Into Your World (part 1)


Annyeonghaseyo… emak nih…

tapi ini bukan karya emak. tapi karyanya si Mutia. sebenarnya ini FFproyeknya Mutia waktu ultahnya Luhan. jadi FF ini dia dedikasikan untuk Luhan, dan beruntungnya Luhan, Main cast ceweknya di sini adalah…. ehem… gak usah emak sebut, baca aja. Luhan: “enak di elo kagak enak di gue….”. emak :”alah… malu2″” *emak dikeroyok fans Luhan.

disclaimer: ini FF karyanya Mutiara Fazrilani.  pernah sekali FF nya dicopas tanpa ampun eh tanpa izin dari empunya. FF nya di copas, main castnya diganti2 terus di klaim sama pihak tak bertanggung jawab. yang merasa lempar biasnya ke emak. yang copas lagitanpa seizin authornya, emak sumpahin masuk kuburan. *panggil D.O, siap2 gali kubur

Mutia bilang ini FF romantis, bukannya FF gaje yg selama ini dia bikin. percaya ama kata-katanya Mutia? coba deh baca FF nya. emak serahin ke Mutia selanjutnya

 

Mutiara Fazrilani

mianhae ya FFnya baru kelar sekarang, soalnya kemarin ada problem (jangan tanya kenapa, karena ini intern xP) jadi nggak bisa cepet-cepet diselesain. Oh ya, happy reading ^^ hope you like it! oh iya part 2 dst menyusul!

 

NB : FF serius pertama ane nih!!

 

CEKIDOT! xP

 

 

Main Cast : Lee Eun Yoo, Lu Han, Baekhyun, Eun Jin, Chanyeol

Support Cast : Kim Chae Rin, Kim Hye Ra, Kai, Sehun, Oh Han Byul

 

***

 

BUKK!! BUKKK!!

 

 

Seorang yeoja dengan lihainya menghindar dari serangan dari para preman, dan menyerang balik dengan tendangan maut taekwondonya. Sorot matanya tajam, seperti tatapan harimau yang sedang mencari mangsa.

 

 

“Ahahaha, siapa lagi yang berani melawanku?! Ayo maju!!” seru yeoja itu. Sisa dari para preman itu menatapnya dengan ekspresi ketakutan dan kabur.

 

“Huh! Dasar pengecut! Beraninya keroyokan!” gumam yeoja itu. Kali ini pandangannya beralih pada seorang namja yang terkapar di dekatnya. Ya, ia adalah orang yang ditolong yeoja itu.

 

 

@Rumah Sakit

 

 

“Bagaimana keadaannya, dokter?” tanya yeoja itu. Dokter tersenyum.

 

“Tenang saja, keadaanya baik-baik saja, hanya saja ada sedikit benturan. Tapi tidak berpengaruh besar kok!” jelas dokter. “Oh ya, kau yeoja chingunya kah?”

 

“Aniyo, saya hanya orang yang menolongnya saja kok” jawab yeoja itu. “Oh ya, dok. Saya sedang ada urusan, jadi kutinggal sebentar ya dok?”

 

“Oh, baiklah…bolehkah saya meminta nomormu? agar saya bisa lebih mudah menghubungi anda jikalau terjadi sesuatu padanya” tanya dokter.

 

“Baiklah…ini…oh ya nama saya Lee Eun Yoo” jawab yeoja itu.

 

“Kamsahamnida, Lee-ssi” kata dokter.

 

“Ne, cheonmaneyo” jawab yeoja itu.

 

 

Eun Yoo POV

 

Gawat!! Sebentar lagi les taekwondonya dimulai!! Aduuh! Pasti aku dimarahi lagi…!

 

 

@Tempat latihan Taekwondo

 

TOK TOK TOK

 

KREEKK…

 

 

“Kajja! Sebentar Oh seongsaenim datang!” ajak Baekhyun, temanku.

 

 

Fiuhh…untunglah belum ada Oh seongsaenim! Seongsaenim kami sangat tegas, jika ada yang terlambat, pasti disuruh push-up sebanyak 50 kali!

 

 

“Eun Yoo, kau dari mana saja?” tanya Eun Jin khawatir.

 

“Tadi aku menolong seseorang…” jawabku singkat sambil memukul samsak.

 

“Yaa! aku tanya kau dari mana! bukan sedang apa! Kau ini!” seru Eun Jin kesal.

 

“Hmm…pokoknya di jalan raya! sudah ah, kau mengganggu konsentrasiku saja!” seruku. Eun Jin hanya mendengus kesal. Ahahaha, aku memang tak bisa konsentrasi kalau sedang berolahraga sambil diajak mengobrol!

 

“Hei, seongsaenim datang!!” seru Chanyeol. Seluruh murid pun langsung berbaris.

 

 

Oh seongsaenim pun datang. Eh, tapi tumben hanya pakai pakaian biasa?

 

 

“Annyeonghasimnikka yeorobun” kata Oh seongsaenim membuka pembicaraan.

 

“Nado annyeong, seongsaenim” jawab kami serempak.

 

“Jeoseonghamnida, hari ini saya tak bisa mengajar, karena ada urusan yang mendadak dan tak bisa ditinggalkan. Jadi, untuk 1 minggu kedepan, kalian diliburkan” jelas Oh seongsaenim. Kami hanya mengangguk.

 

“Baiklah, saya pamit dulu. Annyeonghasimnikka” pamit Oh seongsaenim.

 

“Nado annyeong, seongsaenim” jawab kami serempak.

 

“Oh, ya. Selama seminggu, kalian berlatih yang rajin ya! Karena sebentar lagi ada turnamen antar kota!” sambung Oh seongsaenim. Omo! sebentar lagi turnamen!!

 

 

Setelah Oh seongsaenim pergi, semua murid pun bersuka cita. Karena mendadak libur.

 

 

“Aissh…harusnya tadi aku tak usah datang saja!” keluh Eun Jin.

 

“Benar! lebih baik kita main saja, betul tidak, chagiya?” sambung Chanyeol. Eun Jin hanya merengut.

 

“Aissh! chagi? aku ini bukan yeoja chingumu tahu!” seru Eun Jin sambil memukul Chanyeol pelan. Chanyeol hanya tertawa.

 

“Hahahaha, kalau begitu, mulai hari ini kau jadi yeoja chinguku saja!” kata Chanyeol. Eun Jin mempoutkan mulutnya.

 

“JANGAN MIMPI!!” seru Eun Jin sambil berlari meninggalkan Chanyeol dan aku yang masih tertawa terbahak-bahak. Eun Jin, Eun Jin…aku tahu, sebenarnya kau ada rasa pada si leher jerapah ini! hahahaha… *piss Chanyeol* ._.v

 

 

Sementara itu, aku melihat Baekhyun sedang mempraktekan tendangan yang kemarin seongsaenim ajarkan. Dia memang anak yang rajin…diam-diam aku menyukainya. Tapi! itu tak mungkin, ia pernah bilang kalau ia suka yeoja yang feminin dan manis. Hmm…tapi aku tak feminin, dan aku tak suka bergaya manis! *sabar mak! kita sayang emak! lagian cuma ep ep kok mak!*

 

 

“Ah, Eun Yoo! kau mau duel denganku?” tanya Baekhyun. sepertinya ia menyadari kalau aku memperhatikannya dari tadi! aissh! kenapa senyumannya itu manis sekali? jantungku tak dapat berhenti berdetak!

 

“Boleh juga! sekalian olahraga kaki nih!” jawabku bersemangat. Baekhyun tersenyum lagi. Aissh! lagi-lagi aku terbuai oleh senyumannya! *awaas terbang mak!*

 

“Baik! ayo kita mulai!” kata Baekhyun sambil pasang posisi kuda-kuda.

 

“Oke!!” jawabku.

 

 

Setelah itu…

 

 

“Ahahahaha, kau benar-benar yeoja yang kuat, Eun Yoo! Aku saja sampai terjatuh begini!” kata Baekhyun sambil tertawa.

 

“Aissh…kau berlebihan ah! eh, tapi kau tak apa-apa kan?” tanyaku.

 

“Tenang saja! aku tak apa-apa kok! Oh ya, aku mau pulung, kau mau bareng denganku?” tanya Baekhyun. Jantungku kembali berdetak kencang.

 

“Hmm…aku ingin…tapi…”

 

 

DRRRTT…DDRRRTT…

 

 

“Mianhae, ada panggilan, tunggu sebentar ya!” kataku.

 

“Ne,” jawab Baekhyun.

 

 

Aku pun pergi menunju pintu depan ruang latihan. Ah! ini panggilan dari rumah sakit!

 

 

“Yeoboseyo…ne, saya sendiri…jinjjayo? syukurlah…baiklah! saya akan ke sana, kamsahamnida!” kataku menjawab telepon. Sipp! namja itu sudah sadar, tapi kenapa belum ada keluarganya yang ke sana ya?

 

 

Kemudian aku pun kembali ke ruang latihan. Tak disangka, Baekhyun menungguku dari tadi!

 

 

“Aigoo…kau menungguku dari tadi?” tanyaku. “Mianhae, kalau kelamaan…”

 

“Ne, gwenchana, bagaimana? kau mau bareng denganku?” tanya Baekhyun.

 

“Baiklah! kalau kau tidak repot, turunkan aku di rumah sakit saja!” kataku.

 

“Rumah sakit? ada keluargamu yang sakit?” tanya Baekhyun. Aku menggeleng.

 

“Ani, tadi aku melihat seorang namja dikeroyok para preman. Aku tak tega, jadi aku menolongnya! Untunglah, aku bisa melawan mereka dengan skill taekwondoku yang pas-pasan ini!” jelasku.

 

“Jinjja? hebat! bahkan kau bisa melindungi seorang namja, beruntungnya kalau seorang namja mempunyai yeoja chingu yang mandiri dan tegas sepertimu” ujar Baekhyun. Aku tersipu. Aissh…seandainya namja itu kamu, Byun Baek Hyun…

 

 

Author POV

 

Eun Yoo dan Baekhyun pun tiba di rumah sakit. Dan Eun Yoo segera menuju kamar pasien.

 

 

“Omo…kosong?” gumam Eun Yoo. Kemudian ia melihat seorang perawat di kamar itu.

 

“Permisi, pasien di ruangan ini, dipindahkan ke mana ya?” tanya Eun Yoo.

 

“Oh, ya, di ruangan 1234, di lantai 3” jawab perawat itu.

 

“Ruangan 1234? baiklah, kamsahamnida”

 

“Ne, cheonmaneyo…”

 

 

Eun Yoo kembali menghampiri Baekhyun.

 

“Ada apa?” tanya Baekhyun.

 

“Seharusnya kita ke lantai 3! pasiennya baru saja dipindahkan!” jawab Eun Yoo.

 

“Hmm…baiklah, kajja!”

 

“Ne!”

 

 

Di ruangan 1234…

 

TOK TOK TOK

 

 

“Tunggu sebentar…” terdengar suara namja dari dalam.

 

 

KREEKK…

 

 

“Annyeong…eh? Sehun?” tanya Eun Yoo bingung.

 

“Eh? Eun Yoo noona? Baekhyun hyung?” tanya Sehun sama bingungnya dengan Eun Yoo.

 

 

Lu Han POV

 

“APAAA?! JADI KAMU KENAL DIA?!”

 

 

Suara melengking itu mengagetkanku. Huh, membuyarkan konsentrasiku saja! Aku pun melihat ke arah pintu ruangan pasien, Sehun sedang berbicara dengan 2 orang yang tak kukenal siapa mereka. Hmm…rasanya aku mengenal yeoja itu…ckckck…siapa ya?

 

 

“Hyung! kau sudah sadar?” tanya Sehun. Aku mengangguk.

 

“Tentu saja! lihat, aku sudah bisa berdiri!” jawabku.

 

“Baguslah hyung, kalau begitu, kajja! kita pulang!” ajak Sehun.

 

 

Keesokan harinya…

 

@Sekolah

 

Mulai hari ini, aku akan sekolah di Seoul National University of Arts! Mudah-mudahan, aku mendapatkan pengalaman baru disini

 

 

“Lihat! ada murid baru!”

 

“Benarkah?”

 

“Ne! lihat wajahnya sangat manis!”

 

“Kyaaa!! jadikan aku pendamping hidupmu!”

 

“Aissh!! aku yang lihat duluan, jadi aku duluan!”

 

“Apa? enak saja!”

 

 

Aissh…apa-apaan mereka ini? Hmm…biar sajalah, itu menandakan kalau aku akan populer disini! hehehehe…

 

 

BRUKK!!

 

 

Aissh…aku menabrak seorang yeoja!

 

“Gwenchana?” tanyaku.

 

“Ne, gwenchana…” jawab yeoja itu. Tunggu dulu! aku kenal dengan wajah yeoja itu…

 

“Tunggu!” panggilku.

 

“Ne?” tanya yeoja itu.

 

“Kamsahamnida untuk kemarin” kataku.

 

“Kemarin? ah! iya, kau namja yang itu ya? hahahaha, tak usah dipikirkan, anggap saja itu kebetulan!” jawab yeoja itu.

 

“Jadi…kalau cinta itu kebetulan?”

 

“Maksudmu?”

 

“Maksudku, ayo kita jadian!”

 

 

PLAKK!!

 

 

“Apa maksudmu?! aku belum mengenalmu, aku juga tidak menyukaimu! jadi jangan macam-macam denganku! mengerti?!” seru yeoja itu sambil berlalu meninggalkanku.

 

 

Aissh…yeoja itu kasar sekali…bisa-bisa pipiku terlihat merah sebelah! *poor Lu Han*

 

 

Eh apa ini? ooh…name tag rupanya! jadi yeoja itu bernama Lee Eun Yoo…hmm…Lee Eun Yoo, tak akan kubiarkan kau lepas dari tanganku…

 

 

Eun Yoo POV

 

Aisshh!! namja itu apa-apaan sih?! mentang-mentang dia manis, jadi dia bisa mendapatkan cintaku seutuhnya? tak semudah itu! biarpun kau memaksa, sayangnya cintaku hanya untuk Baekhyun… *emak hebat!* #plakk

 

 

“Eun Yooooo!” seru Eun Jin heboh.

 

“Ne, waeyo?” tanyaku cuek.

 

“Aissh! aku ini membawa kabar gembira! tanggapanmu malah dingin begitu!” seru Eun Jin BT.

 

“Ahahahaha, mianhae, habisnya aku sedang kesal! oh, ya, kabar gembira apa? senangnya kalau sahabatku gembira, aku ikut gembira deh!” jawab Eun Yoo.

 

“Ehem…sebenarnya aku…” kata Eun Jin malu-malu. “…kemarin jadian dengannya…”

 

“Nuguya? Chanyeol maksudmu?” tanyaku.

 

“Hyaaa~~jangan sebut namanya! aku jadi berdebar tahu!” seru Eun Jin.

 

“Ahahaha, jadi benar dong ramalanku? Kekekeke, chukkae ya!” kataku.

 

“Ne, ne, lalu bagaimana dengan Baekhyun? Ada kemajuan?” tanya Eun Jin.

 

“Molla, menurutku datar-datar saja. Eh, tapi…ia mengajakku pulang bareng, lho!” kataku bersemangat. Eun Jin mengangguk.

 

“Ne, hwaiting chingu!” kata Eun Jin sambil menepuk bahuku.

 

 

TENG TENG TENG

 

“Bel masuk!!” seru Eun Jin. “Kajja! nanti kita terlambat masuk ke kelas!”

 

“Ne!”

 

 

“MOHON PERHATIAN! HARAP SELURUH SISWA SEGERA BERKUMPUL DI LAPANGAN SECEPATNYA! KAMSAHAMNIDA”

 

 

Ada apa ya? mudah-mudahan ada pengumuman besok libur! hihihi…

 

 

@Lapangan

 

“Annyeonghasimnikka yeorobeun…” Mrs. Kim, kepala sekolah kami, membuka pembicaraan.

 

“Nado annyeong…” jawab kami serempak.

 

“Baiklah, langsung pada intinya saja. Tahun ini, mulai semester 2, kalian akan tinggal di asrama.” jelas Mrs. Kim. Suasana pun mendadak ramai, ada yang setuju, ada yang tidak. Kalau aku sih setuju-setuju saja!

 

“Baiklah, yeorobeun…karena hari ini ada rapat tentang pembagian kamar asrama, kalian boleh beristirahat dulu. Kira-kira sekitar pukul 11 siang akan kami umumkan”

 

 

Setelah itu…

 

 

“Eun Yoo, kita ke kantin saja, yuk!” ajak Eun Jin sambil menarik tanganku.

 

“Aissh…kenapa kau tak mengajak Chanyeol saja? dia kan namja chingumu sekarang!” kataku.

 

“Baiklah, aku akan mengajak Chanyeollie juga! jadi kita bertiga saja!” ujar Eun Jin bersemangat.

 

“Mwo?! aku tak ikut!” tegasku.

 

“Ikut sajalah…aku lebih nyaman kalau bertiga! ayolah, Eun Yoo…kau kan chingu yang paling baik hati!” ajak Eun Jin, yang kedengarannya memaksa bagiku, haha.

 

“Yaa..baiklah! biar kamu senang!” kataku.

 

“Asyik! kau benar-benar sahabatku yang paliiingg baik!” seru Eun Jin senang sambil memelukku.

 

“Aissh! senang sih senang, tapi jangan peluk aku!”

 

 

Author POV

 

Eun Yoo dan Eun Jin pun kemudian menghampiri Chanyeol yang sedang asyik mendengarkan musik.

 

 

“Hiya, Chanyeollie! kau mau ikut ke kantin, tidak?” ajak Eun Yoo. Chanyeol masih asyik mendengarkan musik. Eun Yoo menghela nafas. Sementara itu, Eun Jin menarik headphone yang dipakai Chanyeol.

 

“Hei!” seru Chanyeol, kemudian ia melihat siapa yang menarik headphonenya. “Ahahaha, ternyata my lovely chagi…mworago chagiya?”

 

“Aku ingin mengajakmu ke kantin, mau tidak?” tanya Eun Jin masih dengan nada juteknya.

 

“Kau ini, aku kan namja chingumu, bersikaplah manis padaku! Atau…” kata Chanyeol sambil menunjuk pipinya.

 

“Aisssh! No! aku masih belum mau ciuman! kajja, Eun Yoo! tinggalkan saja dia!” kata Eun Jin pura-pura marah sambil menarik lengan Eun Yoo.

 

“Chagiii!! jangan tinggalkan akuu!!” seru Chanyeol mengejar Eun Jin dan Eun Yoo.

 

 

@Kantin

 

“Kalian ini! sudah pacaran, tapi tak pernah akur!” seru Eun Yoo.

 

“APAAAAA?! Pacaran?!” seru seorang yeoja dari meja di sebelah meja Eun Yoo, Eun Jin, dan Chanyeol. Dari name tagnya, terlihat jelas kalau yeoja itu bernama Kim Chae Rin, si ratu gossip. *sungkem ama Windy*

 

“Aaa…bukan! kau salah dengar, Chae Rin!” kata Eun Yoo. Chae Rin menyeringai *wew*

 

“Pendengaranku tajam seperti kelinci! benar kan, kalau Eun Jin dan Chanyeol pacaran? berita bagus seperti ini harusnya disebarkan!” kata Chae Rin. Eun Yoo dan Eun Jin hanya melongo. *pasang mata D.O* O_O

 

“Aissh…kau ini! kami kan hanya pacaran, kalau menikah, baru kau boleh sebarkan!” kata Eun Jin. Tiba-tiba Chanyeol memeluk Eun Jin.

 

“Iya, benar! Kami baru saja pacaran!” jelas Chanyeol. Chae Rin mengangguk tanda mengerti.

 

“Wah, chukkae ya!” kata Chae Rin sambil menyalami Eun Jin dan Chanyeol. “Oh ya, aku duluan! annyeong!”

 

 

Eun Yoo masih melongo. Eun Jin berdebar tak karuan. Sedangkan Chanyeol malah cengar-cengir (?) karena berhasil memeluk Eun Jin, si yeoja jutek.

 

 

Sementara itu, di depan kantin…

 

 

“Lee Eun Yoo…ah! itu dia!” gumam Lu Han sambil tersenyum. Kemudian ia segera menghampiri meja Eun Yoo dkk.

 

 

“Annyeonghaseyo!” sapa Lu Han. Eun Yoo terkejut, Eun Jin dan Chanyeol juga, tapi tak sekaget Eun Yoo.

 

“Kau…?” tanya Eun Yoo. Lu Han tersenyum misterius.

 

“Ehem, boleh kan, aku bergabung dengan kalian?” tanya Lu Han.

 

“Tentu saja! masih ada kursi yang kosong di sebelah Eun Yoo! Kau murid baru ya? Namamu siapa? Kim Eun Jin imnida” kata Eun Jin sambil mengulurkan tangan. Tapi Chanyeol menangkisnya.

 

“Naneun Park Chanyeol, namja chingu Eun Jin!” kata Chanyeol. Lu Han tertawa.

 

“Ahahaha tenang saja! aku tak akan merebut yeoja chingumu kok! Lu Han imnida” jawab Lu Han. “Oh ya, boleh kan aku pinjam teman kalian sebentar?”

 

“Ya, silakan!” jawab Eun Jin masih dengan senyumannya yang mengembang. Chanyeol hanya mendengus. rupanya ia cemburu!

 

 

@Depan Kantin

 

“Kau mau apa?” tanya Eun Yoo jutek. “Jangan macam-macam, atau tanganku ini…”

 

“Eits! jangan marah-marah dulu! aku hanya ingin mengembalikan…ini punyamu kan?” kata Lu Han sambil menunjukkan name tag milik Eun Yoo.

 

“Ya! itu milikku, pantas saja kucari tak ada. Kamsahamni…” jawab Eun Yoo.

 

“Eits! tak semudah itu, kau harus menolongku sekali lagi…” tawar Lu Han.

 

“Aissh! kau ini! kembalikan name tagku!” seru Eun Yoo.

 

“Name tag ini akan kembali kalau kau mau menolongku, bagaimana? kalau tak mau…ya sudah, name tag ini…” tawar Lu Han. Eun Yoo mendengus kesal.

 

“Ambil saja! nanti aku bisa pesan ke koperasi sekolah!” kata Eun Yoo jutek. Kemudian ia berlari meninggalkan Lu Han.

 

 

Eun Yoo POV

 

Namja itu benar-benar menyebalkan! seandainya aku tak ceroboh, pasti aku tak perlu repot-repot ke…

 

 

@Koperasi Sekolah

 

“Mianhae, kalau mau pesan name tag, mungkin bulan depan baru bisa” kata penjaga koperasi.

 

 

MWO?! Sebulan?! mati aku! berarti mau tak mau aku menuruti permintaan si namja menyebalkan itu!

 

 

Aku pun kembali ke kantin. Aigoo! kantin sepi! saat kulihat jam tanganku, sudah pukul 11 siang! gawat! aku harus segera pergi ke lapangan!

 

 

@Lapangan

 

“Kajja! aku menunggumu dari tadi!” ajak Eun Jin.

 

“Kau ini…meninggalkan aku” kataku.

 

“Ahaha, mianhae Eun Yoo, habisnya aku buru-buru, tapi masih bagus kan aku menunggumu?” tanya Eun Jin.

 

“Iyaa…” jawabku.

 

 

Author POV

 

@Asrama Putri

 

“Annyeonghaseyo, Oh Han Byul imnida, saya adalah pengurus asrama putri. Dengar, ya, semua…peraturan pertama! siswa putri dilarang masuk ke asrama putra! peraturan kedua! waktu bangun pagi selambatnya pukul 5 pagi, waktu tidur selarutnya pukul 10 malam! peraturan ketiga, apabila ada yang melanggar peraturan, maka akan diberikan sanksi, arrasseo?” jelas ketua asrama putri.

 

“Ne, arrayeo” jawab seluruh penghuni asrama putri serempak.

 

“Baiklah, nanti sore…eh? kamu, yeoja berambut pendek di pojok sana, mana name tagmu?” tanya ketua asrama putri.

 

“Mianhae eonni, name tag saya jatuh di jalan…” kata yeoja berambut pendek yang dimaksud, tak lain adalah Eun Yoo.

 

“Oh, ne, gwenchana, besok, name tag itu harus terpasang lagi di pakaianmu, arrasseo?” ujar ketua asrama putri. Eun Yoo hanya mengangguk.

 

“Baiklah, yeorobun, kalian boleh pulang…mulai besok, bawalah barang-barang yang kalian perlukan!” kata ketua asrama putri. Semua penghuni asrama putri pun berhamburan keluar.

 

 

@Taman sekolah

 

“Syukurlah! kita sekamar, Eun Yoo!” kata Eun Jin gembira.

 

“Ne, syukurlah…” jawab Eun Yoo datar. Eun Jin mengerutkan dahi.

 

“Hya! kau ini, kenapa selalu melamun? semangat! move on! mana semangat seorang Lee Eun Yoo, si ratunya taekwondo?” seru Eun Jin.

 

“Aigoo! taekwondo? aku belum latihan!” seru Eun Yoo terkejut.

 

“Ahahaha, tenang sajalah, kau ini kan sudah professional! kalau aku masih payah~” kata Eun Jin.

 

“Ya! tentu saja! kau kan ikut-ikutan aku saja!” kata Eun Yoo sambil mengacak-acak rambut Eun Jin.

 

“Eun Yoo! namja manis itu…eng~ nuguseyo? aku lupa” seru Eun Jin.

 

“Lu Han…aissh…mau apa dia?” gumam Eun Yoo.

 

 

Benar saja, Lu Han menghampiri Eun Yoo dan Eun Jin dengan senyum yang mengembang.

 

 

“Annyeonghaseyo” sapa Lu Han sambil tersenyum.

 

“Nado annyeong, Lu Han-ssi” jawab Eun Jin. Eun Yoo hanya memberikan tampang terjuteknya khusus untuk namja imut itu.

 

“Sudahlah, jangan basa-basi, maumu apa sekarang?” tanya Eun Yoo ketus.

 

“Lee Eun Yoo…kau mau menunggu sambil diberi sanksi terus menerus selama sebulan, atau mengikuti penawaranku?” tanya Lu Han sambil menyeringai.

 

“Sial! kau sudah tahu rupanya!” seru Eun Yoo.

 

“Mworago?” tanya Eun Jin dengan ekspresi bingung sambil setengah berbisik.

 

“Ini urusan pribadi! Kau tak usah ikut campur!” jawab Eun Yoo. Eun Jin hanya cemberut dan bungkam.

 

“Jadi, kau mau pilih yang pertama, atau pilihan kedua?” tanya Lu Han. Eun Yoo mendengus.”Baiklah! aku pilih yang kedua! maumu apa sebenarnya? jadikan aku asistenmu? oke! aku siap!” seru Eun Yoo.

 

“Bukan…ini lebih istimewa dan spesial…” kata Lu Han.

 

“Sudahlah, jangan bertele-tele, katakan! maumu apa?!” seru Eun Yoo.

 

“Mauku? hmm…kau harus jadi yeoja chinguku” kata Lu Han. Eun Yoo melongo. Eun Jin pun melongo.

 

-tbc-

 

 

gimana FFnya?

jelek? berantakan?

ehehehe

 

RCL ya cyinn

 

salam petir! xP

 

 

 

source:  EXO CrazyZone\(^_^)/ doc

Into Your World (part 1) by Mutiara Fazrilani

4 thoughts on “Into Your World (part 1)

  1. Jiah Knp oppa saiia jadi genit begitu
    #Chanyeol segera kembali ke jalan yg lurus

    Si Noona Genit (Eun Jin) Sok.jaim ihhh..
    padahal biasanya dia yg nyamber chanyeol

    “Syukurlah kita sekamar “Ya seharusnya si Eun Yoo jgn bersyukur jikalau sekamar dengan Eunjin maka saya akan menjamin jikalau hidup si Eun Yoo tidak akan tenang ..

    Si Luhan Pinter dech. mencari kesempatan dalam kesempitan
    sepertinya Baekhyun telah memancarkan signal-signal Cinta pd EunYoo.

    Mian kalau komen ini terlalu rusuh krna yg komen emang rusuh
    Annyeong …
    Salam kenal aja Buat semua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s