jelas Eun Yoo terbata-bata. “…aku…suka…kamu!”

Apa?! Eun Yoo juga??

DRRRTTT…DRRRTTT…

Ah, ada telepon dari eommaku.

“Anakku, nanti kalau kau sudah sampai di Beijing, beritahu kakakmu! nanti dia akan menjemputmu!”

Sekarang, keputusanku sudah mantap…

“Maafkan aku, ma…bukannya aku tidak sayang kalian semua, tapi…aku lebih nyaman bersekolah di Korea…aku mempunyai banyak teman dan ada seseorang yang istimewa di sana…” jawabku.

“Tapi…kami sudah mendaftarkanmu…hmm…baiklah, kalau itu yang terbaik untukmu! Kami percaya padamu, nak! Selamat berjuang!”

Akhirnya!! Aku tidak perlu pulang ke China…karena aku sudah mendapatkan apa yang kuinginkan di sini! *perasaan gampang amet ya? keun bae lah, namanya juga FF* #plakk

“Terlambat…” kataku pelan.

“Aku tahu…memang sangat-sangat terlambat…hyaaa~~!” ujar Eun Yoo. Aku langsung memeluknya.

“Ne, terlambat…karena kau mendahuluiku! hahahaha” kataku. “Nado saranghae, Eun Yoo-ah!”

“Salah, harusnya ‘nado johahae’! kan aku baru bilang suka, bukan cinta!” tegas Eun Yoo.

“Aissh…kau ini!” kataku sambil mempoutkan bibirku.

Tiba-tiba

“MOHON PERHATIAN, PARA PENUMPANG DENGAN LOKASI TUJUAN CHINA, HARAP SEGERA BERSIAP-SIAP, KARENA DALAM WAKTU 2 MENIT PESAWAT AKAN TIBA. KAMSAHAMNIDA”

“Ayo, cepat sana bersiap-siap!” kata Eun Yoo.

“Siap-siap? untuk apa?” tanyaku.

“Ya…itu! kau kan mau berangkat ke China! bagaimana sih kau ini?” jelas Eun Yoo.

“Siapa bilang? aku tidak akan berangkat kemana-mana, kok! aku tetap di Korea” jawabku.

“Jadi?” tanya Eun Yoo.

CUP~

Tiba-tiba saja aku ingin mencium bibirnya yang mungil itu. Eun Yoo terkejut karena tiba-tiba aku menciumnya, hahaha…

“Ehem…jadi kita dilupakan nih, hyung?”

Aku menoleh. Aissh! aku lupa kalau ada Sehun dan Kai! Mereka menatap kami dengan senyuman misterius.

“Chukkae hyung!” seru mereka berdua sambil membuka kotak yang sejak tadi Sehun pegang. Ternyata kotak itu berisi kue!

“Terima ini hyung!” seru Kai sambil mengoleskan krim kue di wajahku.

“Hya! dasar kau dongsaeng menyebalkan terima ini!” seruku sambil mengambil kue itu dengan tangan dan melemparkannya ke arah Kai. tapi akhirnya kena Eun Yoo.

“Hyaaa! kok aku yang dilempar! terima ini!” seru Eun Yoo.

“Terima ini!”

“Hahaha! kau belepotan krim!”

“Kau juga! ini! masih ada!”

“Hahahahaha…”

Kami pun bermain-main dengan kue. Sampai-sampai security pun memberi peringatan pada kami. Hahahaha…tak apalah…yang penting, mulai hari ini, Eun Yoo resmi menjadi yeoja chinguku yang sesungguhnya!

-tbc-

gimana?makin gajekah?wkwkwk

belom selesai nih…tunggu lanjutannya di part 5! xP

One thought on “[FF] Into Your World__ Part 4

  1. Eghh ?? Ngak jadi berangkat ke China ?? si luhan Takut yah klo-klo pesawatnya jatuh kaya sukhoi
    #Lol

    itu Sehun sma Kai bahagia amat main kue. Dari pada di mainin mending kasih saya aja ..

    TBC yah … Kirain udah End tadi
    Mmmm.. Nanti Eun Yoo sma luhan atau Baekhyun yah ??atau malah sama Chanyeol *plakk
    #ditaboksigenit

    di tunggu lanjutannya
    Author Hwaiting ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s